Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bea Cukai Pecat 27 Pegawai Terlibat Fraud

Bea Cukai Pecat 27 Pegawai Terlibat Fraud

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memecat 27 pegawai sepanjang 2024 karena terbukti terlibat praktik fraud dan pelanggaran disiplin berat. Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya pembenahan internal sekaligus penguatan integritas sumber daya manusia di lingkungan Bea Cukai.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen menindak setiap pelanggaran tanpa pandang bulu. Menurut dia, penegakan disiplin menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan publik.

“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti secara tegas setiap pelanggaran disiplin sebagai bagian dari penguatan kualitas dan integritas SDM Bea Cukai,” ujar Nirwala dalam keterangan resmi, Selasa (30/12/2025).

Tak hanya pada 2024, DJBC juga tengah memproses penjatuhan hukuman terhadap 33 pegawai lainnya pada 2025 yang diduga terlibat kasus serupa. Saat ini, seluruh proses penegakan disiplin tersebut masih berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di tengah upaya bersih-bersih internal, Bea Cukai juga dibebani target penerimaan negara yang lebih tinggi pada 2026, yakni Rp336 triliun. Untuk mencapai target tersebut, DJBC menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam penelitian nilai pabean dan klasifikasi barang, hingga modernisasi laboratorium dan peningkatan kompetensi aparatur.

Selain itu, penguatan operasi penindakan secara serentak dan terpadu di seluruh wilayah pengawasan turut menjadi fokus utama guna menekan praktik ilegal dan kebocoran penerimaan negara.

Dari sisi kinerja, penerimaan Bea Cukai hingga November 2025 tercatat mencapai Rp269,4 triliun, tumbuh 4,5 persen secara tahunan (year on year). Capaian tersebut setara dengan 89,3 persen dari target APBN 2025.

Rinciannya, penerimaan bea masuk tercatat sebesar Rp44,9 triliun atau turun 5,8 persen, sementara bea keluar mencapai Rp26,3 triliun atau melonjak 52,2 persen, terutama didorong kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) di pasar global.

Adapun penerimaan dari sektor cukai mencapai Rp198,2 triliun atau tumbuh 2,8 persen, meskipun industri rokok, khususnya golongan I, mengalami penurunan produksi.

“Capaian ini menunjukkan ketahanan penerimaan di tengah dinamika ekonomi dan industri,” kata Nirwala

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Jambi Usulkan Tambahan 50.000 Jaringan Gas Rumah Tangga pada 2026

    Pemkot Jambi Usulkan Tambahan 50.000 Jaringan Gas Rumah Tangga pada 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi kembali mengusulkan perluasan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) kepada pemerintah pusat. Pada 2026, Pemkot Jambi mengajukan tambahan sekitar 50.000 sambungan rumah (SR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat. Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Jambi, saat melakukan audiensi […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil menjelang akhir Februari 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 22 Februari 2026, mayoritas komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga signifikan. Komoditas beras masih berada pada kisaran harga normal. Beras Belido tercatat Rp […]

  • Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

    Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencairan lapisan es di Antartika kembali memunculkan kekhawatiran baru terkait krisis iklim global. Penelitian terbaru mengungkap bahwa penyusutan es di Antartika Barat justru dapat melemahkan kemampuan Samudra Selatan dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Studi yang dimuat dalam jurnal Nature Geoscience menunjukkan bahwa pada periode hangat di masa lalu, meningkatnya jumlah gunung es […]

  • Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memberitahu bahwa tahun depan tidak ada insentif untuk mobil listrik. Meski demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin pemerintah memiliki solusi terbaik. Alasan pemerintah tidak lagi memberikan insentif untuk mobil listrik adalah karena saat ini sudah banyak mobil listrik yang dirakit secara lokal. Selain itu, banyak juga mobil listrik yang harganya […]

  • Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali Kapal AS dan Israel

    Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali Kapal AS dan Israel

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi negara-negara dunia. Namun, jalur strategis tersebut tidak diperbolehkan dilintasi kapal milik Amerika Serikat, Israel, serta sekutu keduanya. Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Mesir, Ayman Mohyeldin, seperti dikutip media internasional. “Selat Hormuz sebenarnya terbuka. […]

  • Militan Houthi Ikut Perang, Harga Minyak Global Melonjak

    Militan Houthi Ikut Perang, Harga Minyak Global Melonjak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Harga minyak dunia menguat setelah militan Houthi yang didukung Iran ikut terlibat dalam perang Timur Tengah. Keterlibatan Houthi tersebut memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (30/3/2026) dilansir Bisnis, harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Mei naik 3,2% menjadi US$116,12 per barel. Sementara itu, harga minyak jenis West Texas […]

expand_less