Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Rupiah Menguat! Ini Daftar Kurs Dolar AS BCA, Mandiri, BRI dan BNI

Rupiah Menguat! Ini Daftar Kurs Dolar AS BCA, Mandiri, BRI dan BNI

  • account_circle darmanto
  • calendar_month 26 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah akhirnya bangkit. Setelah sempat tertekan hingga mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Indonesia kembali menguat pada perdagangan Rabu (23/9/2026).

Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.857 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 27 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.884 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat tipis 0,01 persen ke posisi 100,612.

Adapun kurs jual beli dolar AS di bank BCA, Bank Mandiri, hingga bank BRI dan BNI pada Rabu (23/9/2026) sebagai berikut:

Kurs Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk pada pukul 09.28 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.792, sedangkan harga jual berada di level Rp17.812 per dolar AS melalui e-rate.

Untuk transaksi TT Counter, BCA menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.670 dan harga jual Rp17.950.

Sementara berdasarkan bank notes, harga beli dan jual dolar AS masing-masing berada di level Rp17.670 dan Rp17.950.

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri Tbk menetapkan harga beli dolar AS untuk special rate sebesar Rp17.820, sementara harga jual berada di level Rp17.850 per dolar AS.

Untuk TT Counter, Bank Mandiri mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.650 dan harga jual Rp17.950 per dolar AS.

Sedangkan untuk transaksi bank notes, harga beli dolar AS ditetapkan sebesar Rp17.660 dan harga jual Rp17.960 per dolar AS.

Kurs Dolar AS di BRI

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.843 per dolar AS.

Sementara harga jual dolar AS berada di level Rp17.874 per dolar AS.

Kurs Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada pukul 09.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.813 dan harga jual Rp17.843 per dolar AS untuk transaksi special rates.

Kemudian, untuk TT Counter, BNI mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.670 dan harga jual Rp17.970.

Sementara untuk transaksi bank notes, harga beli dolar AS ditetapkan sebesar Rp17.740, sedangkan harga jual berada di level Rp18.040 per dolar AS.

Perlu dicatat, kurs dolar AS di masing-masing bank dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan kebijakan bank. Perbedaan metode transaksi juga membuat kurs jual dan beli yang berlaku tidak selalu sama.(*)

 

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

  • Penulis: darmanto
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Jadi Cuan, Bank Sampah Dayung Habibah Bikin Nasabah Mekaar Berdaya

    Sampah Jadi Cuan, Bank Sampah Dayung Habibah Bikin Nasabah Mekaar Berdaya

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sampah yang selama ini identik dengan barang tak bernilai, kini justru menjadi sumber tabungan dan membantu pembayaran angsuran. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi mendorong nasabah Mekaar Kelompok Bank Sampah Dayung Habibah di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, untuk mengubah sampah menjadi sumber ekonomi. Tak hanya membina pengelolaan bank sampah, PNM Jambi […]

  • Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank of Japan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0,75 persen dalam rapat kebijakan yang berakhir Selasa, 28 April 2026. Namun, keputusan tersebut tidak bulat. Tiga dari sembilan anggota dewan justru mengusulkan kenaikan suku bunga menjadi 1 persen. Perbedaan pandangan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama akibat konflik geopolitik di […]

  • Rupiah Dibuka Menguat, Balik Arah Zona Hijau

    Rupiah Dibuka Menguat, Balik Arah Zona Hijau

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan pergerakan positif. Pada perdagangan Kamis (16/4/2026), rupiah dibuka menguat di tengah dinamika pasar valuta asing global. Berdasarkan data terbaru dari Antara, rupiah menguat 2 poin atau 0,01 persen sehingga berada diposisi Rp17.141 per dolar AS. Posisi ini lebih baik dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada […]

  • Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam tak bergerak pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Emas Antam masih bertahan di level Rp 2.464.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga stabil di level Rp 2.324.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017 untuk semua […]

  • Rupiah Menguat di Awal Pekan, Tapi masih di Rp17.200-an

    Rupiah Menguat di Awal Pekan, Tapi masih di Rp17.200-an

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2026) pagi. Rupiah dibuka menguat sebesar 18 poin atau 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.229 per dolar AS. Performa positif ini terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang terpantau melemah […]

  • Zulhas Ungkap Penyebab Minyakita Mahal di Papua dan Maluku karena Distribusi

    Zulhas Ungkap Penyebab Minyakita Mahal di Papua dan Maluku karena Distribusi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut tingginya harga minyak goreng rakyat bermerek Minyakita di wilayah timur Indonesia disebabkan persoalan distribusi dan biaya transportasi. Pernyataan itu disampaikan Zulhas usai meninjau harga dan pasokan pangan di Pasar Palmerah, Rabu, 13 Mei 2026. Ia menilai disparitas harga masih terjadi antara wilayah barat dan timur Indonesia. […]

expand_less