5 Proyek Strategis Jambi Bernilai Hampir Rp1 Triliun yang Sempat Molor, Ini Status Terbarunya
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Stadion diharapkan menjadi pusat olahraga modern, Islamic Center menjadi pusat kegiatan keagamaan dan wisata religi, RTH menjadi ruang publik yang representatif, sementara jalur khusus batu bara diharapkan mampu mengakhiri persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Ratusan miliar rupiah anggaran digelontorkan Pemerintah Provinsi Jambi dalam beberapa tahun terakhir untuk membangun berbagai proyek strategis. Mulai dari Stadion Swarna Bhumi, Islamic Center Jambi, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, hingga pembangunan jalur khusus angkutan batu bara.
Namun di balik besarnya investasi tersebut, sejumlah proyek sempat menjadi sorotan publik karena keterlambatan penyelesaian, kualitas pekerjaan, hingga masuk dalam temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Penelusuran Jambisnis.com terhadap dokumen pemerintah, laporan audit, dan dokumen Kementerian Pekerjaan Umum menunjukkan bahwa sebagian proyek memang mengalami persoalan, meski hingga kini pemerintah menegaskan proyek-proyek tersebut tetap dilanjutkan.
Jalur Khusus Batu Bara, Proyek yang Paling Lama Ditunggu
Dari seluruh proyek strategis di Jambi, jalur khusus angkutan batu bara menjadi proyek yang paling lama dinantikan masyarakat. Proyek ini mulai didorong sejak 2021 sebagai solusi mengatasi kemacetan dan kerusakan jalan akibat ribuan truk batu bara yang melintas setiap hari.
Meski telah beberapa kali diumumkan akan segera beroperasi, hingga pertengahan 2026 jalur tersebut belum berfungsi secara penuh.
Akibatnya, Pemerintah Provinsi Jambi masih menerapkan pengaturan operasional angkutan batu bara di jalan umum sambil menunggu penyelesaian jalur khusus.
Persoalan ini berulang kali menjadi perhatian DPRD, mahasiswa, pelaku usaha, hingga masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan lalu lintas.
Stadion Swarna Bhumi, Temuan Audit Hampir Rp2 Miliar
Stadion Swarna Bhumi merupakan salah satu proyek multiyears terbesar milik Pemerintah Provinsi Jambi.
Nilai pembangunan stadion diperkirakan mencapai sekitar Rp250 miliar berdasarkan dokumen pengadaan dan paparan pemerintah daerah.
Namun proyek tersebut juga menjadi perhatian auditor negara.
Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025, auditor menemukan sejumlah permasalahan dalam pelaksanaan proyek, termasuk kelebihan pembayaran sekitar Rp1,87 miliar yang direkomendasikan untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Temuan tersebut bukan berarti proyek dihentikan, melainkan menjadi rekomendasi perbaikan administrasi dan pengembalian kelebihan pembayaran sesuai ketentuan.
Islamic Center Jambi, Sempat Diprotes karena Kerusakan
Proyek Islamic Center Jambi menjadi salah satu pembangunan paling monumental dalam beberapa tahun terakhir. Nilai pembangunan kawasan ini mencapai sekitar Rp149,3 miliar yang meliputi pembangunan masjid utama, kawasan pendukung, jalan lingkungan, drainase, hingga lanskap.
Tak lama setelah pembangunan selesai, sejumlah bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan sehingga memicu kritik masyarakat dan menjadi materi aksi demonstrasi mahasiswa.
Pemerintah Provinsi Jambi menjelaskan kerusakan tersebut terjadi saat proyek masih berada dalam masa pemeliharaan sehingga seluruh biaya perbaikan menjadi tanggung jawab kontraktor. Hingga 2026, proyek tersebut justru kembali diusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendapatkan dukungan pengembangan lanjutan.
RTH Putri Pinang Masak Ikut Jadi Sorotan
Selain Islamic Center, pembangunan Ruang Terbuka Hijau Putri Pinang Masak juga menjadi perhatian publik. Nilai proyek diperkirakan sekitar Rp35 miliar. Mahasiswa beberapa kali meminta pemerintah membuka informasi mengenai kualitas pekerjaan dan penggunaan anggaran proyek tersebut. Meski demikian, kawasan tersebut saat ini tetap dimanfaatkan sebagai ruang publik dan destinasi wisata masyarakat Kota Jambi.
Berdasarkan dokumen resmi Pemerintah Provinsi Jambi dan Kementerian Pekerjaan Umum, proyek-proyek tersebut tidak dihentikan. Sebaliknya, pemerintah masih memasukkan pengembangan Stadion Swarna Bhumi dan Islamic Center dalam usulan pembangunan kepada pemerintah pusat.
Artinya, secara administratif proyek tersebut masih menjadi bagian dari pembangunan strategis daerah.
Dalam beberapa Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD Provinsi Jambi, auditor memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah, mulai dari penyelesaian administrasi kontrak, pengembalian kelebihan pembayaran, hingga peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek.
BACA JUGA : 10 Rahasia Ekonomi Jambi yang Jarang Diungkap BPS, Nomor 6 Jadi Penopang Utama Daerah
Temuan audit tersebut merupakan mekanisme pengawasan keuangan negara agar setiap rupiah anggaran digunakan sesuai ketentuan.
Dengan nilai investasi yang mencapai ratusan miliar rupiah, masyarakat berharap proyek-proyek strategis tersebut segera memberikan manfaat maksimal. Stadion diharapkan menjadi pusat olahraga modern, Islamic Center menjadi pusat kegiatan keagamaan dan wisata religi, RTH menjadi ruang publik yang representatif, sementara jalur khusus batu bara diharapkan mampu mengakhiri persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Hingga kini, sebagian proyek telah dimanfaatkan, sebagian masih dalam tahap penyempurnaan, dan sebagian lainnya masih menunggu penyelesaian lanjutan
- Penulis: say say

