Rupiah Dibuka Loyo! Sentuh Rp17.386 per Dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah kembali bergerak di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). Kini menjadi menjadi Rp17.386 per dolar AS.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bergerak di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). Mata uang Garuda tercatat melemah tipis di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan global.
Pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah turun 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.386 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.382 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi seiring pelaku pasar yang masih mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed. Selain itu, penguatan dolar AS di pasar global turut memberikan tekanan terhadap mayoritas mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.
Analis menilai pergerakan rupiah saat ini masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama terkait ekspektasi suku bunga tinggi AS yang bertahan lebih lama. Kondisi tersebut membuat investor cenderung menempatkan dana pada aset berbasis dolar AS yang dianggap lebih aman.
Meski demikian, pelemahan rupiah dinilai masih relatif terbatas. Stabilitas ekonomi domestik dan langkah intervensi Bank Indonesia diperkirakan mampu menjaga fluktuasi nilai tukar agar tidak bergerak terlalu dalam.
Pelaku pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi global dan domestik yang diperkirakan akan mempengaruhi arah pergerakan rupiah dalam beberapa hari ke depan.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua
