Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tertekan Lagi, Dibuka Rp17.935 per Dolar AS

Rupiah Tertekan Lagi, Dibuka Rp17.935 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan. Setelah sempat menguat pada penutupan sebelumnya, mata uang Indonesia berbalik melemah saat mengawali perdagangan Jumat (7/8/2026).

Rupiah dibuka terdepresiasi sebesar 12 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.935 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini sekaligus mengakhiri tren penguatan yang terjadi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Mengutip Antara, posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan Kamis (6/8/2026) yang berada di level Rp17.923 per dolar AS. Namun, posisi rupiah masih di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri dan luar negeri.

“Untuk perdagangan (7/8) mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 17.920-Rp 17.970,” ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/8).

Ibrahim mengatakan, sentimen eksternal masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah. Penurunan harga energi mendorong investor menurunkan ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter lanjutan oleh Federal Reserve.

“Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September sekitar 55 persen, turun dari 67 persen dua hari sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, pelaku pasar juga masih menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat sebagai petunjuk arah kebijakan The Fed. Laporan ADP National Employment menunjukkan perekrutan tenaga kerja sektor swasta pada Juli melambat, sementara perhatian kini tertuju pada laporan nonfarm payrolls yang akan dirilis pada Jumat.

Dari dalam negeri, Ibrahim menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 yang mencapai 5,29 persen secara tahunan menjadi sentimen positif. Meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I, angka tersebut melampaui ekspektasi pasar sehingga pertumbuhan ekonomi semester I 2026 tercatat sebesar 5,45 persen.

Selain itu, perhatian pelaku pasar sepanjang Agustus tidak hanya tertuju pada hasil peninjauan indeks MSCI, tetapi juga pengumuman FTSE Russell pada periode 10–14 Agustus 2026.

“Status pembekuan (freeze) Indonesia diperkirakan menjadi salah satu katalis penting bagi pergerakan pasar saham dalam waktu dekat,” ujarnya.

Meski berbagai reformasi yang dilakukan regulator dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai sebagai perkembangan positif, hal tersebut belum menjamin perubahan sikap FTSE Russell maupun MSCI dalam waktu dekat. MSCI diperkirakan baru akan menyampaikan evaluasi lanjutan terhadap reformasi pasar modal Indonesia menjelang akhir Oktober 2026.

Adapun MSCI akan mengumumkan hasil peninjauan indeks kuartalan pada 13 Agustus 2026 waktu Indonesia, dengan perubahan yang mulai berlaku pada penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. Karena itu, arah kebijakan penyedia indeks global tersebut masih sulit diprediksi dan berpotensi menjadi sentimen yang membayangi pergerakan pasar.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Sebelum Beli! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini

    Cek Sebelum Beli! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dipasarkan melalui Pegadaian kompak berada di level tinggi pada perdagangan hari ini. Tiga produk logam mulia, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, sama-sama mempertahankan harga di atas Rp2,5 juta per gram, dengan emas Antam menjadi yang paling mahal. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (20/7/2026), emas Antam dibanderol Rp2.715.000 per gram. […]

  • Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 pada laga perdana Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan harus menyerah dari tim tuan rumah. […]

  • Danantara Pastikan Redenominasi Rupiah Tak Pengaruhi Investasi Nasional

    Danantara Pastikan Redenominasi Rupiah Tak Pengaruhi Investasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menilai rencana redenominasi rupiah tidak akan mempengaruhi iklim investasi di Indonesia. Pihaknya mengatakan, pemerintah telah melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan tersebut. Dony mengatakan, kebijakan pemerintah selalu melalui proses pertimbangan yang matang dan bertujuan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan demikian, para pelaku usaha tidak perlu merasa […]

  • Ini Mobil Listrik Termurah, Harganya Mulai Rp480 Jutaan

    Ini Mobil Listrik Termurah, Harganya Mulai Rp480 Jutaan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kia resmi mengumumkan harga untuk mobil listrik termurahnya, EV2 yang dipasarkan di Eropa. Model bertenaga baterai anyar ini, dibanderol mulai sekitar US$ 31 ribu atau setara Rp 480 jutaan. Sehingga menjadikan kendaraan listrik paling terjangkau dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut. Disitat dari Autoblog, Kamis (26/3/2026), kehadiran Kia EV2 menjadi langkah penting dalam […]

  • IHSG Rebound Kuat ke 8.122, Transaksi Tembus Rp28,7 Triliun

    IHSG Rebound Kuat ke 8.122, Transaksi Tembus Rp28,7 Triliun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup menguat pada perdagangan Selasa (3/2/2026), meski sempat dibuka di zona merah dan melemah tajam pada awal sesi. Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG ditutup naik 2,52 persen ke level 8.122, yang sekaligus menjadi level tertinggi sepanjang perdagangan hari ini. Sementara itu, level terendah IHSG sempat […]

  • KataRasa Hadir di Jambi Dengan Konsep Pendampingan Penulis

    KataRasa Hadir di Jambi Dengan Konsep Pendampingan Penulis

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Syarifah Lestari mengatakan Penerbit KataRasa hadir dengan konsep berbeda dibandingkan penerbit mayor maupun penerbit indie pada umumnya. Selain fokus pada pembaca muda, KataRasa juga mengedepankan sistem pendampingan bagi penulis. Menurutnya, sebelum menjadi penerbit, tim mereka lebih dulu bergerak dalam manajemen penerbitan bernama Karya Kata yang membantu penulisan, pelatihan, hingga pendampingan penerbitan buku. “Kalau […]

expand_less