Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Dari 1.000 Tamu Hotel di Jambi, Hanya 5 Wisman

Dari 1.000 Tamu Hotel di Jambi, Hanya 5 Wisman

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Hotel berbintang di Provinsi Jambi masih sangat bergantung pada wisatawan domestik. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, dari setiap 1.000 tamu yang menginap pada Juli 2026, hanya sekitar lima orang yang berasal dari mancanegara.

BPS mencatat total tamu hotel berbintang pada Juli mencapai 58.932 orang. Dari jumlah tersebut, 58.629 merupakan tamu nusantara, sedangkan tamu mancanegara hanya 303 orang.

Rasio wisatawan mancanegara terhadap wisatawan nusantara tercatat 0,005. Angka tersebut menunjukkan pasar hotel berbintang Jambi masih didominasi perjalanan domestik.

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi sektor pariwisata Jambi yang memiliki sejumlah destinasi alam dan budaya. Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya menilai promosi dan kepastian agenda wisata menjadi faktor penting untuk meningkatkan kunjungan.

Gubernur Jambi Al Haris mendorong adanya kalender kegiatan pariwisata tahunan yang terintegrasi. Dengan jadwal yang jelas, promosi destinasi dapat dilakukan lebih awal sehingga wisatawan memiliki kesempatan menyusun perjalanan ke Jambi.

Upaya mendatangkan wisatawan juga tidak cukup hanya dengan mengandalkan objek wisata. Event budaya, olahraga, bisnis dan ekonomi kreatif dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas pasar.

Pada Juli 2026, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian sebagai salah satu ruang promosi potensi daerah, termasuk budaya, kuliner dan produk unggulan.

Di sisi lain, data BPS memperlihatkan rata-rata lama menginap seluruh tamu hotel berbintang pada Juli hanya 1,58 hari. Tamu hotel bintang tiga tercatat memiliki rata-rata lama menginap tertinggi, yakni 1,71 hari. Sementara hotel bintang satu berada di posisi terendah dengan 1,35 hari.

Kombinasi dominasi wisatawan domestik dan durasi menginap yang pendek menunjukkan ruang pertumbuhan masih terbuka lebar.

Tantangannya adalah bagaimana Jambi mengubah kunjungan menjadi perjalanan yang lebih lama. Jika wisatawan datang hanya untuk satu agenda kemudian langsung meninggalkan daerah, manfaat ekonomi bagi hotel, restoran, transportasi dan pelaku UMKM menjadi terbatas.

Karena itu, pengembangan pariwisata Jambi membutuhkan paket perjalanan yang menghubungkan event, destinasi, kuliner dan akomodasi dalam satu pengalaman wisata.

Sumber: BPS Provinsi Jambi

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Tak Berdaya! Ditutup Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS

    Rupiah Tak Berdaya! Ditutup Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Rabu (17/6/2026) sore. Mata uang Indonesia melemah 37 poin atau 0,21 persen menjadi Rp17.762 per dolar AS, dari posisi penutupan sebelumnya Rp17.725 per dolar AS. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen eksternal dan domestik yang masih menjadi perhatian pelaku pasar. Dari eksternal, […]

  • Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Proses evakuasi Kereta Api (KA) Purwojaya 58F yang anjlok di wilayah Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, telah rampung. Jalur hulu arah timur kini sudah kembali dapat dilalui kereta api secara terbatas setelah proses perbaikan selesai dilakukan oleh tim teknis PT KAI. “Pada pukul 04.47 WIB, KA 134 Parahyangan relasi Stasiun Gambir–Bandung menjadi kereta pertama […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US4

    Harga Minyak Dunia Tembus US$104

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali memanas. Pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026, harga minyak melonjak lebih dari 2 persen seiring meredupnya harapan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Minyak mentah Brent naik US$2,38 atau 2,3 persen ke level US$104,96 per barel. Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat US$1,73 atau 1,8 persen menjadi US$98,08 […]

  • Jessica Pegula Juara WTA 1000 Dubai 2026, Kunci Gelar Keempat di Level Elite

    Jessica Pegula Juara WTA 1000 Dubai 2026, Kunci Gelar Keempat di Level Elite

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Petenis tunggal putri Amerika Serikat Jessica Pegula menorehkan pencapaian penting dalam kariernya setelah menjuarai Dubai Duty Free Tennis Championships 2026. Pegula keluar sebagai juara usai menundukkan petenis Ukraina Elina Svitolina dengan skor 6-2, 6-4 pada laga final yang digelar Sabtu (21/2) malam waktu setempat. Gelar tersebut menjadi titel keempat Pegula di level WTA […]

  • Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo Jambi per 28 November 2025 tercatat stabil di sebagian besar komoditas. Namun sejumlah komoditas hortikultura, terutama kelompok cabai, mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga beras, gula, minyak goreng, tepung, hingga daging tercatat stabil. Meski begitu, beberapa komoditas […]

  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

    Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah sore ini. Rupiah terkoreksi sebesar 1,50 poin atau 0,01 persen di level Rp 16.956 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.955. Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan ini terutama didorong oleh serangkaian faktor eksternal yang menguatkan dolar. Sementara kekhawatiran atas proyeksi […]

expand_less