Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga ke 4,35 Persen, Inflasi Masih Tinggi akibat Konflik Global

Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga ke 4,35 Persen, Inflasi Masih Tinggi akibat Konflik Global

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Reserve Bank of Australia (RBA) kembali menaikkan suku bunga acuannya menjadi 4,35 persen. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap tekanan inflasi yang masih tinggi, dipicu kenaikan harga energi dan dampak konflik global. Langkah tersebut menandai kenaikan suku bunga ketiga secara berturut-turut, sekaligus mengembalikan level suku bunga seperti pada Desember 2024.

Mengutip laporan CNBC, mayoritas anggota dewan RBA mendukung kebijakan ini. Sebanyak delapan anggota memilih menaikkan suku bunga, sementara satu anggota lainnya memilih mempertahankan di level 4,1 persen.

RBA menyebut lonjakan inflasi terjadi sejak paruh kedua 2025, terutama akibat konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga bahan bakar dan komoditas global.

“Perkembangan di Timur Tengah berdampak pada inflasi. Harga bahan bakar yang lebih tinggi meningkatkan tekanan harga dan berpotensi menimbulkan efek lanjutan pada berbagai sektor,” tulis RBA dalam pernyataannya.

Bank sentral juga memperkirakan inflasi akan tetap berada di atas target 2–3 persen dalam beberapa waktu ke depan. Risiko inflasi dinilai masih tinggi seiring ketidakpastian global.

Ke depan, RBA memberi sinyal kemungkinan pengetatan kebijakan moneter lanjutan. Suku bunga diproyeksikan dapat mencapai 4,7 persen pada Desember 2026, lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya.

Selain itu, proyeksi inflasi direvisi naik menjadi 4,8 persen pada pertengahan 2026 dan sekitar 4 persen di akhir tahun. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Australia justru direvisi turun menjadi 1,3 persen dari sebelumnya 1,8 persen.

Data terbaru menunjukkan inflasi tahunan Australia mencapai 4,09 persen pada kuartal I 2026. Bahkan, pada Maret 2026, inflasi tercatat sebesar 4,6 persen, menjadi level tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir.

Meski demikian, ekonomi Australia masih menunjukkan ketahanan. Produk domestik bruto negara tersebut tercatat tumbuh 2,6 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025, menjadi laju tercepat dalam dua tahun.

RBA menegaskan bahwa ketidakpastian global, terutama terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah, masih menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi inflasi dan arah kebijakan moneter ke depan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Percepat Kemandirian Energi Nasional, Perkuat Produksi dan Transisi Menuju Energi Bersih

    Pertamina Percepat Kemandirian Energi Nasional, Perkuat Produksi dan Transisi Menuju Energi Bersih

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah tantangan ketergantungan impor energi dan perubahan global menuju ekonomi hijau, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya mempercepat terwujudnya kemandirian energi nasional melalui strategi bisnis yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah. Langkah ini menjadi bagian penting dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia berdaulat dalam pangan, energi, dan air. Komitmen […]

  • Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBINNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi rupiah bukan berada di tangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), melainkan sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Indonesia (BI). “Kalau redenominasi itu bukan wewenang Kementerian Keuangan. Nanti Gubernur Bank Sentral atau BI yang menyelenggarakannya,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jumat (14/11/2025). Pernyataan ini menegaskan posisi […]

  • Ketua MPR Ahmad Muzani: Wartawan Adalah Kata dan Mata Hati Rakyat

    Ketua MPR Ahmad Muzani: Wartawan Adalah Kata dan Mata Hati Rakyat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut wartawan memiliki peran penting sebagai kata dan mata hati rakyat yang menyuarakan pikiran serta pertanyaan masyarakat. Dalam acara Media Gathering Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), Muzani menegaskan bahwa wartawan bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis MPR dalam menjalankan fungsi kebangsaan dan kenegaraan. “Wartawan adalah kata dan […]

  • Wajah Ekonomi Jambi 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengangguran Turun, Tapi UMKM Masih Hadapi Tantangan Daya Beli

    Wajah Ekonomi Jambi 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengangguran Turun, Tapi UMKM Masih Hadapi Tantangan Daya Beli

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi memasuki 2026 dengan sejumlah indikator yang menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan ekonomi meningkat sepanjang 2025, pengangguran menurun, kemiskinan berkurang dan kualitas pembangunan manusia terus membaik. Namun, di tengah tren positif tersebut, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan. Kenaikan harga barang dan biaya operasional membuat pertumbuhan ekonomi belum tentu […]

  • Jangan Salah Beli, Ini Kisaran Harga Tanah dan Ruko di Berbagai Kawasan Jambi

    Jangan Salah Beli, Ini Kisaran Harga Tanah dan Ruko di Berbagai Kawasan Jambi

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga properti di Kota Jambi tidak terjadi secara merata. Perbedaan lokasi, akses jalan, aktivitas perdagangan, hingga perkembangan kawasan membuat harga tanah dan ruko dapat terpaut cukup jauh. Data listing Rumah123 yang diperbarui sepanjang 2026 menunjukkan harga tanah di Jambi berada pada kisaran Rp450.000 hingga Rp1,5 juta per meter persegi. Untuk Jambi Selatan […]

  • Pemerintah Nolkan Bea Masuk, Industri Petrokimia Didorong Bertahan dari Lonjakan Harga Plastik

    Pemerintah Nolkan Bea Masuk, Industri Petrokimia Didorong Bertahan dari Lonjakan Harga Plastik

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menghapus bea masuk impor liquefied petroleum gas (LPG) menjadi 0 persen selama enam bulan guna meredam tekanan biaya di sektor industri petrokimia. Kebijakan ini diambil di tengah lonjakan harga plastik global dan gangguan pasokan bahan baku. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi lintas kementerian dan […]

expand_less