Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Namun, industri kopi nasional kini menghadapi tantangan serius akibat volatilitas harga global, perubahan iklim, serta pengetatan regulasi internasional yang terus berkembang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada petani hingga eksportir kopi di Tanah Air.

Di tengah tekanan tersebut, Louis Dreyfus Company (LDC) menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas rantai pasok kopi Indonesia sekaligus memperkuat daya saing di pasar global. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di Indonesia, LDC mengembangkan rantai pasok terintegrasi mulai dari pengadaan, pengolahan, penyimpanan, hingga ekspor kopi.

Country Head of Indonesia Louis Dreyfus Company, Rajat Dutt, menyampaikan bahwa integrasi rantai pasok memberikan visibilitas dan ketertelusuran (traceability) yang penting, terutama saat harga kopi bergejolak dan terjadi gangguan logistik global.

“Integrasi ini memberi kami visibilitas dan ketertelusuran di sepanjang rantai pasok, yang sangat penting selama masa volatilitas harga dan gangguan logistik,” ujar Rajat, Rabu (14/1/2026).

Selain manajemen risiko, LDC juga memperkuat infrastruktur dengan membangun fasilitas gudang kopi baru di Lampung. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyimpanan, menjaga kualitas kopi, serta memastikan kelancaran pasokan untuk kebutuhan ekspor.

Pengolahan dan penyimpanan di dalam negeri memungkinkan kualitas kopi Indonesia terjaga, sekaligus memenuhi tuntutan traceability yang semakin ketat di pasar internasional.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, LDC bekerja langsung dengan lebih dari 10.000 petani kopi di Indonesia melalui program peningkatan kualitas produksi, konsistensi hasil panen, serta kinerja lingkungan.

Salah satu inisiatif unggulan adalah Stronger Coffee Initiative, yang mendorong peningkatan produktivitas petani sekaligus pemulihan ekosistem. Program ini mencakup restorasi lahan di Aceh, Sumatra Utara, dan Lampung dengan penanaman sekitar 628.000 pohon, serta pelatihan bagi lebih dari 18.000 petani dan anggota masyarakat.

Dalam upaya keberlanjutan, LDC juga melibatkan generasi muda dan pakar industri kopi untuk mempercepat penerapan praktik pertanian regeneratif dan climate-smart agriculture. Bersama mitra lokal, perusahaan menguji teknologi ramah lingkungan seperti biochar guna menurunkan emisi karbon, meningkatkan kesuburan tanah, dan efisiensi biaya.

Rajat menambahkan, digitalisasi rantai pasok dan pelatihan petani juga dilakukan untuk membantu memenuhi regulasi global, termasuk Regulasi Uni Eropa tentang Produk Bebas Deforestasi (EUDR).

Indonesia sendiri memiliki keunggulan kopi Arabika premium dari daerah seperti Gayo, Ijen, dan Kintamani, yang terus diminati pasar specialty global. Kolaborasi berkelanjutan antara petani, pemerintah, dan pelaku industri diharapkan mampu membangun sektor kopi Indonesia yang lebih tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Kembali Merosot: Segramnya Rp 25.400

    Harga Perak Antam Kembali Merosot: Segramnya Rp 25.400

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada Selasa (28/10/2025). Kali ini harganya mengutip dari laman Logam Mulia, merosot hingga Rp 800 ke level Rp 25.400 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Senin (27/10/2025) dibanderol Rp 26.200 per gram atau menurun Rp 150 dari perdagangan Sabtu (25/10/2025) sebesar Rp […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan ekosistem perumahan nasional saat ini berjalan sehat dan tidak dikuasai oleh satu pihak atau monopoli. Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari adanya kebebasan bagi para pelaku di sektor perumahan, baik pengembang, perbankan, maupun konsumen, untuk menentukan pilihan dalam proses pembiayaan maupun pembangunan rumah. “Ekosistem […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun Lagi

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun Lagi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami perubahan pada Selasa (11/8/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sejumlah komoditas pangan tercatat stabil. Namun, beberapa jenis cabai dan daging ayam broiler mengalami penurunan harga. Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai merah kecil yang turun 34,21 persen menjadi Rp25.000 […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Rawit Capai Rp50 Ribu per Kg

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Rawit Capai Rp50 Ribu per Kg

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Selasa, 13 Januari 2026. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, belum terlihat adanya lonjakan maupun penurunan signifikan pada mayoritas komoditas pangan. Untuk komoditas beras, beberapa jenis masih tercatat stabil. Beras Belido dijual dengan harga Rp15.000 […]

  • KPI Manfaatkan Teknologi Digital untuk Perkuat Keselamatan Operasional Kilang Migas

    KPI Manfaatkan Teknologi Digital untuk Perkuat Keselamatan Operasional Kilang Migas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), subholding dari PT Pertamina (Persero), terus memperkuat komitmennya dalam menjaga dan mengutamakan aspek keselamatan kerja di lingkungan kilang migas melalui berbagai inovasi berbasis teknologi digital. “Keselamatan kerja dalam operasional kilang merupakan salah satu aspek penting yang menjadi perhatian KPI. Kami menyadari bekerja di dunia migas termasuk kilang memiliki […]

  • Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

    Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren warna cat rumah terus berubah setiap tahun. Mengikuti perkembangan gaya hidup dan selera estetika masyarakat. Menjelang 2026, para desainer interior mulai mengungkap sejumlah warna yang diprediksi akan kehilangan popularitas dan perlahan ditinggalkan oleh pemilik rumah. Menurut sejumlah pakar desain dikutip dari Medcom, perubahan tren warna tak lepas dari pergeseran preferensi menuju nuansa […]

expand_less