Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Blok Migas di Muara Tembesi Dilelang, Potensinya Paling Kecil

Blok Migas di Muara Tembesi Dilelang, Potensinya Paling Kecil

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Satu dari 9 blok migas atau wilayah kerja (WK) yang dilelang pemerintah adalah WK Muara Tembesi. Dari 9 WK itu, potensi minyak di WK Muara Tembesi yang terkecil.

Untuk diketahui, Jumat (24/10) Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan perusahaan migas asal Inggris, British Petroleum (BP), berminat terhadap blok migas yang dilelang pemerintah pada pertengahan Oktober lalu.

“Ada (yang berminat), BP, investor besar,” ucap Djoko Siswanto ketika dijumpai setelah Upacara Hari Jadi Pertambangan dan Energi yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat.

Djoko menyampaikan selain BP, terdapat banyak perusahaan migas lainnya yang menunjukkan ketertarikan terhadap lelang blok atau wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) yang dibuka oleh pemerintah.

Udah banyak (yang minat), karena ini lelang penawaran langsung, ya. Dari joint study, biasanya kalau joint study itu 100 persen pasti ada pemenang lelangnya,” kata dia dilansir Antara.

Lalu bagaimana potensi minyak dan gas di WK Muara Tembesi tersebut?

Berikut 9 wilayah kerja migas yang dilelang:

  1. WK Natuna D Alpha, pelaksana studi pada WK tersebut yakni KUFPEC dengan potensi mencapai 2.865 MMBO dan 46 TCF.

2. WK Southwest Andaman, pelaksana studi pada WK tersebut adalah Mubadala dengan potensi 3.085 BSCF.

3. WK Jalu, pelaksana studi yakni Armada Etan dengan potensi 2.965 BSCF.

4. WK Karunia, pelaksana studi pada WK ini adalah Texcal Mahato dengan potensi 82 MMBO dan 132 BSCF.

5. WK Muara Tembesi, pelaksana studi pada WK ini adalah PT Tenang Wijaya Sejahtera dengan potensi 56 MMBO dan 953 BSCF.

6. WK Abar-Anggursi dengan potensi 357 MMBO dan 1.804 BSCF.

7. WK Barong, pelaksana studi pada WK ini adalah Inpex dengan potensi 2.911 BCF.

8. WK Drawa, pelaksana studi pada WK ini adalah BP dan konsorsium dengan potensi 360 BSCF.

9. WK Bintuni, pelaksana studi pada WK ini adalah BP dan konsorsium dengan potensi 2,1 TCF.

Dari daftar tersebut terlihat, untuk potensi minyak di WK Muara Tembesi 56 Millions of Barrels of Oil (MMBO). Di atasnya ada WK Karunia dengan potensi 82 MMBO. Untuk potensi gas pun di WK Muara Tembesi relatif jauh dibanding wilayah kerja yang lain. Potensinya 953 BSCF (Billion Standard Cubic Feet). Di atas WK Karunia yang cuma 132 BSCF.

Sebagai upaya untuk meningkatkan lifting nasional, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman pada 14 Oktober mengungkapkan Kementerian ESDM melelang 9 wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi dalam acara Asia Pacific Oil & Gas Conference and Exhibition (APOGCE) Tahun 2025.

“Tadi kita umumkan di APOGCE. Kita umumkan 9 blok di situ,” ujar Laode.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar 200 Pengemplang Pajak, Kemenkeu Baru Kumpulkan Rp 8 Triliun

    Kejar 200 Pengemplang Pajak, Kemenkeu Baru Kumpulkan Rp 8 Triliun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan baru berhasil mengumpulkan Rp 8 triliun dari total Rp 50–60 triliun tunggakan pajak milik 200 wajib pajak besar yang masuk kategori pengemplang. Menurut Purbaya, sebagian wajib pajak masih mencicil, sementara sisanya terus dikejar oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). “Yang Rp 50 triliun itu akan […]

  • Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegur pemerintah daerah (Pemda) karena realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih tergolong rendah hingga menjelang akhir tahun 2025. Akibatnya, dana daerah yang mengendap di perbankan masih mencapai Rp 218,2 triliun per akhir November 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, rendahnya penyerapan belanja daerah berpotensi menghambat manfaat […]

  • Naik Rp250, Perak Antam Tembus Rp46.850 per Gram

    Naik Rp250, Perak Antam Tembus Rp46.850 per Gram

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali melesat pada perdagangan Rabu (17/6/2026). Harga logam mulia ini naik sebesar Rp250 menjadi Rp46.850 per gram. Kenaikan ini turut mengerek harga perak dalam berbagai ukuran. Untuk perak batangan Antam seberat 250 gram, kini dibanderol Rp12.112.500. Jika sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen, harganya mencapai Rp13.444.875. […]

  • 112 Pecatur Ikuti Turnamen Catur Bulanan Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    112 Pecatur Ikuti Turnamen Catur Bulanan Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 112 pecatur dipastikan ambil bagian dalam Turnamen Catur Bulanan Seri II yang diselenggarakan Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jambi bekerja sama dengan Pengurus Percasi Kabupaten Kerinci. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kerinci dan menjadi bagian dari program pembinaan atlet catur Pengprov Percasi Jambi yang digelar rutin selama satu tahun. Turnamen catur bulanan […]

  • Kini Harga Emas Antam Dibanderol Rp2,9 Juta per Gram

    Kini Harga Emas Antam Dibanderol Rp2,9 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Awal bulan yang bagus bagi emas Antam. Hari ini harga emas Antam mengalami kenaikan signifikan dibanding sebelumnya. Berdasarkan data dari Antara, Rabu (1/4/2026), emas Antam melejit Rp75.000 sehingga menjadi Rp2.902.000 per gram dari semula Rp2.827.000. Untuk harga beli kembali (buyback) juga turut naik menjadi Rp2.587.000 per gram dari semula Rp2.477.000 per gram. Namun […]

  • Dana Rp 200 Triliun Menganggur, Menkeu Purbaya Ancam Cabut dari Bank BUMN yang Lemot Salurkan Kredit

    Dana Rp 200 Triliun Menganggur, Menkeu Purbaya Ancam Cabut dari Bank BUMN yang Lemot Salurkan Kredit

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal tegas kepada bank-bank pelat merah terkait rendahnya penyerapan dana pemerintah. Dana Rp 200 triliun yang ditempatkan di lima bank BUMN akan dicabut jika tidak segera disalurkan ke sektor riil. Dalam rapat kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Purbaya menegaskan […]

expand_less