Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan menembus level psikologis US$100 per barel pada Senin (13/4/2026), menyusul kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini diperparah dengan rencana blokade jalur pelayaran menuju Iran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia.

Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak mentah jenis Brent naik sebesar US$6,71 atau sekitar 7,05 persen menjadi US$101,91 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat meningkat US$7,59 atau 7,86 persen ke level US$104,16 per barel.

Kenaikan harga ini terjadi setelah negosiasi antara Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung. Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi global.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan menyatakan akan memulai blokade terhadap jalur pelayaran Iran di Selat Hormuz. Kebijakan ini dinilai berpotensi mengganggu aliran minyak global hingga jutaan barel per hari.

Kepala Penelitian Energi MST Marquee, Saul Kavonic, menyebut pasar energi kini kembali ke kondisi sebelum adanya gencatan senjata. Bahkan, langkah terbaru AS diperkirakan akan memperketat pasokan minyak dari Iran.

“AS akan memblokir aliran minyak yang tersisa hingga sekitar 2 juta barel per hari yang terkait dengan Iran melalui Selat Hormuz,” ujarnya.

Selain itu, Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan bahwa kebijakan blokade akan mulai diberlakukan pada Senin (13/4) dan mencakup seluruh kapal yang menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran.

Langkah tersebut menimbulkan respons keras dari pihak Iran. Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati wilayah tersebut akan dianggap melanggar gencatan senjata dan berpotensi ditindak tegas.

Di tengah meningkatnya ketegangan, sejumlah kapal tanker minyak mulai menghindari jalur Selat Hormuz. Namun, data menunjukkan masih ada beberapa kapal yang sempat melintas sebelum kebijakan blokade diberlakukan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanjab Timur Siapkan 21 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

    Tanjab Timur Siapkan 21 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Provinsi Jambi, menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dengan menyiapkan lahan seluas 21 hektare untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Lahan tersebut akan menjadi lokasi pembangunan sekolah unggulan yang merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu […]

  • Kenapa Properti Dekat Pusat Aktivitas Ekonomi Jambi Menarik Perhatian Investor?

    Kenapa Properti Dekat Pusat Aktivitas Ekonomi Jambi Menarik Perhatian Investor?

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam investasi properti komersial, lokasi tidak hanya dinilai dari alamat, tetapi juga dari aktivitas ekonomi yang terjadi di sekitarnya. Kawasan dengan mobilitas tinggi, akses mudah, serta konsentrasi perdagangan dan jasa cenderung memiliki basis permintaan yang lebih kuat terhadap ruang usaha. Kondisi tersebut relevan dengan perkembangan Kota Jambi. Realisasi investasi Kota Jambi pada triwulan […]

  • Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Umat Islam di Arab Saudi diperkirakan akan memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026. Perkiraan tersebut didasarkan pada perhitungan astronomi yang dilakukan Departemen Astronomi dan Ilmu Antariksa Universitas King Abdulaziz. Departemen tersebut menyebutkan awal Ramadan kemungkinan jatuh pada 19 Februari, berdasarkan perhitungan fase bulan dan parameter astronomi tertentu. Meski […]

  • Peluang Bisnis Kemasan Produk di Jambi, dari Cetak Label hingga Jasa Maklon

    Peluang Bisnis Kemasan Produk di Jambi, dari Cetak Label hingga Jasa Maklon

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan usaha makanan, minuman, dan produk lokal turut menciptakan kebutuhan terhadap bisnis pendukung, mulai dari pemasok kemasan, percetakan label, jasa desain, hingga produsen maklon. Peluang bisnis UMKM di Jambi tidak hanya terbatas pada penjualan produk, tetapi juga mencakup layanan yang membantu pelaku usaha menyiapkan merek dan kemasan sesuai skala produksi. Gambaran biaya awal […]

  • Rupiah Balik Melawan! Gagal Jebol Level Psikologis Rp18.00

    Rupiah Balik Melawan! Gagal Jebol Level Psikologis Rp18.00

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah akhirnya bangkit. Pada perdagangan Senin (29/6/2026) ini kurs rupiah bergerak menguat 63 poin atau 0,35 persen menjadi Rp17.859 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.922 per dolar AS. Penguatan nilai tukar rupiah ini menjadi angin segar di tengah tekanan pasar global […]

  • Rupiah Makin Tertekan!  Segini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    Rupiah Makin Tertekan! Segini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali kehilangan tenaga. Setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Senin (5/10/2026). Mengutip Antara, rupiah melemah 21 poin atau 0,12 persen menjadi Rp17.903 per dolar AS. Posisi tersebut merosot dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.882 per dolar […]

expand_less