IHSG Dibuka Menguat 0,30 Persen ke 6.369, Saham Emas dan Tambang Jadi Penggerak
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (6/8/2026) di zona hijau.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (6/8/2026) di zona hijau. Penguatan indeks ditopang sejumlah saham emiten emas dan pertambangan yang mencatat kenaikan pada awal perdagangan. Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.02 WIB, IHSG naik 0,30 persen ke level 6.369,99, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.351.
Penguatan terjadi di tengah pergerakan mayoritas saham yang cukup positif. Sebanyak 280 saham menguat, 186 saham melemah, sedangkan 497 saham lainnya stagnan. Saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memimpin penguatan dengan kenaikan 4 persen menjadi Rp2.080 per saham.
Di posisi berikutnya, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 3,58 persen menjadi Rp3.180. Sementara saham PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 3,09 persen ke level Rp2.670.
Penguatan juga terjadi pada sejumlah emiten sektor energi dan pertambangan lainnya. Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 2,96 persen menjadi Rp695. Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 2,30 persen ke Rp5.550. Kemudian saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 2,17 persen menjadi Rp1.650.
Pergerakan saham emas menjadi salah satu perhatian pasar seiring penguatan harga emas yang juga terjadi pada perdagangan Kamis.
Di tengah penguatan IHSG, sejumlah saham tercatat bergerak di zona merah. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 1,85 persen menjadi Rp2.660. Kemudian PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melemah 1,52 persen ke Rp1.295.
Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) juga turun 1,35 persen menjadi Rp2.200. Sementara saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 1,08 persen ke Rp1.825. Saham PT Indosat Tbk (ISAT) melemah 0,79 persen menjadi Rp1.885, sedangkan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turun 0,78 persen ke Rp2.530.
Tim analis MNC Sekuritas sebelumnya mencatat IHSG pada perdagangan Rabu (5/8/2026) ditutup menguat 0,50 persen ke level 6.351.
Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan menuju area 6.403-6.420.
Namun, investor tetap diminta mencermati potensi pembalikan arah dalam jangka pendek. Area koreksi diperkirakan berada pada rentang 6.324-6.341.
Untuk perdagangan Kamis, level support IHSG diperkirakan berada di 6.201 dan 6.029, sedangkan resistance berada di 6.377 dan 6.454.
MNC Sekuritas juga merekomendasikan investor mencermati saham ADRO, ASII, BKSL, dan EXCL.
Pergerakan IHSG dan saham individual tetap dipengaruhi berbagai sentimen pasar. Investor disarankan mempertimbangkan profil risiko dan melakukan analisis sebelum mengambil keputusan investasi.
- Penulis: say say
