Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Rebound! Kurs Menguat ke Level Rp18.070

Rupiah Rebound! Kurs Menguat ke Level Rp18.070

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah akhirnya mereda. Pada pembukaan perdagangan Rabu (15/7/2026), mata uang Indonesia bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan terjadi seiring pelemahan indeks dolar AS.

Mengutip Antara, kurs rupiah menguat 21 poin atau 0,12 persen menjadi Rp18.070 per dolar AS. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.091 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau berada dalam tekanan. Dolar AS melemah 0,12 persen ke posisi 100,797, melanjutkan koreksi pada hari sebelumnya ketika indeks dolar AS jatuh 0,31 persen.

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi dinamika dolar AS di pasar global yang tengah mengalami pelemahan.

Indeks dolar AS melemah setelah pengumuman inflasi tahunan AS turun menjadi 3,5% pada Juni 2026. Angka tersebut menandai penurunan pertama dalam empat bulan terakhir, lebih rendah dibandingkan posisi Mei 2026 yang sebesar 4,2%, serta berada di bawah proyeksi konsensus sebesar 3,8%.

Secara rinci, indeks energi masih mencatat kenaikan tahunan sebesar 15,7%, sementara harga makanan naik 3,0%. Namun secara bulanan, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS mencatat deflasi 0,4%. Realisasi tersebut lebih dalam dibandingkan ekspektasi deflasi 0,1%.

Deflasi bulanan ini menjadi yang pertama sejak Mei 2020. Penurunan tersebut juga menjadi kontraksi bulanan terbesar sejak April 2020, atau pada masa awal pandemi Covid-19.

Data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membuat ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) ikut mereda.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada Juli turun menjadi 16%, dari 42% pada Senin. Meski begitu, peluang kenaikan suku bunga pada tahun ini masih cukup besar, yakni 80%, turun dari 89% pada Senin.

Melemahnya dolar AS di pasar global pada akhirnya membuka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

    Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak kerap menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, terutama terkait peluang kesembuhan dan lamanya pengobatan yang harus dijalani. Sejumlah studi medis menunjukkan bahwa epilepsi tidak selalu bersifat permanen, namun peluang sembuh bergantung pada jenis, penyebab, dan respons terhadap terapi. Menurut World Health Organization (WHO), epilepsi merupakan salah satu gangguan neurologis paling umum […]

  • Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

    Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menunjukkan keperkasaannya. Setelah mengalami penguatan sebelumnya, kini mata uang Indonesia kembali melanjutkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.718 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 26 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level […]

  • TNI AL Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Ilegal di PIK 2, Diduga Akan Diekspor

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Ilegal di PIK 2, Diduga Akan Diekspor

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggagalkan penyelundupan 16 ton pasir timah ilegal di kawasan pergudangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten. Wakil Komandan Kodaeral III, Dian Suryansyah, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen terkait pengiriman pasir timah dari Tanjung Balai, Karimun menuju Jakarta menggunakan dua truk. “Pergerakan […]

  • Zulhas Minta Bulog Lepas Stok Jagung untuk Tekan Harga Pakan Ternak

    Zulhas Minta Bulog Lepas Stok Jagung untuk Tekan Harga Pakan Ternak

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Perum Bulog segera melepas cadangan jagung pemerintah guna menstabilkan harga pakan ternak yang tengah meningkat. Permintaan itu disampaikan Zulhas saat meninjau harga dan pasokan pangan di Pasar Palmerah, Rabu, 13 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia bahkan langsung menghubungi Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, untuk […]

  • OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 T 2026

    OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 T 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal Indonesia mencapai Rp250 triliun pada tahun 2026. Target tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026). Friderica menekankan, pencapaian target penghimpunan dana di pasar […]

  • Kabut Asap Melanda Jambi, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Naik

    Kabut Asap Melanda Jambi, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Naik

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Kamis (27/8/2026) relatif stabil. Namun, beberapa komoditas mengalami perubahan harga, terutama cabai dan daging ayam broiler. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga daging ayam broiler tercatat Rp42.000 per kilogram. Harga tersebut turun 2,33 persen dibandingkan sebelumnya. Penurunan juga terjadi […]

expand_less