5 Pantangan Setelah Pasang Ring Jantung, Penting untuk Cegah Serangan Berulang
- account_circle say say
- calendar_month 2 menit yang lalu

Makanan berlemak harus di hindari bagi penderita jantung dan yang baru memasang ring jantung.
JAMBISNIS.COM – Pasien yang telah menjalani prosedur pemasangan ring jantung perlu memperhatikan sejumlah pantangan selama masa pemulihan. Hal ini penting guna menjaga kondisi jantung tetap stabil sekaligus mencegah risiko serangan jantung berulang.
Pemasangan ring jantung atau stent merupakan prosedur medis yang efektif untuk mengatasi penyumbatan pada pembuluh darah koroner. Meski demikian, tindakan ini tidak sepenuhnya menghilangkan risiko penyakit jantung di kemudian hari.
Oleh karena itu, pasien tetap dianjurkan menerapkan pola hidup sehat serta menghindari sejumlah aktivitas yang dapat membebani kerja jantung.
Hindari Makanan Tinggi Lemak
Salah satu pantangan utama setelah pemasangan ring jantung adalah mengonsumsi makanan tinggi lemak, terutama lemak jenuh seperti mentega, krim, daging merah, dan kulit unggas.
Jenis makanan tersebut berpotensi memicu penumpukan plak kembali pada pembuluh darah, yang dapat meningkatkan risiko penyumbatan ulang.
Tunda Aktivitas Fisik Berat
Pasien juga disarankan menghindari aktivitas fisik berat, termasuk olahraga intensitas tinggi. Aktivitas tersebut dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung secara signifikan.
Sebagai gantinya, pasien dapat memulai aktivitas ringan seperti berjalan kaki, kemudian meningkatkannya secara bertahap sesuai kondisi tubuh.
Batasi Aktivitas Seksual Sementara
Aktivitas seksual juga sebaiknya ditunda selama beberapa minggu setelah prosedur. Hal ini karena aktivitas tersebut dapat memicu peningkatan detak jantung dan tekanan darah.
Umumnya, pasien diperbolehkan kembali beraktivitas jika sudah mampu melakukan kegiatan fisik ringan hingga sedang tanpa keluhan.
Perhatikan Aktivitas Mengemudi
Mengemudi kendaraan juga termasuk aktivitas yang perlu dibatasi. Pasien umumnya dapat kembali mengemudi setelah sekitar satu minggu, namun tetap perlu memastikan kondisi jantung sudah stabil melalui konsultasi dengan dokter.
Stop Kebiasaan Merokok
Merokok menjadi salah satu faktor risiko terbesar yang harus dihindari. Kebiasaan ini dapat memicu terbentuknya sumbatan baru pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung berulang.
Sebagian besar pantangan tersebut bersifat sementara dan dapat dilonggarkan setelah pasien dinyatakan pulih oleh dokter. Oleh karena itu, penting untuk menjalani kontrol rutin guna memantau kondisi jantung
- Penulis: say say


