Selasa, 8 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tekanan Belum Reda, Dolar AS Tembus Rp17.645

Tekanan Belum Reda, Dolar AS Tembus Rp17.645

  • account_circle -
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (8/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda.

Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.645 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.640 per dolar AS.

Menariknya, tekanan terhadap rupiah terjadi ketika indeks dolar AS justru bergerak melemah.

Indeks dolar AS tercatat turun cukup dalam sebesar 0,39 persen ke posisi 98,789. Kondisi tersebut menunjukkan penguatan dolar terhadap rupiah tidak sepenuhnya sejalan dengan pergerakan indeks dolar AS secara keseluruhan.

Rupiah masih bergerak terbatas dan belum mampu memanfaatkan dorongan positif dari pelemahan dolar AS di pasar global. Pelaku pasar tengah menantikan data inflasi AS yang akan dirilis pada Jumat pekan ini.

Data tersebut menjadi rangkaian indikator ekonomi penting terakhir sebelum bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menggelar FOMC pada 15-16 September.

Setelah laporan tenaga kerja AS pada Jumat lalu lebih kuat dibandingkan perkiraan, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 60 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini.

Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga The Fed dan kembali mengangkat dolar AS. Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah.

Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat mengurangi ekspektasi pengetatan moneter AS, menekan dolar, dan membuka ruang penguatan bagi mata uang Garuda.

Pasar juga mencermati ketegangan geopolitik di kawasan Teluk setelah Iran mengancam akan membalas setiap serangan baru AS terhadap asetnya. Iran turut memperingatkan bahwa infrastruktur energi di kawasan Teluk, termasuk kepentingan minyak dan gas AS, berada dalam posisi rentan.

Ketegangan tersebut membuat harga minyak bertahan di sekitar level tertinggi dalam enam pekan. Harga minyak Brent bahkan berada di atas US$97 per barel.

Kenaikan harga minyak berpotensi memperbesar tekanan inflasi global dan mempengaruhi arah kebijakan The Fed. Bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak, harga energi yang tinggi juga dapat meningkatkan kebutuhan valuta asing untuk impor dan membatasi ruang penguatan rupiah.

Rupiah sejatinya mendapat penopang dari kenaikan cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 sebesar US$146,5 miliar, meningkat dari US$145,3 miliar pada akhir Juli.

Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa yang memadai dapat mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus memperkuat ruang BI dalam menjaga stabilitas rupiah.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Turun Lagi, Saatnya Koleksi Perak?

    Harga Perak Antam Turun Lagi, Saatnya Koleksi Perak?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam merosot pada perdagangan Jumat, (27/3/2026). Tekanan terhadap harga perak hari ini mengikuti harga emas Antam dan perak dunia. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp1.600. Dengan demikian, harga perak dibanderol Rp 44.100 dari perdagangan sebelumnya Rp 45.700. Antam memiliki perak batangan 250 gram, 500 gram dan […]

  • Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menutup perdagangan di zona merah. Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sehingga semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, mata uang Indonesia terkoreksi 27 poin atau sekitar 0,15 persen ke posisi Rp17.963 per dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan […]

  • Kebakaran Gedung Sarinah Thamrin, Api Muncul dari Dekorasi Fasad

    Kebakaran Gedung Sarinah Thamrin, Api Muncul dari Dekorasi Fasad

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manajemen PT Sarinah mengungkap kronologi kebakaran yang terjadi di Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu malam (28/12/2025). Insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak mengganggu operasional pusat perbelanjaan. Corporate Secretary Group Head PT Sarinah Tora Prabu Banua Pardede menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.08 WIB di area fasad luar gedung, […]

  • Menguat Tipis, Rupiah Menjadi Rp16.618 per Dolar AS Pagi Ini

    Menguat Tipis, Rupiah Menjadi Rp16.618 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (28/10/2025). Rupiah dibuka dilevel Rp16.618 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.621 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS mengalami depresiasi sebesar 0,11% menuju posisi 98,67. Pergerakan […]

  • Bocoran iPhone 18 Pro: Layar OLED LTPO+ Diklaim Lebih Hemat Daya

    Bocoran iPhone 18 Pro: Layar OLED LTPO+ Diklaim Lebih Hemat Daya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bocoran terbaru mengenai iPhone 18 Pro mulai menarik perhatian publik. Bukan soal desain atau peningkatan kamera, perangkat terbaru Apple ini dikabarkan akan membawa layar OLED LTPO+, teknologi yang diklaim mampu membuat daya tahan baterai lebih awet dalam penggunaan sehari-hari. Jika rumor ini benar, peningkatan layar pada iPhone 18 Pro bisa menjadi salah satu […]

  • Catatnya, Ini Harapan Menteri PKP Terhadap Pengembang di Daerah

    Catatnya, Ini Harapan Menteri PKP Terhadap Pengembang di Daerah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) terus mendorong tumbuhnya pengembang yang berkualitas di daerah untuk membuka lapangan pekerjaan. “Saya ingin terus menumbuhkan semakin banyak pengembang-pengembang yang berkualitas di daerah, supaya membuka lapangan pekerjaan,” ujar Ara dikutip dari Antara, Rabu (8/10/2025). Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah karena sudah menjalankan […]

expand_less