Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Luas Tambang Emas Ilegal di Jambi Capai 60.323 Hektare

Luas Tambang Emas Ilegal di Jambi Capai 60.323 Hektare

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Provinsi Jambi masih menjadi persoalan serius. Data pemantauan menunjukkan luas area yang teridentifikasi sebagai lokasi PETI emas di Jambi mencapai 60.323 hektare pada 2025. Angka tersebut setara sekitar 5,1 kali luas Kota Bogor yang memiliki luas wilayah sekitar 11.850 hektare.

Namun, angka 60.323 hektare perlu dipahami secara hati-hati. Luasan tersebut merupakan area yang teridentifikasi sebagai aktivitas PETI, bukan berarti seluruh wilayah tersebut merupakan hutan yang telah mengalami kerusakan.

Data pemantauan aktivitas PETI tersebut dihimpun melalui interpretasi citra satelit dan sejumlah data pendukung, termasuk data BIG, KLHK, Kementerian ESDM serta pemantauan KKI Warsi.

Pada 2024, area yang teridentifikasi mencapai sekitar 54.340 hektare. Setahun kemudian, luasnya meningkat menjadi 60.323 hektare. Artinya, terjadi penambahan sekitar 5.983 hektare atau sekitar 11 persen dalam satu tahun.

Jika melihat perkembangan dalam jangka lebih panjang, ekspansi aktivitas PETI juga cukup signifikan. Pada 2016, luas area PETI yang teridentifikasi sekitar 10.926 hektare. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 27.535 hektare pada 2017, 33.832 hektare pada 2019, dan 39.557 hektare pada 2020. Luasnya terus bertambah menjadi 42.361 hektare pada 2021, 45.896 hektare pada 2022, 48.140 hektare pada 2023, 54.340 hektare pada 2024, hingga mencapai 60.323 hektare pada 2025.

Dengan demikian, dalam periode 2016-2025, area PETI yang teridentifikasi bertambah sekitar 49.397 hektare. Dari enam kabupaten yang teridentifikasi, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin menjadi wilayah dengan area PETI terbesar. Sarolangun tercatat memiliki area PETI sekitar 20.938 hektare. Sementara Merangin mencapai 20.239 hektare.

Selanjutnya, area PETI di Kabupaten Bungo sekitar 11.119 hektare, Tebo 7.536 hektare, Batanghari 263 hektare, dan Kerinci sekitar 228 hektare. Jika digabungkan, area PETI di Sarolangun dan Merangin mencapai 41.177 hektare. Jumlah tersebut setara sekitar 68 persen dari keseluruhan area PETI emas yang teridentifikasi di Jambi.

Meski demikian , dari total 60.323 hektare, sekitar 45.530 hektare atau 75 persen berada di Areal Penggunaan Lain (APL).n Sementara itu, aktivitas PETI juga teridentifikasi di sejumlah kawasan hutan. Data pemantauan mencatat sekitar 1.310 hektare berada di taman nasional, 4.324 hektare di hutan lindung, 2.163 hektare di hutan produksi terbatas, dan 6.995 hektare di kawasan hutan produksi.

Sementara itu, data dari WALHI Jambi menunjukkan persoalan lingkungan akibat PETI juga cukup besar. WALHI memperkirakan sekitar 44.387 hektare hutan di Jambi mengalami kerusakan akibat aktivitas PETI hingga 2025. Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu wilayah dengan kerusakan paling luas, dengan estimasi sekitar 14.900 hektare.

Perbedaan angka antara 60.323 hektare dan 44.387 hektare terjadi karena keduanya menggambarkan hal yang berbeda. Angka 60.323 hektare merujuk pada luasan area PETI yang teridentifikasi, sedangkan 44.387 hektare merupakan estimasi kerusakan hutan akibat aktivitas PETI. Pada 2026, aparat masih melakukan penindakan terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal di sejumlah wilayah Jambi. Polda Jambi, misalnya, menangkap tujuh orang yang diduga terlibat aktivitas tambang emas ilegal menggunakan alat berat di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin, pada Mei 2026.

Aktivitas pertambangan ilegal juga dilaporkan masih ditemukan di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Laporan lapangan yang diterbitkan Mongabay pada Juli 2026 menemukan aktivitas tambang emas ilegal di kawasan TNKS. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap kawasan konservasi masih menjadi persoalan.

Sumber: KKI Warsi, interpretasi citra Sentinel-2, BIG, KLHK, Kementerian ESDM, WALHI Jambi, Mongabay Indonesia, Polda Jambi/ANTARA

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 127,5 poin atau 0,71 persen menjadi Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Rabu (3/6/2026) sore. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS itu dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. Dari eksternal, investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan meningkat […]

  • Tanjab Barat Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Kejurprov 2025 dengan 8 Medali Emas

    Tanjab Barat Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Kejurprov 2025 dengan 8 Medali Emas

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) terus menunjukkan dominasinya di ajang Kejurprov Catur 2025 dengan memimpin perolehan medali emas sementara. Pada hari kelima Kejurprov 2025, kontingen Catur Tanjabbar kembali menambah 3 medali emas, sehingga total medali emas mereka menjadi 8. Medali emas tersebut diperoleh dari kategori umur (KU) 13 putra atas nama Gilbert Calcio […]

  • Kejurnas Akuatik 2026: Tiga Rekor Nasional Pecah, Atlet Muda Indonesia Unjuk Dominasi

    Kejurnas Akuatik 2026: Tiga Rekor Nasional Pecah, Atlet Muda Indonesia Unjuk Dominasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hari kedua Kejurnas Akuatik 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Rabu, 29 April 2026, menghasilkan tiga rekor nasional baru. Catatan tersebut lahir dari penampilan perenang muda yang mendominasi sejumlah nomor. Perenang Jawa Timur, Chelsea Alexandra, menjadi yang pertama mencuri perhatian. Ia memperbaiki rekornya sendiri di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri kategori […]

  • Pelabuhan Talang Duku Jadi Urat Nadi Logistik Jambi

    Pelabuhan Talang Duku Jadi Urat Nadi Logistik Jambi

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelabuhan Talang Duku di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, terus memegang peranan penting sebagai pusat logistik dan perdagangan di Provinsi Jambi. Berada di tepian Sungai Batanghari, pelabuhan ini menjadi pintu utama distribusi berbagai komoditas unggulan Jambi menuju pasar domestik hingga internasional. Sebagai pelabuhan sungai terbesar di Provinsi Jambi, Pelabuhan Talang Duku menghubungkan kawasan […]

  • Harga Perak Dunia Tertekan ke Level US,05 per Troy Ons

    Harga Perak Dunia Tertekan ke Level US$58,05 per Troy Ons

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak dunia mengalami pelemahan. Dikutip dari laman Kitco, Selasa (9/12/2025), harga perak melemah 0,5 persen ke level US$ 58,05 per troy ons. Harga perak hari ini melemah di tengah kehati-hatian investor menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve (The Fed), dan pernyataan Ketua Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang kebijakan moneter AS di masa […]

  • Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik dratis hari ini, Jumat (24/10/2025). Investor kini dapat membeli Rp2.354.000 untuk ukuran satu gram. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1.227.000. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam naik dratis Rp 33.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (23/10/2025) yang berada di level Rp […]

expand_less