Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bocoran iPhone 18 Pro: Layar OLED LTPO+ Diklaim Lebih Hemat Daya

Bocoran iPhone 18 Pro: Layar OLED LTPO+ Diklaim Lebih Hemat Daya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bocoran terbaru mengenai iPhone 18 Pro mulai menarik perhatian publik. Bukan soal desain atau peningkatan kamera, perangkat terbaru Apple ini dikabarkan akan membawa layar OLED LTPO+, teknologi yang diklaim mampu membuat daya tahan baterai lebih awet dalam penggunaan sehari-hari.

Jika rumor ini benar, peningkatan layar pada iPhone 18 Pro bisa menjadi salah satu pembaruan paling terasa bagi pengguna, terutama mereka yang aktif menggunakan ponsel sepanjang hari.

Apa Itu Layar OLED LTPO+?

Selama beberapa generasi terakhir, Apple telah menggunakan panel LTPO OLED pada lini iPhone Pro. Versi LTPO+ disebut sebagai pengembangan lanjutan yang menawarkan efisiensi daya lebih tinggi.

Teknologi ini memungkinkan layar menyesuaikan refresh rate secara dinamis sesuai konten yang ditampilkan, namun dengan konsumsi daya yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Dengan kata lain, layar menjadi lebih “pintar” dalam mengatur kebutuhan energi.

Alasan OLED LTPO+ Bisa Bikin Baterai Lebih Awet

Layar merupakan salah satu komponen paling boros daya pada smartphone. Karena itu, peningkatan di sektor ini berpotensi memberi dampak besar pada penggunaan harian.

Dengan teknologi OLED LTPO+, iPhone 18 Pro disebut mampu:

  • Menurunkan konsumsi daya saat layar menampilkan konten statis
  • Lebih efisien saat fitur Always-On Display aktif
  • Mengoptimalkan refresh rate tanpa menguras baterai secara diam-diam
  • Hasilnya, pengguna bisa merasakan durasi pemakaian yang lebih panjang, bukan sekadar klaim angka di spesifikasi.

Buka Peluang Face ID di Bawah Layar

Menariknya, penggunaan layar OLED LTPO+ juga disebut membuka peluang penerapan sensor inframerah Face ID di bawah layar, serta kemungkinan kamera depan tersembunyi di balik panel layar.

Jika terealisasi, hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi daya, tetapi juga menghadirkan tampilan layar yang lebih bersih dan imersif.

Meski masih sebatas rumor, bocoran layar OLED LTPO+ pada iPhone 18 Pro menjadi salah satu indikasi bahwa Apple mulai fokus pada pengalaman penggunaan jangka panjang, bukan hanya peningkatan spesifikasi di atas kertas.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Tema Natal Nasional 2025 dari PGI-KWI Lengkap Makna dan Pesannya

    Inilah Tema Natal Nasional 2025 dari PGI-KWI Lengkap Makna dan Pesannya

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) resmi menetapkan Tema Natal Nasional 2025, yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Tema ini diambil dari Matius 1:21–24 dan menjadi pedoman gereja-gereja di seluruh Indonesia dalam merayakan Natal tahun 2025. Tema Natal Nasional setiap tahun disusun dengan mempertimbangkan situasi sosial, kemanusiaan, dan kehidupan […]

  • Kebakaran Kantor Terra Drone Tewaskan Ibu Hamil yang Akan Melahirkan 

    Kebakaran Kantor Terra Drone Tewaskan Ibu Hamil yang Akan Melahirkan 

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran di kantor PT Terra Drone Indonesia, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), menelan sedikitnya 22 korban jiwa. Salah satu korban yang meninggal adalah Novia Nurwana (28), seorang ibu hamil yang rencananya akan melahirkan bulan depan. Identitas Novia dipastikan Tim Disaster Victim Identification (DVI) melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, catatan medis, dan properti […]

  • Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap Amerika Serikat (AS) memberikan pengecualian tarif impor untuk komoditas minyak sawit Indonesia, seperti yang telah diterima oleh Malaysia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan persaingan ekspor yang setara antara kedua negara di pasar global. Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan proses pembahasan pengecualian tarif tersebut masih […]

  • Peringati Earth Hour, BRI Perkuat Efisiensi Energi dan Tekan Emisi Operasional

    Peringati Earth Hour, BRI Perkuat Efisiensi Energi dan Tekan Emisi Operasional

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Momentum peringatan Earth Hour dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui efisiensi energi dan pengurangan emisi dalam operasional perusahaan. Earth Hour yang pertama kali diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada 2007 telah berkembang menjadi gerakan global yang mendorong aksi nyata […]

  • Pemerintah Matangkan 9 Langkah Menuju Penerapan Zero ODOL 2027

    Pemerintah Matangkan 9 Langkah Menuju Penerapan Zero ODOL 2027

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan kebijakan zero over dimension over load (ODOL) atau bebas truk obesitas akan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2027. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, tidak akan ada lagi penundaan dalam pelaksanaannya. “Kita berkomitmen agar mulai 1 Januari 2027, kebijakan zero ODOL benar-benar diterapkan […]

  • Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap empat modus utama yang selama ini digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar atas sejumlah komoditas. Praktik tersebut dinilai dapat merugikan negara karena berpotensi mengurangi penerimaan dari sektor kepabeanan. Purbaya menjelaskan, modus pertama adalah kesalahan administratif dalam penyampaian dokumen ekspor. Kesalahan tersebut ditemukan pada jenis […]

expand_less