Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan menembus level psikologis US$100 per barel pada Senin (13/4/2026), menyusul kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini diperparah dengan rencana blokade jalur pelayaran menuju Iran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia.

Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak mentah jenis Brent naik sebesar US$6,71 atau sekitar 7,05 persen menjadi US$101,91 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat meningkat US$7,59 atau 7,86 persen ke level US$104,16 per barel.

Kenaikan harga ini terjadi setelah negosiasi antara Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung. Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi global.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan menyatakan akan memulai blokade terhadap jalur pelayaran Iran di Selat Hormuz. Kebijakan ini dinilai berpotensi mengganggu aliran minyak global hingga jutaan barel per hari.

Kepala Penelitian Energi MST Marquee, Saul Kavonic, menyebut pasar energi kini kembali ke kondisi sebelum adanya gencatan senjata. Bahkan, langkah terbaru AS diperkirakan akan memperketat pasokan minyak dari Iran.

“AS akan memblokir aliran minyak yang tersisa hingga sekitar 2 juta barel per hari yang terkait dengan Iran melalui Selat Hormuz,” ujarnya.

Selain itu, Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan bahwa kebijakan blokade akan mulai diberlakukan pada Senin (13/4) dan mencakup seluruh kapal yang menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran.

Langkah tersebut menimbulkan respons keras dari pihak Iran. Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati wilayah tersebut akan dianggap melanggar gencatan senjata dan berpotensi ditindak tegas.

Di tengah meningkatnya ketegangan, sejumlah kapal tanker minyak mulai menghindari jalur Selat Hormuz. Namun, data menunjukkan masih ada beberapa kapal yang sempat melintas sebelum kebijakan blokade diberlakukan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecatur 15 Tahun Vietnam Dau Khuong Duy Tembus Peringkat 3 Dunia U15 FIDE

    Pecatur 15 Tahun Vietnam Dau Khuong Duy Tembus Peringkat 3 Dunia U15 FIDE

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Nama Dau Khuong Duy kini menjadi sorotan di jagat catur internasional setelah performa impresifnya dalam sejumlah turnamen terbaru. Pemain berusia 15 tahun itu mencatat lonjakan signifikan dalam peringkat dunia FIDE, khususnya pada kategori usia muda. Dalam rilis peringkat terbaru, Khuong Duy berhasil menembus jajaran elit dunia dengan berada di posisi tiga besar kategori […]

  • Kerugian Banjir Sumatra Tembus Rp 68,6 Triliun, Kerusakan Diduga Dipicu Sawit dan Tambang

    Kerugian Banjir Sumatra Tembus Rp 68,6 Triliun, Kerusakan Diduga Dipicu Sawit dan Tambang

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada November 2025 kembali menegaskan rentannya kawasan tersebut terhadap kerusakan ekologis. Analisis terbaru Center of Economic and Law Studies (Celios) menunjukkan, kerugian ekonomi akibat bencana mencapai jauh di atas penerimaan daerah dari sektor pertambangan dan perkebunan sawit yang selama ini mendorong alih fungsi lahan. Celios […]

  • Aplikasi MIFX Bantu Trader Respons Cepat Dinamika Harga Emas 2026

    Aplikasi MIFX Bantu Trader Respons Cepat Dinamika Harga Emas 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki Februari 2026, harga emas global menunjukkan pergerakan dinamis. Harga spot emas tercatat bergerak di kisaran USD 5.000–5.040 per troy ounce, setelah sempat menyentuh level tertinggi sebelum terkoreksi akibat aksi ambil untung (profit taking). Pergerakan emas dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari ketidakpastian geopolitik, pelemahan dolar AS, ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, […]

  • GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Great Wall Motor (GWM) memastikan akan meluncurkan model terbarunya, GWM Ora 5, di pasar Australia pada pertengahan 2026. Kehadiran model ini sekaligus memperluas lini kendaraan listrik GWM melalui sub-brand Ora, yang sebelumnya dikenal lewat produk hatchback kompak. Ora 5 diposisikan sebagai SUV listrik berukuran kecil hingga menengah dan akan bersaing langsung dengan BYD […]

  • BGN Angkat Suara soal Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru, 19 Korban Dirawat

    BGN Angkat Suara soal Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru, 19 Korban Dirawat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan penjelasan resmi terkait insiden kecelakaan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengungkapkan bahwa sebanyak 19 siswa menjadi korban dan seluruhnya telah mendapat penanganan medis di dua rumah sakit. “Sebanyak 19 […]

  • Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai memperketat pengawasan terhadap para wajib pajak berpenghasilan tinggi atau high wealth individual (HWI), setelah menemukan banyak ketidaksesuaian dalam laporan Surat Pemberitahuan (SPT). Langkah pengetatan ini dilakukan DJP untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan, khususnya di segmen wajib pajak kaya yang selama ini memiliki kemampuan ekonomi besar, namun kontribusi […]

expand_less