Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran di Jambi Menurun, Gini Ratio September 2025 Jadi 0,291

BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran di Jambi Menurun, Gini Ratio September 2025 Jadi 0,291

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat gini ratio September 2025 sebesar 0,291, turun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,301 dan September 2024 yang mencapai 0,315.

Penurunan gini ratio tersebut mengindikasikan distribusi pengeluaran penduduk Jambi yang semakin merata. BPS menyebutkan, tren penurunan ini menjadi yang terendah sejak Maret 2020, setelah sempat mengalami fluktuasi dan mencapai ketimpangan tertinggi pada Maret 2023 sebesar 0,343.

Berdasarkan wilayah tempat tinggal, ketimpangan pengeluaran di daerah perkotaan pada September 2025 tercatat sebesar 0,320, turun 0,008 poin dibandingkan Maret 2025 dan 0,033 poin dibandingkan September 2024. Sementara itu, daerah perdesaan mencatat gini ratio yang lebih rendah, yakni 0,266, menurun dari 0,275 pada Maret 2025 dan 0,279 pada September 2024.

Selain gini ratio, BPS juga mengukur ketimpangan menggunakan ukuran Bank Dunia, yakni persentase pengeluaran kelompok 40 persen penduduk terbawah. Pada September 2025, kelompok ini menguasai 23,11 persen total pengeluaran penduduk Jambi. Angka tersebut meningkat dibandingkan Maret 2025 sebesar 22,42 persen dan September 2024 sebesar 21,92 persen.

Jika dirinci, di wilayah perkotaan, persentase pengeluaran kelompok 40 persen terbawah tercatat 21,34 persen, naik dibandingkan periode sebelumnya. Sementara di wilayah perdesaan, angkanya lebih tinggi, yakni 24,36 persen, mencerminkan distribusi pengeluaran yang relatif lebih merata dibandingkan wilayah perkotaan.

BPS menilai, meningkatnya porsi pengeluaran kelompok masyarakat bawah menjadi sinyal positif terhadap upaya pengurangan ketimpangan ekonomi di Provinsi Jambi. Meski demikian, ketimpangan di wilayah perkotaan masih relatif lebih tinggi dibandingkan perdesaan, seiring dengan perbedaan struktur ekonomi dan akses pendapatan.

Secara nasional, gini ratio Indonesia pada September 2025 tercatat 0,363. Dengan capaian 0,291, Provinsi Jambi berada di bawah rata-rata nasional dan termasuk daerah dengan tingkat ketimpangan yang relatif rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Kepala BPS Provinsi Jambi Aidil Adha menyatakan, perbaikan distribusi pengeluaran ini perlu terus dijaga melalui penguatan ekonomi masyarakat bawah, peningkatan kualitas lapangan kerja, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Master Nasional Jambi Ramaikan Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup 2025

    3 Master Nasional Jambi Ramaikan Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kopi Mansur, salah satu tempat tongkrongan populer anak muda di Kota Jambi sekaligus pusat UMKM lokal, kembali membuat gebrakan lewat penyelenggaraan Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup 2025. Ajang ini semakin menarik perhatian setelah dipastikan bakal diikuti oleh tiga Master Nasional (MN) asal Jambi, masing-masing MN Winarno, MN Rori Muldianto, dan MN Izhar […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

  • DJP Larang Pegawai Pajak Ambil Cuti Akhir Tahun, Begini Penjelasannya

    DJP Larang Pegawai Pajak Ambil Cuti Akhir Tahun, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan kebijakan pembatasan cuti tahunan bagi pegawai pajak selama Desember 2025 dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara pada akhir tahun. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyampaikan bahwa pengaturan cuti tersebut bersifat internal dan rutin dilakukan saat memasuki periode krusial penagihan. “Pengaturan […]

  • VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast resmi meluncurkan VF8 generasi kedua di pasar Vietnam. Peluncuran model terbaru ini langsung menarik perhatian karena muncul penilaian bahwa performanya tidak seagresif model sebelumnya. Berdasarkan laporan yang diwartakan CarsCoops pada Jumat (22/5/2026), VF8 generasi terbaru dinilai memiliki tingkat kecepatan yang kurang optimal dibandingkan varian pendahulunya. Meski hadir dengan […]

  • Bahlil Pamer Capaian Lifting Minyak dan Peningkatan PNBP

    Bahlil Pamer Capaian Lifting Minyak dan Peningkatan PNBP

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaparkan sederet capaian sektor energi nasional kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025). Dalam laporannya, Bahlil menyoroti progres program listrik desa, capaian lifting minyak nasional, serta peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor energi. Bahlil menegaskan, pemerintah menargetkan seluruh desa di […]

  • Harga Perak Jeblok, Per Gramnya Jadi Rp53.900

    Harga Perak Jeblok, Per Gramnya Jadi Rp53.900

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam terpantau menurun drastis pada Selasa, 3 Februari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam berkurang Rp 600 ke level Rp 53.900 per gram. Untuk harga dasar perak murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 13.875.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 15.401.250. Sedangkan berat […]

expand_less