Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Aksi Bendera Putih di Aceh Barat, Mahasiswa Desak Status Bencana Nasional

Aksi Bendera Putih di Aceh Barat, Mahasiswa Desak Status Bencana Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Mahasiswa dan aktivis di Kabupaten Aceh Barat mendesak pemerintah pusat agar segera menetapkan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra sebagai bencana nasional. Desakan tersebut disampaikan melalui aksi pemasangan kain putih di sejumlah titik strategis Kota Meulaboh.

Aksi yang digelar pada Rabu (17/12/2025) itu dimaknai sebagai tanda darurat kemanusiaan, bukan simbol menyerah. Para peserta aksi menilai kondisi di lapangan menunjukkan krisis serius yang membutuhkan keterlibatan negara secara lebih kuat dan cepat.

Koordinator aksi, Putra Rahmat, mengatakan hingga kini para pengungsi masih menghadapi keterbatasan pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pangan, air bersih, layanan kesehatan, serta akses pendidikan.

“Bendera putih ini adalah peringatan darurat kemanusiaan. Hak-hak dasar masyarakat, terutama anak-anak, perempuan, dan lansia, belum terpenuhi,” ujar Putra Rahmat, Kamis (18/12/2025).

Menurut dia, banjir bandang telah menimbulkan korban jiwa, memaksa ribuan warga mengungsi, merusak permukiman dan fasilitas umum, serta mengisolasi sejumlah wilayah. Kondisi tersebut dinilai telah melampaui kemampuan pemerintah daerah dalam melakukan penanganan darurat secara optimal.

Putra menambahkan, bendera putih dipasang di beberapa titik, antara lain Simpang Rundeng, Simpang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, serta Simpang Pelor Meulaboh.

Ia menilai belum ditetapkannya status bencana nasional mencerminkan lambannya respons pemerintah pusat dalam membaca tingkat kedaruratan di lapangan. Padahal, kata dia, penanganan bencana tidak seharusnya terhambat oleh prosedur administratif ketika keselamatan masyarakat berada dalam ancaman.

“Ketika wilayah masih terisolasi, pengungsi kekurangan pangan, dan korban terus bertambah, negara harus hadir secara nyata. Keselamatan rakyat tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Selain aksi di ruang publik, para aktivis juga mengajak masyarakat Aceh Barat memasang kain putih di rumah masing-masing sebagai bentuk solidaritas dan tekanan moral agar tragedi kemanusiaan ini mendapat perhatian serius di tingkat nasional.

Aksi tersebut, menurut Putra, akan terus dilakukan dan diperluas hingga pemerintah pusat menetapkan banjir bandang di Sumatra sebagai bencana nasional serta mengambil langkah konkret dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Temui Gubernur DKI Pramono, Bahas Rencana Pembangunan Gedung Tertinggi di Jakarta

    Menkeu Purbaya Temui Gubernur DKI Pramono, Bahas Rencana Pembangunan Gedung Tertinggi di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/10/2025) pagi. Dalam pertemuan tersebut, Purbaya membahas proposal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait rencana pembangunan gedung baru tertinggi yang akan berlokasi di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. “Enggak […]

  • Jelang Natal, Harga Emas di Pegadaian Terbang Tinggi

    Jelang Natal, Harga Emas di Pegadaian Terbang Tinggi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang ditawarkan di Pegadaian kompak mengalami lonjakan dalam dua hari beruntun. Kedua produk logam mulia itu pun menjadi mahal. Hari ini ‎harga jual emas Galeri24 naik Rp58.000 menjadi Rp2.594.000 dari awalnya Rp2.536.000 per gram. Begitu pula emas UBS turut naik drastis Rp59.000 menjadi Rp2.652.000 dari semula dibanderol dengan […]

  • Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Segini Jadinya Hari Ini

    Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Segini Jadinya Hari Ini

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah lemah lagi di awal perdagangan hari ini, Senin (13/4/2026). Rupiah dibuka di level Rp17.121 per dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.121 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.104 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar […]

  • Emas Antam Terkoreksi Rp4.000, Cek Daftar Harga Terbarunya Disini

    Emas Antam Terkoreksi Rp4.000, Cek Daftar Harga Terbarunya Disini

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terkoreksi tipis pada perdagangan hari ini, Jumat (28/11/2025). Setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya, emas Antam kini turun Rp4.000 menjadi Rp2.383.000 per gram. Mengutip data dari Logam Mulia Antam, harga emas termahal kini mencapai Rp2,32 miliar. Sedangkan yang paling murah dibanderol Rp1.241.500, Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga ikut […]

  • NM Izhar Bafadhol Juara Lagi, Fernando Zhen Bersinar di Kopi Mansur Cup Sesion 2

    NM Izhar Bafadhol Juara Lagi, Fernando Zhen Bersinar di Kopi Mansur Cup Sesion 2

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – NM Izhar Bafadhol kembali membuktikan kelasnya sebagai salah satu pecatur terbaik Jambi setelah sukses mempertahankan gelar juara pada Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup Sesion 2 Tahun 2025. Gelaran yang berlangsung di Rumah Catur Jambi ini menghadirkan 44 peserta dan mempertemukan tiga pecatur bergelar Master Nasional (MN): MN Winarno, MN Rori Muldianto, dan […]

  • Film Mantagi: Menyusuri Batanghari, Menyalakan Kembali Kesadaran Manusia di Tanah Jambi

    Film Mantagi: Menyusuri Batanghari, Menyalakan Kembali Kesadaran Manusia di Tanah Jambi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Film Mantagi hadir bukan sekadar sebagai tontonan layar lebar, melainkan sebagai perjalanan batin yang mengalir mengikuti denyut Sungai Batanghari. Dikemas dalam format antologi dengan lima cerita yang berdiri sendiri, film ini merajut satu benang merah tentang relasi manusia dan air, serta kesadaran yang perlahan memudar dalam diri manusia, yang disebut sebagai “mantagi”. Pengambilan […]

expand_less