Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Bangkit dari Tekanan, Hari Ini Menguat 11 Poin

Rupiah Bangkit dari Tekanan, Hari Ini Menguat 11 Poin

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah berbalik arah pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Setelah ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya, kini mata uang Indonesia kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.955 per dolar AS. Rupiah menguat 11 poin atau 0,06 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp17.966 per dolar AS.

Penguatan tipis tersebut membuat rupiah kembali menjauh dari level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Namun, jaraknya masih sangat dekat.

Dengan posisi Rp17.955 per dolar AS, rupiah hanya berjarak Rp45 dari level Rp18.000.

Pergerakan rupiah tersebut juga berlangsung di tengah posisi indeks dolar AS yang tercatat berada di level 102,107.

Pergerakan rupiah hari ini akan diwarnai sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri. Dari domestik, perhatian pasar tertuju pada reshuffle kabinet, implementasi short selling, serta respons terhadap data manufaktur, neraca perdagangan, dan inflasi yang telah dirilis sebelumnya.

Dari pasar obligasi domestik, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun naik 5,3 basis poin menjadi 7,159 persen pada perdagangan Kamis (1/10/2026), dari sebelumnya 7,106 persen. Kenaikan yield tersebut mencerminkan pelemahan harga SBN tenor 10 tahun.

Dari eksternal, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi salah satu sentimen utama yang membayangi pasar. Yield US Treasury tenor 10 tahun sempat menyentuh 5,34 persen pada Kamis, tertinggi sejak 2002, sebelum turun ke kisaran 5,26 persen.

Tingginya yield US Treasury menopang daya tarik aset berbasis dolar AS dan berpotensi memberi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Pelaku pasar juga menanti sederet data ekonomi AS, mulai dari klaim pengangguran, ISM Manufacturing, tingkat pengangguran, hingga non-farm payrolls. Data tersebut akan menjadi perhatian untuk membaca kondisi ekonomi AS sekaligus arah kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed).

Selain sentimen dari AS, perkembangan konflik di Timur Tengah turut menjadi perhatian. Harga minyak dunia melonjak lebih dari US$4 per barel pada Kamis, dipicu kekhawatiran pasokan setelah AS dikabarkan mengirim tambahan pasukan ke Timur Tengah dan China menghentikan ekspor produk minyak.

Kekhawatiran pasokan semakin meningkat setelah China menghentikan ekspor produk minyak di luar Hong Kong dan Makau, sementara Rusia melarang ekspor diesel hingga Oktober. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pasokan bahan bakar global semakin ketat, terutama jika konflik di Timur Tengah kembali memanas.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Pegadaian Stagnan,  Antam Tembus Rp2,908 Juta per Gram

    Harga Emas Pegadaian Stagnan, Antam Tembus Rp2,908 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan Senin (4/5/2026). Tiga produk logam mulia utama, yakni dari Antam, UBS, dan Galeri24 kompak bertahan di level harga sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, emas cetakan Antam dipatok sebesar Rp2.908.000 per gram. Sementara itu, emas UBS berada di […]

  • HGI Gelar Turnamen Domino Digital Perdana di Indonesia

    HGI Gelar Turnamen Domino Digital Perdana di Indonesia

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Higgs Games Island (HGI) sukses menyelenggarakan HGI Ultah Cup 2025 pada 8–9 November 2025 di Hotel The Rinra Makassar. Ajang ini menjadi turnamen domino digital pertama dalam sejarah Indonesia, sekaligus menjadi momen penting dalam perayaan ulang tahun ke-7 HGI. Turnamen ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mendapat dukungan penuh […]

  • Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pembaruan harga per 10 Februari 2026 menunjukkan sebagian besar komoditas sembako belum mengalami lonjakan signifikan. Komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, […]

  • Aturan Baru Pembayaran Pinjaman dari APBN untuk Pemda, BUMN, dan BUMD Resmi Berlaku

    Aturan Baru Pembayaran Pinjaman dari APBN untuk Pemda, BUMN, dan BUMD Resmi Berlaku

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Pemerintah resmi mengatur tata cara pembayaran pinjaman dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi pemerintah daerah (Pemda), BUMN, dan BUMD. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Pemberian Pinjaman oleh Pemerintah Pusat, yang ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 September 2025. Dalam beleid tersebut, dijelaskan […]

  • OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025, melalui peluncuran Buku Saku Literasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia bertema “PMI Cerdas Finansial, Menuju Indonesia Maju”. Peluncuran buku ini merupakan wujud […]

  • Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonomi Jepang tercatat mengalami kontraksi 0,4% pada kuartal III 2025. Data terbaru yang dirilis Senin (17/11/2025) menunjukkan aktivitas ekonomi Negeri Sakura melemah dalam periode Juli–September, setelah sebelumnya tumbuh 0,6% pada kuartal II. Meski kontraksi tersebut lebih baik dari proyeksi pasar sebesar minus 0,6%, ini menjadi penurunan pertama sejak awal 2024. Pelemahan terbesar datang […]

expand_less