Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Namun, industri kopi nasional kini menghadapi tantangan serius akibat volatilitas harga global, perubahan iklim, serta pengetatan regulasi internasional yang terus berkembang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada petani hingga eksportir kopi di Tanah Air.

Di tengah tekanan tersebut, Louis Dreyfus Company (LDC) menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas rantai pasok kopi Indonesia sekaligus memperkuat daya saing di pasar global. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di Indonesia, LDC mengembangkan rantai pasok terintegrasi mulai dari pengadaan, pengolahan, penyimpanan, hingga ekspor kopi.

Country Head of Indonesia Louis Dreyfus Company, Rajat Dutt, menyampaikan bahwa integrasi rantai pasok memberikan visibilitas dan ketertelusuran (traceability) yang penting, terutama saat harga kopi bergejolak dan terjadi gangguan logistik global.

“Integrasi ini memberi kami visibilitas dan ketertelusuran di sepanjang rantai pasok, yang sangat penting selama masa volatilitas harga dan gangguan logistik,” ujar Rajat, Rabu (14/1/2026).

Selain manajemen risiko, LDC juga memperkuat infrastruktur dengan membangun fasilitas gudang kopi baru di Lampung. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyimpanan, menjaga kualitas kopi, serta memastikan kelancaran pasokan untuk kebutuhan ekspor.

Pengolahan dan penyimpanan di dalam negeri memungkinkan kualitas kopi Indonesia terjaga, sekaligus memenuhi tuntutan traceability yang semakin ketat di pasar internasional.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, LDC bekerja langsung dengan lebih dari 10.000 petani kopi di Indonesia melalui program peningkatan kualitas produksi, konsistensi hasil panen, serta kinerja lingkungan.

Salah satu inisiatif unggulan adalah Stronger Coffee Initiative, yang mendorong peningkatan produktivitas petani sekaligus pemulihan ekosistem. Program ini mencakup restorasi lahan di Aceh, Sumatra Utara, dan Lampung dengan penanaman sekitar 628.000 pohon, serta pelatihan bagi lebih dari 18.000 petani dan anggota masyarakat.

Dalam upaya keberlanjutan, LDC juga melibatkan generasi muda dan pakar industri kopi untuk mempercepat penerapan praktik pertanian regeneratif dan climate-smart agriculture. Bersama mitra lokal, perusahaan menguji teknologi ramah lingkungan seperti biochar guna menurunkan emisi karbon, meningkatkan kesuburan tanah, dan efisiensi biaya.

Rajat menambahkan, digitalisasi rantai pasok dan pelatihan petani juga dilakukan untuk membantu memenuhi regulasi global, termasuk Regulasi Uni Eropa tentang Produk Bebas Deforestasi (EUDR).

Indonesia sendiri memiliki keunggulan kopi Arabika premium dari daerah seperti Gayo, Ijen, dan Kintamani, yang terus diminati pasar specialty global. Kolaborasi berkelanjutan antara petani, pemerintah, dan pelaku industri diharapkan mampu membangun sektor kopi Indonesia yang lebih tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali menguat hingga menembus level baru pada Senin, 26 Januari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam menanjak Rp 1.350 ke level Rp 65.600 per gram. Angka ini merupakan level baru dengan melampaui Rp 65.000 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (24/1/2026) naik drastis […]

  • Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada Rabu (22/4/2026) pagi melemah 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.156 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.143 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah masih dibayangi potensi negosiasi antara AS dengan Iran. “Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah meningkat […]

  • Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

    Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak kerap menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, terutama terkait peluang kesembuhan dan lamanya pengobatan yang harus dijalani. Sejumlah studi medis menunjukkan bahwa epilepsi tidak selalu bersifat permanen, namun peluang sembuh bergantung pada jenis, penyebab, dan respons terhadap terapi. Menurut World Health Organization (WHO), epilepsi merupakan salah satu gangguan neurologis paling umum […]

  • Pemerintah Serap Rp25 Triliun dari Lelang SUN Pekan Ini

    Pemerintah Serap Rp25 Triliun dari Lelang SUN Pekan Ini

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menyerap dana senilai Rp25 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) pada 2 Desember 2025. Dikutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penerimaan masuk yang tercatat pada lelang kali ini mencapai Rp69,64 triliun. Serapan terbesar berasal dari seri FR0106 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar […]

  • Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

    Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menegaskan komitmennya terhadap transformasi hijau dengan menargetkan penurunan emisi karbon hingga 4.000 ton CO₂e. Target tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap agenda Net Zero Emission Pemerintah Indonesia. Memasuki tahun keempat perjalanan bisnisnya, InJourney […]

  • Emas Antam Terjun Bebas, Cek Harga Terbaru Disini

    Emas Antam Terjun Bebas, Cek Harga Terbaru Disini

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok hari ini. Dari semula Rp3.027.000, kini menjadi Rp2.844.000 per gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, Selasa (3/2/2026), harga emas Antam anjlok Rp183.000. Sepanjang 2026, harga emas Antam masih melonjak 14%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp 2.488.000 per gram. Sementara harga beli kembali […]

expand_less