Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Desil BPS Jadi Sorotan: Benarkah Pengeluaran Rp3 Juta Sudah Masuk 10 Persen Terkaya?

Desil BPS Jadi Sorotan: Benarkah Pengeluaran Rp3 Juta Sudah Masuk 10 Persen Terkaya?

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Angka desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kembali menjadi perbincangan. Narasi bahwa seseorang dengan pengeluaran Rp3 juta per bulan sudah masuk kelompok 10 persen terkaya Indonesia bahkan ikut beredar di ruang publik.

Namun, klaim tersebut perlu dibaca dengan hati-hati. Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan desil bukan ukuran kekayaan absolut dan bukan pula batas nominal pengeluaran. Desil merupakan pemeringkatan relatif keluarga berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 berada di posisi relatif paling tinggi.

Artinya, Rp3 juta tidak otomatis membuat seseorang menjadi desil 10.

BPS menggunakan metode Proxy Means Test (PMT) untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan. Variabel yang diperhitungkan antara lain kondisi rumah, sumber air minum, energi memasak, kepemilikan aset, listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan dan disabilitas. Sejumlah data administrasi juga digunakan dalam penyusunan DTSEN.

Di sinilah persoalan muncul. PMT bukan pengukuran langsung terhadap pendapatan atau kekayaan. Ia merupakan model statistik yang memperkirakan posisi kesejahteraan dari karakteristik yang dapat diamati.

Metode itu memang mempunyai keunggulan ketika pendapatan masyarakat sulit diverifikasi. Tetapi ia juga memiliki kelemahan. Kondisi ekonomi keluarga bisa berubah lebih cepat daripada pembaruan data. Orang yang kehilangan pekerjaan, mengalami penurunan pendapatan atau menghadapi musibah belum tentu langsung tercermin dalam variabel yang digunakan model.

Kasus warga Kulon Progo, Timbul, menjadi contoh. Posisi desilnya sempat tercatat berubah dari desil 1 menjadi desil 9. Setelah BPS melakukan pengecekan dan pemutakhiran data, posisinya kemudian menjadi desil 3. BPS menyebut informasi lama belum mencerminkan kondisi terkini.

Untuk Jambi, data BPS menunjukkan rata-rata pengeluaran penduduk mencapai sekitar Rp1,48 juta per kapita per bulan berdasarkan Susenas Maret 2025. Angka itu membuat pengeluaran Rp3 juta per kapita terlihat jauh di atas rata-rata daerah, tetapi tetap tidak cukup untuk menyebut seseorang sebagai desil 10 DTSEN.

Gambaran ketimpangan Jambi juga relatif moderat. BPS mencatat Gini Ratio Jambi September 2025 sebesar 0,291, turun dari 0,301 pada Maret 2025. Kelompok 40 persen penduduk dengan pengeluaran terbawah menguasai 23,11 persen total pengeluaran.

Karena itu, kontroversi desil sebetulnya bukan semata soal angka Rp3 juta. Persoalan utamanya adalah cara membaca data.

Desil bukan daftar orang kaya. Bukan pula ukuran rekening bank. Ia adalah posisi relatif keluarga dalam sebuah model statistik. Ketika data dasar tidak mutakhir, hasil pemeringkatan pun dapat berubah.

BPS sendiri menyebut DTSEN terus diperbarui. Versi 3 pada Juli 2026 mencakup 290,13 juta individu dan 95,98 juta keluarga. Pembaruan dilakukan melalui data administrasi, survei, pengecekan lapangan serta partisipasi masyarakat.

Dengan demikian, menyebut “pengeluaran Rp3 juta berarti orang terkaya” terlalu menyederhanakan metodologi BPS. Yang lebih tepat: angka tersebut harus dilihat dalam konteks pengeluaran per kapita, ukuran rumah tangga, karakteristik sosial ekonomi, serta posisi relatifnya dalam keseluruhan populasi.

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Klaim JHT di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat, Simak Syarat dan Langkahnya

    Cara Klaim JHT di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat, Simak Syarat dan Langkahnya

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Program Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi salah satu manfaat yang paling banyak dimanfaatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur pencairan dana tersebut. Oleh karena itu, mengetahui lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat dan memahami tahapan pengajuan klaim menjadi hal penting agar proses berjalan lancar tanpa kendala. Bagi […]

  • 70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues akibat rusaknya bendungan dan tanggul desa telah merendam sekitar 70 hektare lahan pertanian warga. “Dampak material rusaknya fasilitas bendungan Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, terdampak 68 hektare lahan persawahan sehingga gagal panen,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBA Aceh Fadmi Ridwan […]

  • OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru. POJK terbaru ini untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan syariah nasional, yaitu POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, KSP Qodari dan Mentan Amran: Petani Kini Lebih Bahagia

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, KSP Qodari dan Mentan Amran: Petani Kini Lebih Bahagia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik datang bagi para petani di Indonesia. Pemerintah secara resmi menurunkan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen, sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan penurunan harga ini sudah berjalan di lapangan, salah satunya di Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. […]

  • PM Jepang Potong Gaji Demi Efisiensi, Mungkinkah Indonesia Meniru Langkah Takaichi?

    PM Jepang Potong Gaji Demi Efisiensi, Mungkinkah Indonesia Meniru Langkah Takaichi?

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, membuat gebrakan besar tak lama setelah menjabat. Ia berencana memotong gaji seluruh anggota kabinet, termasuk dirinya sendiri, sebagai langkah simbolik reformasi birokrasi dan efisiensi anggaran. Menurut laporan The Japan Times, kebijakan ini akan dibahas dalam sidang luar biasa parlemen Jepang. Langkah tersebut mendapat dukungan dari Partai Inovasi […]

  • AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memperkuat posisi Indonesia di kancah global melalui partisipasi dalam Hong Kong Fintech Week (HKFW) 2025, ajang pameran dan konferensi fintech terbesar di dunia. Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, mengatakan keikutsertaan ini menjadi langkah penting untuk mempromosikan ekosistem pinjaman daring (pindar) Indonesia sekaligus memperluas kerja sama lintas […]

expand_less