Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak kerap menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, terutama terkait peluang kesembuhan dan lamanya pengobatan yang harus dijalani. Sejumlah studi medis menunjukkan bahwa epilepsi tidak selalu bersifat permanen, namun peluang sembuh bergantung pada jenis, penyebab, dan respons terhadap terapi.

Menurut World Health Organization (WHO), epilepsi merupakan salah satu gangguan neurologis paling umum di dunia, dengan sekitar 50 juta penderita secara global. Sebagian besar kasus terjadi di negara berkembang, termasuk anak-anak.

Secara medis, epilepsi didefinisikan sebagai kondisi kejang berulang akibat gangguan aktivitas listrik di otak. Diagnosis ditegakkan jika seseorang mengalami kejang lebih dari satu kali tanpa pemicu yang jelas.

Dokter spesialis saraf menjelaskan bahwa pada anak, epilepsi memiliki spektrum yang luas. Beberapa jenis epilepsi, seperti epilepsi ringan pada masa kanak-kanak, memiliki peluang besar untuk remisi atau berhenti seiring pertumbuhan.

Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan, sekitar 60–70 persen anak dengan epilepsi dapat mencapai kontrol kejang yang baik dengan obat antiepilepsi. Bahkan, sebagian di antaranya dapat berhenti minum obat setelah beberapa tahun tanpa kejang.

Namun, tidak semua kasus memiliki prognosis yang sama. Epilepsi yang disebabkan oleh kelainan struktur otak, cedera berat, atau gangguan genetik cenderung membutuhkan pengobatan jangka panjang.

“Tujuan utama terapi adalah mengendalikan kejang dan meningkatkan kualitas hidup pasien, bukan semata-mata menyembuhkan,” ujar seorang neurolog dalam publikasi medis.

Pemeriksaan penunjang seperti elektroensefalografi (EEG) dan pencitraan otak, termasuk MRI, digunakan untuk menentukan jenis epilepsi dan strategi pengobatan yang tepat.

Selain terapi obat, pendekatan lain seperti diet ketogenik hingga tindakan bedah dapat dipertimbangkan pada kasus tertentu yang tidak merespons pengobatan standar.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak menghentikan pengobatan tanpa konsultasi dokter. Penghentian obat secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko kejang berulang yang lebih berat.

Para ahli juga menekankan pentingnya edukasi bagi orang tua untuk memahami kondisi anak. Dukungan keluarga dan kepatuhan terhadap pengobatan dinilai menjadi faktor kunci dalam keberhasilan terapi. Dengan penanganan yang tepat, banyak anak dengan epilepsi tetap dapat bersekolah, bermain, dan menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Pelatih Baru Timnas Indonesia Pekan Depan, Siapanya?

    Kabar Pelatih Baru Timnas Indonesia Pekan Depan, Siapanya?

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji mengungkapkan dalam waktu dekat akan ada kabar mengenai siapa yang akan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia. Posisi pelatih Timnas Indonesia memang masih lowong sampai saat ini. Sosok terakhir yang mengisi posisi panas tersebut adalah Patrick Kluivert. Patrick Kluivert dan PSSI resmi berpisah pada Oktober lalu. Tidak lama setelah […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Jambi Turun

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Jambi Turun

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami penurunan pada Kamis (16/7/2026). Penurunan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, sementara sebagian besar kebutuhan pokok lainnya masih bertahan pada level harga yang stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar turun 16,67 persen menjadi […]

  • Inilah Tema Natal Nasional 2025 dari PGI-KWI Lengkap Makna dan Pesannya

    Inilah Tema Natal Nasional 2025 dari PGI-KWI Lengkap Makna dan Pesannya

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) resmi menetapkan Tema Natal Nasional 2025, yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Tema ini diambil dari Matius 1:21–24 dan menjadi pedoman gereja-gereja di seluruh Indonesia dalam merayakan Natal tahun 2025. Tema Natal Nasional setiap tahun disusun dengan mempertimbangkan situasi sosial, kemanusiaan, dan kehidupan […]

  • Desil BPS Jadi Sorotan: Benarkah Pengeluaran Rp3 Juta Sudah Masuk 10 Persen Terkaya?

    Desil BPS Jadi Sorotan: Benarkah Pengeluaran Rp3 Juta Sudah Masuk 10 Persen Terkaya?

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angka desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kembali menjadi perbincangan. Narasi bahwa seseorang dengan pengeluaran Rp3 juta per bulan sudah masuk kelompok 10 persen terkaya Indonesia bahkan ikut beredar di ruang publik. Namun, klaim tersebut perlu dibaca dengan hati-hati. Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan desil bukan ukuran kekayaan absolut dan […]

  • Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

    Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Operasi gabungan TNI di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengungkap temuan mengejutkan. Bandara milik perusahaan yang pernah diresmikan pada era Presiden Joko Widodo itu ternyata beroperasi tanpa pengawasan otoritas negara selama enam tahun. Dalam temuan di lapangan, tidak ada petugas Bea Cukai, Imigrasi, maupun AirNav yang bekerja di bandara tersebut. […]

  • OJK Perkuat Keuangan Berkelanjutan dan Pasar Karbon, Dorong Transisi Ekonomi Rendah Karbon

    OJK Perkuat Keuangan Berkelanjutan dan Pasar Karbon, Dorong Transisi Ekonomi Rendah Karbon

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor jasa keuangan dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui penguatan keuangan berkelanjutan dan implementasi nilai ekonomi karbon. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, saat menghadiri rangkaian London Climate Action Week (LCAW) 2026 yang berlangsung pada 22–25 Juni 2026 di […]

expand_less