Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) menolak keras rencana pemerintah menambah layer tarif cukai rokok yang tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan. Asosiasi yang menaungi perusahaan rokok kecil dan menengah itu menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan industri rokok legal dan justru menguntungkan peredaran rokok ilegal.

Ketua Formasi, Heri Susianto, mengatakan penambahan layer tarif cukai tidak tepat dijadikan solusi untuk meningkatkan penerimaan negara. Menurutnya, kebijakan itu akan menekan kinerja pelaku usaha rokok legal yang selama ini patuh membayar pajak dan cukai.

“Penambahan layer cukai justru membuka ruang bagi pelaku rokok ilegal untuk masuk ke pasar legal. Akibatnya, industri rokok legal yang sudah ada harus menghadapi persaingan baru yang tidak sehat,” ujar Heri, Selasa (20/1/2026).

Heri menilai dampak paling besar akan dirasakan oleh pelaku sigaret kretek mesin (SKM) golongan II. Persaingan yang semakin ketat dinilai berpotensi menurunkan produksi dan penjualan rokok legal, sehingga penerimaan cukai secara keseluruhan justru bisa menurun.

Menurut Formasi, upaya meningkatkan penerimaan negara seharusnya dilakukan dengan memperkuat pemberantasan rokok ilegal, bukan dengan menambah lapisan tarif cukai baru. Jika peredaran rokok ilegal ditekan, kinerja industri rokok legal akan meningkat dan berdampak positif terhadap penerimaan cukai serta pajak pertambahan nilai (PPN).

“Kami melihat tidak ada keberpihakan kepada pelaku usaha yang taat hukum. Kebijakan ini justru menimbulkan ketidakpastian usaha karena arah kebijakan pemerintah berubah-ubah,” tegas Heri.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penambahan layer cukai rokok bertujuan menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan negara. Pemerintah berencana memberi ruang bagi rokok ilegal agar masuk ke skema legal dengan membayar pajak dan cukai.

Namun, Formasi menilai rencana tersebut tidak sejalan dengan amanat Undang-Undang Cukai Nomor 39 Tahun 2007, yang mengharuskan penetapan tarif cukai melibatkan asosiasi industri hasil tembakau. Kebijakan tersebut, menurut Formasi, tidak dapat ditetapkan secara sepihak.

Heri menegaskan, apabila pemerintah tetap menerbitkan aturan penambahan layer tarif cukai tanpa melibatkan asosiasi industri, Formasi siap menempuh langkah hukum untuk melindungi kepentingan pelaku industri rokok legal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Bahar Selatan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Dorong Akses Ekonomi Muaro Jambi

    Warga Bahar Selatan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Dorong Akses Ekonomi Muaro Jambi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Semangat gotong royong warga di wilayah Bahar Selatan menuju Bahar Tengah, Kabupaten Muaro Jambi, patut diacungi jempol. Sabtu (25/10/2025), mereka kompak turun tangan memperbaiki jalan rusak secara swadaya dengan cara patungan dana dan tenaga. Kegiatan ini digagas oleh Paguyuban Busurpitu yang diketuai Budiantoro, bersama para pemuda serta aparat Desa Bukit Subur. Warga bergotong […]

  • Mentan Amran Sulaiman Genjot Hilirisasi Kelapa, Target Devisa Rp1.200 Triliun

    Mentan Amran Sulaiman Genjot Hilirisasi Kelapa, Target Devisa Rp1.200 Triliun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya mempercepat program hilirisasi komoditas hortikultura, termasuk kelapa dalam. Ia menargetkan, ke depan tidak ada lagi ekspor kelapa dalam bentuk utuh atau gelondongan, melainkan sudah dalam bentuk produk olahan bernilai tinggi. Dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/10/2025), Amran menjelaskan bahwa hilirisasi kelapa dapat […]

  • Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali menyentuh rekor tertinggi. Hari ini emas Antam lebih mahal Rp29.000 menjadi Rp2.631.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dibanderol Rp 2.602.000 per gram. Adanya kenaikan harga tersebut membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik tinggi menjadi Rp2.484.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan […]

  • Lalai Tangani Krisis Iklim, Warga Jepang Gugat Pemerintah Pusat

    Lalai Tangani Krisis Iklim, Warga Jepang Gugat Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ratusan warga Jepang secara kolektif mengajukan gugatan terhadap pemerintah pusat pada Kamis (18/12/2025), menuntut ganti rugi atas kelalaian inkonstitusional dalam menangani perubahan iklim. Gugatan ini menjadi kasus pertama di Jepang yang secara langsung menuntut ganti rugi dari negara atas kegagalan kebijakan iklim. Gugatan penting ini mengkritik keras perjuangan Jepang yang dianggap tidak memadai, […]

  • SLCN BMKG 2026 Dorong Nelayan Tanjab Barat Lebih Aman Melaut dan Efisien Menangkap Ikan

    SLCN BMKG 2026 Dorong Nelayan Tanjab Barat Lebih Aman Melaut dan Efisien Menangkap Ikan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) yang diselenggarakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas nelayan dalam memanfaatkan informasi cuaca untuk mendukung keselamatan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan. Program bertema “Dengan SLCN, Nelayan Hebat, Selamat, dan Sejahtera” tersebut resmi dibuka Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., […]

  • RI–Korea Selatan Teken MoU Rp173 Triliun, Perkuat Investasi Energi hingga Industri

    RI–Korea Selatan Teken MoU Rp173 Triliun, Perkuat Investasi Energi hingga Industri

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan menghasilkan komitmen investasi besar senilai Rp 173 triliun. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha kedua negara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, nilai kerja sama tersebut setara dengan 10,2 miliar dolar AS. Penandatanganan dilakukan dalam forum “Indonesia–Korea Partnership […]

expand_less