Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Regional » Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

  • account_circle say say
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Dalam satu hari, api melahap sekitar 4,5 hektare lahan di dua lokasi berbeda. Meski berhasil dipadamkan, kejadian ini menjadi peringatan serius karena berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perkebunan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanjab Timur, Amri Juhardy, mengatakan kebakaran pertama terjadi di Desa Pandan Makmur pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare.

Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Damkar Kecamatan, Manggala Agni, PetroChina, Destana, serta masyarakat. Proses pemadaman juga mendapat dukungan mobil tangki dan water bombing dari BNPB.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB dan situasi berlangsung aman serta kondusif,” kata Amri.

Pada hari yang sama, kebakaran kembali terjadi di Desa Lagan Ulu, Kecamatan Geragai, sekitar pukul 13.30 WIB. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2,5 hektare.

Tim gabungan kembali diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api menggunakan peralatan pemadam kebakaran dan mobil tangki bantuan BNPB. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB.

Meski demikian, petugas masih melakukan pendinginan karena lokasi kebakaran merupakan lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah.

“Pendinginan masih terus dilakukan karena kondisi lahan gambut rawan menyimpan bara api di bawah permukaan tanah,” jelasnya.

Amri memastikan proses penanganan karhutla di kedua lokasi berlangsung aman tanpa kendala berarti.

Selain menimbulkan kerusakan lingkungan, karhutla juga berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kecamatan Geragai dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki aktivitas perkebunan, pertanian, dan distribusi hasil komoditas yang cukup tinggi.

Asap akibat kebakaran dapat mengganggu mobilitas masyarakat, menurunkan produktivitas pekerja lapangan, serta meningkatkan biaya penanganan bencana yang harus ditanggung pemerintah.

Apabila kebakaran meluas hingga memasuki kawasan perkebunan produktif, dampaknya dapat berupa penurunan hasil panen, terganggunya rantai pasok komoditas, hingga berkurangnya pendapatan petani dan pelaku usaha di sekitar lokasi.

Karhutla juga berpotensi memengaruhi iklim investasi apabila terjadi secara berulang. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui patroli rutin, deteksi dini titik panas, serta keterlibatan masyarakat menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus memperkuat kolaborasi dalam mencegah karhutla, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan dan kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ronaldo vs Modric, Duel Klasik Eropa!

    Ronaldo vs Modric, Duel Klasik Eropa!

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aroma pertandingan besar akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Portugal dan Kroasia saling berhadapan dalam duel klasik sesama kekuatan Eropa yang dipenuhi bintang berpengalaman. Sorotan utama tentu mengarah kepada dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. Laga Portugal kontra Kroasia akan berlangsung di Toronto Stadium, Kanada, Jumat […]

  • Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai Naik Tajam Awal November 2025

    Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai Naik Tajam Awal November 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki awal November 2025, harga kebutuhan pokok atau sembako di Kota Jambi terpantau relatif stabil di sebagian besar pasar tradisional. Meski demikian, sejumlah komoditas terutama cabai merah dan cabai rawit mengalami kenaikan harga cukup tajam dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi pada Jumat (7/11/2025), harga sembako di tiga […]

  • Rahasia Sop Kambing Bening Tanpa Bau Prengus, Dijamin Gurih dan Segar!

    Rahasia Sop Kambing Bening Tanpa Bau Prengus, Dijamin Gurih dan Segar!

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sop kambing kuah bening menjadi salah satu hidangan favorit saat momen Idul Adha. Selain sate dan rendang, menu berkuah ini kerap jadi pilihan karena rasanya yang gurih, segar, dan cocok dinikmati bersama keluarga. Meski begitu, tidak sedikit orang yang masih ragu memasak sop kambing. Alasannya sederhana: aroma prengus yang cukup kuat sering kali […]

  • Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi menggelar seleksi untuk menentukan atlet yang akan mewakili Provinsi Jambi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2025 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seleksi berlangsung di Rumah Catur Jambi dan diikuti oleh sejumlah pecatur terbaik daerah yang sebelumnya telah menorehkan prestasi di berbagai ajang tingkat provinsi […]

  • Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pemerintah perlu menghadirkan skema berbagi risiko yang konkret yang menjamin pendapatan program makan bergizi gratis (MBG) dapat diprediksi. Dengan begitu, proyek ini dapat masuk kategori bankable. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman menyampaikan skema yang konkret dibutuhkan mengingat bank memerlukan kestabilan […]

  • Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (14/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari penegakan hukum. Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima langsung kedatangan Menkeu Purbaya di kantor Kejagung. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan pertemuan […]

expand_less