Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » KLH: Ada Dugaan Keterlibatan 8 Perusahaan Perusak lingkungan di Batang Toru, Sumatra Utara

KLH: Ada Dugaan Keterlibatan 8 Perusahaan Perusak lingkungan di Batang Toru, Sumatra Utara

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menelusuri dugaan keterlibatan delapan perusahaan yang beroperasi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra Utara, setelah banjir besar menyeret kayu gelondongan ke permukiman warga. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memastikan pemanggilan seluruh perusahaan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut Hanif, analisis citra satelit pascabencana menunjukkan adanya aktivitas intensif di sepanjang kawasan Batang Toru yang patut dicurigai. Delapan entitas usaha itu berasal dari sektor perusahaan sawit, hutan tanaman industri (HTI), hingga tambang emas.

“Ada delapan entitas dari berbagai sektor yang berdasarkan analisis citra statistik kami berkontribusi memperparah kejadian ini,” ujar Hanif, Rabu (3/12).

KLH menilai kondisi geografis Batang Toru turut meningkatkan risiko bencana. DAS tersebut berada di zona lereng curam yang memisahkan Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Aktivitas pembukaan lahan maupun kegiatan industri di lereng-lereng ini memperbesar potensi longsor dan banjir bandang saat curah hujan ekstrem.

Hanif menegaskan pihaknya telah menginstruksikan satuan teknis untuk mempercepat pemeriksaan di lapangan dan melakukan mitigasi segera di titik-titik yang dianggap paling rawan.

“Kami sedang mendalami, dan unit lapangan sudah diminta mengambil langkah cepat,” kata Hanif.

Pemerintah memastikan kajian terhadap seluruh aktivitas usaha di Batang Toru bukan hanya untuk mengungkap penyebab banjir, tetapi juga untuk memperbaiki tata kelola DAS di masa mendatang. KLH juga melakukan kajian serupa di Aceh dan Sumatra Barat yang turut mengalami bencana hidrometeorologi besar dalam beberapa hari terakhir.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danantara Akan Kelola Lahan 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo

    Danantara Akan Kelola Lahan 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan lahan dan kegiatan ekonomi dari 28 perusahaan yang dicabut izin usahanya akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. “Berkaitan dengan siapa yang akan mengelola lahan atau jenis usaha yang izinnya dicabut oleh negara, maka pengelolaannya akan diserahkan kepada […]

  • BGN Akui Target MBG 2026 Berisiko Meleset, Pilih Perbaiki Kualitas

    BGN Akui Target MBG 2026 Berisiko Meleset, Pilih Perbaiki Kualitas

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi tidak mencapai target 82,9 juta penerima pada 2026. Laporan tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengatakan pemerintah kini mengubah pendekatan dengan tidak lagi mengejar jumlah penerima, melainkan fokus pada kualitas program. “Kami sampaikan ke Presiden, […]

  • Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Koperasi Desa (Kopdes) memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, Kopdes dapat menjadi saluran distribusi baru bagi program-program strategis pemerintah yang langsung menyasar masyarakat lapisan terbawah. Tito menuturkan, selama ini salah satu persoalan utama dalam kebijakan pengendalian harga adalah saluran distribusi yang tidak merata hingga […]

  • Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh lebih tinggi, yakni 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp9.891,6 triliun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pertumbuhan M2 pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar […]

  • 10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai usaha kini bukan lagi hal yang sulit, bahkan bisa dilakukan dengan modal minim. Di era digital seperti sekarang, banyak peluang bisnis kekinian yang bisa dijalankan hanya bermodalkan skill dan kreativitas. Tak hanya untuk generasi muda, peluang ini juga terbuka bagi siapa saja yang ingin mandiri secara finansial. Berikut 10 ide bisnis kekinian […]

  • Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kemacetan panjang masih terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Jambi dan Palembang. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga puluhan kilometer sejak Minggu (28/6/2026) malam dan masih berdampak pada arus lalu lintas pada Senin (29/6/2026). Kemacetan terjadi di sejumlah titik, mulai dari kawasan Pangkalan Balai, Betung, Sekayu, hingga beberapa ruas jalan […]

expand_less