Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkap praktik manipulasi ekspor yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Sebanyak 25 wajib pajak terdeteksi melakukan ekspor dengan modus under-invoicing menggunakan barang berjenis POME (Palm Oil Mill Effluent) atau limbah minyak sawit.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh dari hasil analisis transaksi ekspor selama periode Januari hingga Oktober 2025, dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,08 triliun. Dari jumlah tersebut, potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 140 miliar dari sisi pajak.

“Kami mendeteksi di tahun 2025 ada sekitar 25 wajib pajak pelaku ekspor yang menggunakan modus yang sama. Total transaksinya sekitar Rp 2,08 triliun dengan potensi kerugian pajak sekitar Rp 140 miliar,” ujar Bimo Wijayanto dalam konferensi pers di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/11/2025).

Bimo menjelaskan, praktik under-invoicing dilakukan dengan cara mengakui nilai barang ekspor lebih rendah dari harga sebenarnya. Dalam kasus ini, eksportir melaporkan barang ekspornya sebagai limbah sawit (POME), padahal sebenarnya yang dikirim merupakan produk turunan minyak sawit bernilai tinggi.

Dengan trik tersebut, eksportir bisa menekan nilai bea keluar dan kewajiban pajak secara signifikan.

“Awalnya kami mendeteksi modus lama memakai POME. Jadi, barang diakui sebagai limbah padahal bukan. Nilainya bisa sepuluh kali lipat dari yang dilaporkan,” ungkap Bimo.

Dalam operasi pengawasan terbaru, pemerintah berhasil menyita 87 kontainer berisi produk turunan CPO (Crude Palm Oil) di Pelabuhan Tanjung Priok. Barang-barang tersebut diduga kuat merupakan bagian dari praktik under-invoicing yang sedang diselidiki DJP bersama aparat terkait.

“Penegakan hukum akan terus kami perkuat. Kami sudah bekerja sama dengan Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya untuk memastikan tidak ada lagi ekspor fiktif atau manipulatif seperti ini,” tegas Bimo.

Kemenkeu menilai praktik semacam ini sangat merugikan negara, bukan hanya dari sisi penerimaan pajak, tetapi juga mengganggu integritas sistem ekspor nasional. Industri sawit sendiri merupakan penyumbang devisa terbesar Indonesia, sehingga akurasi nilai ekspor menjadi hal penting dalam menjaga kredibilitas perdagangan internasional.

DJP memastikan bahwa pengawasan pajak dan ekspor akan diperketat, terutama terhadap pelaku usaha yang mencoba memanfaatkan celah peraturan untuk menghindari kewajiban pajak.

“Kami tidak akan ragu memberikan sanksi tegas bagi pelaku yang terbukti melakukan manipulasi nilai ekspor,” tutup Bimo.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemaparan judi online

    Total Deposit Judi Online di Jambi Kalahkan Nilai Proyek Pembangunan Stadion Swarnabhumi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angka statistik pecandu judi online di Provinsi Jambi cukup mencengangkan. Pihak terkait sudah seharusnya mengambil tindakan. Selain tindakan hukum, pencegahan kiranya juga perlu dilakukan. Data-data terkait judi online di Provinsi Jambi itu dipaparkan PPATK pada acara di Kota Jambi, Kamis (30/10/2025). Data yang diterima Jambisnis.com, pada salindia PPATK berjudul Peran PPATK Dalam Analisis […]

  • Listrik Aceh Baru Pulih 36 Persen, Pemulihan Terkendala Akses Terputus dan Tower Rusak

    Listrik Aceh Baru Pulih 36 Persen, Pemulihan Terkendala Akses Terputus dan Tower Rusak

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemulihan sistem kelistrikan di Aceh belum sepenuhnya tuntas pasca-banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Kementerian ESDM mencatat hingga 11 Desember 2025, progres pemulihan listrik baru mencapai 36 persen. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan pemulihan berlangsung lebih lama karena banyak infrastruktur transmisi […]

  • THR Rp63 Miliar ASN Kota Jambi Cair, Maulana Ajak Pegawai Belanja di Toko Lokal

    THR Rp63 Miliar ASN Kota Jambi Cair, Maulana Ajak Pegawai Belanja di Toko Lokal

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira datang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Jambi. Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 resmi dicairkan pada Kamis (12/3/2026). Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan pencairan THR tersebut diberikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot dengan total anggaran sekitar Rp63 miliar. “Alhamdulillah, hari ini THR untuk […]

  • Kemarau Melanda, Debit Air Baku di Sungai Penuh Turun 40 Persen, Distribusi Pelanggan Dibatasi

    Kemarau Melanda, Debit Air Baku di Sungai Penuh Turun 40 Persen, Distribusi Pelanggan Dibatasi

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di Kota Sungai Penuh, Jambi. Debit air baku yang masuk ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda Tirta Khayangan di Desa Pelayang Raya turun hingga 40 persen dibandingkan kondisi normal. Penurunan debit air tersebut berdampak langsung terhadap distribusi air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah Kota […]

  • Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat transfer ke daerah (TKD) menuai tanggapan dari Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Kebijakan ini dinilai positif untuk mendorong percepatan belanja daerah, namun juga memiliki tantangan dari sisi kesiapan pemerintah daerah. Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman mengatakan, percepatan penyaluran TKD harus diimbangi dengan peningkatan […]

  • Tingkatkan Prestasi Pecatur Junior, Pengprov Percasi Jambi Gelar Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    Tingkatkan Prestasi Pecatur Junior, Pengprov Percasi Jambi Gelar Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam upaya meningkatkan prestasi dan kualitas pecatur junior di Provinsi Jambi, Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi bekerja sama dengan Rumah Catur Jambi menggelar program coaching clinic bersama FIDE Master (FM) Rian Kapiraga, pecatur terbaik regional Sumatra. Ketua Umum Pengprov Percasi Jambi, Mario Liberty Siregar, mengatakan bahwa kegiatan coaching clinic […]

expand_less