Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kembali Loyo, Dibuka Rp17.512 per Dolar AS

Rupiah Kembali Loyo, Dibuka Rp17.512 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali kehilangan tenaga. Setelah sempat menguat, mata uang Indonesia kembali melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (10/9/2026).

Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.512 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.511 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS melemah 0,05% ke level 99.771.

Menanggapi pelemahan rupiah tersebut Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pergerakan rupiah dipengaruhi antisipasi pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai besaran rencana buyback surat utang UST bertenor panjang.

“Dolar AS berada di bawah tekanan seiring investor mengantisipasi pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai besaran rencana buyback surat utang UST bertenor panjang,” katanya.

Meskipun pengumuman sebelumnya mengindikasikan bahwa total nilai buyback setidaknya mencapai 4 miliar dolar AS, sejumlah analis memperkirakan nilainya dapat jauh lebih besar.

Sementara itu, yen Jepang melanjutkan penguatannya setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengingatkan pelaku pasar agar tidak mengambil posisi berlawanan terhadap yen. Bessent menyatakan bahwa ia memiliki pretty good insight mengenai keputusan kebijakan Bank of Japan (BoJ) ketika mengambil langkah terkait maupun melakukan intervensi terhadap yen.

Investor turut mencermati rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS yang berpotensi memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) menjelang pertemuan pekan depan.

Sentimen lainnya berasal dari harga minyak yang terus menguat di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, sehingga meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga kebijakan.

Pejabat AS melaporkan bahwa Iran berupaya menyerang kapal-kapal Angkatan Laut AS pada Senin (7/9/2026) setelah sebelumnya menargetkan sebuah kapal induk dengan rudal balistik pada akhir pekan, dalam rangkaian serangan yang sebelumnya belum diungkapkan. Adapun media pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah rudal AS menghantam kapal tanker minyak kecil yang berjarak sekitar empat mil dari Pulau Kharg pada Selasa (8/9/2026).

Tekanan kenaikan harga minyak juga diperkuat oleh penurunan persediaan minyak mentah AS sebesar 0,3 juta barel pada pekan lalu. Di sisi lain, drone Ukraina menyerang infrastruktur di Novorossiysk, terminal minyak utama Rusia di Laut Hitam, pada Rabu (9/9/2026).

“Hari ini, rupiah diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Rp17.475-Rp17.600 per dolar AS,” ungkap Josua.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, pada Selasa (28/10/2025). Pertemuan tersebut membahas persiapan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan mulai dieksekusi pada Juni 2026. Purbaya menjelaskan bahwa pembahasan difokuskan pada kebutuhan anggaran dan mekanisme pelaksanaan sensus yang akan […]

  • Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

    Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Uzbekistan resmi memperkuat langkah ekonominya di panggung internasional. Presiden Shavkat Mirziyoyev menandatangani undang-undang terkait keikutsertaan negara tersebut dalam New Development Bank atau NDB. Penandatanganan aturan itu diumumkan melalui dokumen yang dipublikasikan dalam situs basis data legislasi nasional Uzbekistan pada Jumat (22/5/2026). “Bergabung dengan perjanjian mengenai Bank Pembangunan Baru (Fortaleza, 2 Juli 2014),” […]

  • OJK: Ketahanan Perbankan Indonesia Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global

    OJK: Ketahanan Perbankan Indonesia Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan I-2026 menunjukkan kinerja perbankan akan tetap solid dengan risiko yang terjaga. Survei dilakukan pada Januari 2026 dengan melibatkan 93 bank responden, yang porsi total asetnya mencapai sebesar 94,17 persen dari total aset bank umum berdasarkan periode […]

  • Reklamasi Tanpa Izin di Gresik Disetop KKP, Luas Capai 1,72 Hektare

    Reklamasi Tanpa Izin di Gresik Disetop KKP, Luas Capai 1,72 Hektare

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara kegiatan reklamasi tanpa izin seluas 1,72 hektare di wilayah perairan Gresik, Jawa Timur. Langkah ini diambil setelah ditemukan dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut yang dilakukan tanpa dokumen perizinan resmi. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, Pung Nugroho Saksono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak […]

  • Proyek Pipa Gas Cisem II Rampung 2026, Transaksi Gas Siap Jalan Juni

    Proyek Pipa Gas Cisem II Rampung 2026, Transaksi Gas Siap Jalan Juni

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan aktivitas jual beli gas bumi pada proyek pipa transmisi gas Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II dapat mulai berjalan pada Juni 2026. Proyek strategis nasional ini memiliki panjang 245 kilometer dan ditargetkan rampung secara fisik pada tahun ini. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode […]

  • Mutiara Ayu Puspitasari Tersingkir di Semifinal Indonesia Master II 2025 Usai Kalah dari Devika Sihag

    Mutiara Ayu Puspitasari Tersingkir di Semifinal Indonesia Master II 2025 Usai Kalah dari Devika Sihag

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari, harus mengakhiri perjuangannya di Indonesia Master II 2025 setelah kalah dari Devika Sihag, atlet asal India, pada babak semifinal di GOR PBSI Pancing, Deli Serdang, Sabtu (25/10/2025). Pertandingan berakhir dengan skor 9-21, 21-19, 12-21. Usai laga, Mutiara Ayu mengakui bahwa dirinya bermain terlalu hati-hati dan sering mempertimbangkan […]

expand_less