Senin, 20 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » KLH: Ada Dugaan Keterlibatan 8 Perusahaan Perusak lingkungan di Batang Toru, Sumatra Utara

KLH: Ada Dugaan Keterlibatan 8 Perusahaan Perusak lingkungan di Batang Toru, Sumatra Utara

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menelusuri dugaan keterlibatan delapan perusahaan yang beroperasi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra Utara, setelah banjir besar menyeret kayu gelondongan ke permukiman warga. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memastikan pemanggilan seluruh perusahaan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut Hanif, analisis citra satelit pascabencana menunjukkan adanya aktivitas intensif di sepanjang kawasan Batang Toru yang patut dicurigai. Delapan entitas usaha itu berasal dari sektor perusahaan sawit, hutan tanaman industri (HTI), hingga tambang emas.

“Ada delapan entitas dari berbagai sektor yang berdasarkan analisis citra statistik kami berkontribusi memperparah kejadian ini,” ujar Hanif, Rabu (3/12).

KLH menilai kondisi geografis Batang Toru turut meningkatkan risiko bencana. DAS tersebut berada di zona lereng curam yang memisahkan Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Aktivitas pembukaan lahan maupun kegiatan industri di lereng-lereng ini memperbesar potensi longsor dan banjir bandang saat curah hujan ekstrem.

Hanif menegaskan pihaknya telah menginstruksikan satuan teknis untuk mempercepat pemeriksaan di lapangan dan melakukan mitigasi segera di titik-titik yang dianggap paling rawan.

“Kami sedang mendalami, dan unit lapangan sudah diminta mengambil langkah cepat,” kata Hanif.

Pemerintah memastikan kajian terhadap seluruh aktivitas usaha di Batang Toru bukan hanya untuk mengungkap penyebab banjir, tetapi juga untuk memperbaiki tata kelola DAS di masa mendatang. KLH juga melakukan kajian serupa di Aceh dan Sumatra Barat yang turut mengalami bencana hidrometeorologi besar dalam beberapa hari terakhir.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/12/2025). Rupiah dibuka diposisi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 37,50 poin atau 0,23 persen dibanding penutupan yang berada di level Rp 16.648 per dolar AS. Di saat yang sama indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,88. Sementara itu, nilai tukar negara Asia […]

  • Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,22 triliun. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima di berbagai wilayah Indonesia. Penugasan ini diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga […]

  • BP Tapera Dorong Perluasan Pembiayaan Perumahan bagi Pekerja Nonformal

    BP Tapera Dorong Perluasan Pembiayaan Perumahan bagi Pekerja Nonformal

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus memperluas akses pembiayaan rumah bagi pekerja nonformal atau pekerja dengan penghasilan tidak tetap. Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera, Doddy Bursman, menegaskan bahwa segmen pekerja non-fix income memiliki potensi besar tetapi masih belum tersentuh optimal. Saat ini, […]

  • BGN Pecat Kepala SPPG di Lampung Timur yang Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak

    BGN Pecat Kepala SPPG di Lampung Timur yang Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Kesuma, Kabupaten Lampung Timur, setelah yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus pencabulan terhadap anak. Keputusan tersebut diambil setelah BGN menerima laporan resmi mengenai dugaan tindak pidana tersebut. BGN juga memastikan bahwa terduga pelaku telah diamankan aparat kepolisian untuk menjalani proses hukum […]

  • Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (30/10/2025). Rupiah dibuka Rp 16.602 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,09% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.617 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang menjadi mata uang […]

  • Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

    Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka tersebut menurun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 7,46 juta orang. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, dari total 155,27 juta angkatan kerja, sebanyak 147,91 juta orang telah bekerja, sementara sisanya belum terserap pasar tenaga kerja. “Angkatan […]

expand_less