Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Operasi gabungan TNI di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengungkap temuan mengejutkan. Bandara milik perusahaan yang pernah diresmikan pada era Presiden Joko Widodo itu ternyata beroperasi tanpa pengawasan otoritas negara selama enam tahun.

Dalam temuan di lapangan, tidak ada petugas Bea Cukai, Imigrasi, maupun AirNav yang bekerja di bandara tersebut. Padahal, selama enam tahun terakhir, bandara itu telah melayani penerbangan yang mengangkut pekerja, barang, hingga logistik industri nikel.

Temuan ini bermula ketika TNI menggelar latihan perebutan pangkalan udara di area IMIP. Latihan rutin tersebut justru membuka fakta bahwa bandara beroperasi di luar prosedur standar negara. Bahkan, laporan menyebut dandim setempat tidak memiliki akses bebas ke kawasan bandara.

Menanggapi temuan itu, Menteri Pertahanan Safri Samsudin menegaskan sikap pemerintah.

“Tidak boleh ada negara di dalam negara,” ujarnya dengan nada tegas.

Bandara IMIP dibangun dan memperoleh izin operasional pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun, sepanjang enam tahun berjalan, pengawasan negara tidak pernah hadir.

Tidak ada pemeriksaan Bea Cukai, tidak ada pencatatan pekerja asing oleh Imigrasi, serta tidak ada AirNav yang mengatur dan memantau lalu lintas udara. Situasi tersebut membuat kawasan itu tampak seperti wilayah eksklusif yang tidak tunduk pada sistem pengawasan nasional.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai apakah negara benar-benar tidak mengetahui operasi tersebut, atau justru membiarkan. Letak bandara yang berada tidak jauh dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI)—jalur strategis kapal selam dan armada negara-negara besar—menjadikan temuan ini sangat serius. Risiko yang muncul antara lain:

  • Keluar-masuknya barang tanpa pemeriksaan, termasuk mineral bernilai tinggi.
  • Masuknya pekerja asing tanpa pencatatan imigrasi.
  • Potensi masuknya peralatan sensitif seperti drone atau perangkat pengintai.
  • Titik buta pertahanan nasional di kawasan industri strategis.

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan tindakan tegas. TNI mengambil alih pengamanan, bandara akan dinormalisasi, dan seluruh otoritas negara diwajibkan hadir kembali.

Pesan keras disampaikan kepada korporasi dan pihak-pihak yang memanfaatkan kelengahan negara:

Indonesia tidak akan membiarkan “negara dalam negara” terjadi.

Temuan ini memunculkan pertanyaan baru mengenai kemungkinan adanya pelabuhan privat, gudang logistik, atau instalasi sensitif lain yang beroperasi tanpa pengawasan pemerintah. Morowali dinilai sebagai awal dari upaya lebih luas untuk memastikan negara kembali hadir dan menguasai seluruh titik strategisnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Dunia Naik, Sanksi AS ke Rusia Picu Kekhawatiran Pasokan

    Harga Minyak Dunia Naik, Sanksi AS ke Rusia Picu Kekhawatiran Pasokan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat, 25 Oktober 2025, melanjutkan kenaikan sebelumnya dan tetap berada di jalur penguatan mingguan. Kenaikan harga dipicu oleh sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia, yang menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan global. Mengutip CNBC, harga minyak Brent berjangka turun tipis 7 sen atau […]

  • OJK Gelar Apresiasi Media Massa 2025, Mahendra Siregar Puji Peran Pers Jaga Stabilitas Sektor Keuangan

    OJK Gelar Apresiasi Media Massa 2025, Mahendra Siregar Puji Peran Pers Jaga Stabilitas Sektor Keuangan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar Apresiasi Media Massa 2025 sebagai bentuk penghargaan kepada media yang dinilai berperan penting dalam menyampaikan informasi program dan kebijakan OJK kepada publik. Acara digelar di Jakarta, Selasa (2/12/2025), dan dihadiri pimpinan redaksi, redaktur, dan wartawan dari berbagai media nasional dan daerah. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar […]

  • Harga TBS Sawit Jambi Naik, Tembus Rp3.902/Kg untuk Usia Produktif

    Harga TBS Sawit Jambi Naik, Tembus Rp3.902/Kg untuk Usia Produktif

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi petani kelapa sawit di Jambi. Dinas Perkebunan Provinsi Jambi resmi menetapkan kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 3–9 April 2026. Dalam rapat penetapan harga, TBS sawit usia produktif 10–20 tahun tercatat naik sebesar Rp232,88 per kilogram, sehingga kini berada di level Rp3.902,66/kg. Kenaikan ini menjadi angin […]

  • Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) menolak keras rencana pemerintah menambah layer tarif cukai rokok yang tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan. Asosiasi yang menaungi perusahaan rokok kecil dan menengah itu menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan industri rokok legal dan justru menguntungkan peredaran rokok ilegal. Ketua Formasi, Heri Susianto, mengatakan penambahan layer tarif cukai […]

  • Ribuan Pabrik Pintar Canggih Beroperasi di China

    Ribuan Pabrik Pintar Canggih Beroperasi di China

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – China telah membangun lebih dari 7.000 pabrik pintar canggih dan kini menjadi basis aplikasi manufaktur cerdas terbesar di dunia. Data itu diumumkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China pada Kamis (27/11/2025). Dilansir Antara, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China Xin Guobin mengungkap data itu dalam pidatonya di Konferensi Manufaktur Cerdas Dunia (World […]

  • Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah tertekan lagi. Pada perdagangan pagi ini rupiah sentuh Rp16.928 per dolar AS. Hal ini akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang masih membayangi pasar keuangan global. Mengutip dari Antara, Jumat (27/3/2026), mata uang Indonesia bergerak melemah 14 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.928 per dolar AS dari penutupan sebelumnya, Kamis (26/3/2026), tercatat […]

expand_less