Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam hingga lebih dari 5 persen pada perdagangan Kamis (23/10/2025) waktu setempat. Lonjakan ini dipicu oleh keputusan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap dua perusahaan minyak terbesar asal Rusia, yakni Rosneft dan Lukoil.

Langkah ini diambil karena Washington menilai Moskow belum menunjukkan komitmen serius terhadap proses perdamaian untuk mengakhiri perang di Ukraina. Mengutip laporan CNBC, pada Jumat (24/10/2025), harga minyak Brent naik USD 3,4 atau 5,43 persen menjadi USD 65,99 per barel. Sementara harga minyak mentah AS (WTI) juga melonjak USD 3,29 atau 5,62 persen ke level USD 61,79 per barel.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa sanksi baru ini merupakan bentuk tekanan agar Rusia segera menghentikan agresinya di Ukraina.

“Sekaranglah saatnya untuk menghentikan pembunuhan dan untuk gencatan senjata. Departemen Keuangan siap mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan untuk mendukung upaya Presiden Trump mengakhiri perang ini,” ujar Bessent.

Ia juga menyerukan kepada sekutu Amerika Serikat untuk ikut mematuhi sanksi ini agar dampaknya terhadap perekonomian Rusia semakin kuat. Departemen Keuangan AS menyebut, pembatasan baru tersebut akan menghambat kemampuan Kremlin dalam mengumpulkan pendapatan untuk membiayai operasi militer di Ukraina. Selain terhadap Rusia, Trump juga dikabarkan menekan India agar menghentikan impor minyak dari Moskow. Saat ini, India menjadi salah satu pembeli terbesar minyak mentah Rusia, terutama setelah konflik Ukraina meletus.

Kebijakan sanksi terbaru AS ini langsung mengguncang pasar energi global. Pasalnya, Rusia merupakan salah satu eksportir minyak terbesar dunia, dan setiap gangguan terhadap pasokan mereka bisa memicu lonjakan harga secara signifikan. Sebelum pengumuman sanksi, harga minyak mentah dunia sempat melemah sepanjang tahun 2025. Harga minyak mentah AS turun sekitar 16 persen, sedangkan Brent turun hampir 14 persen.

Namun, kebijakan baru ini membalikkan tren tersebut. Investor kini mencermati dampak jangka panjang sanksi terhadap pasokan minyak global, terutama karena OPEC+ yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia telah meningkatkan produksi dalam beberapa bulan terakhir. Selain konflik geopolitik, ketegangan dagang antara AS dan beberapa negara juga turut menekan sentimen pasar. Tarif perdagangan yang diberlakukan Presiden Trump menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan pelaku pasar energi.

Beberapa analis menilai, kenaikan harga minyak kali ini bisa bersifat sementara jika OPEC+ merespons dengan meningkatkan produksi. Namun, jika konflik Rusia–AS berlanjut dan pasokan terganggu lebih lama, harga minyak dunia bisa menembus USD 70 per barel dalam waktu dekat. Kenaikan harga minyak dunia memberi sinyal kuat bahwa pasar energi global sangat sensitif terhadap ketegangan geopolitik. Investor kini menunggu langkah lanjutan dari AS dan sekutunya, serta potensi reaksi balasan dari Rusia.

Beberapa pengamat memperkirakan harga minyak akan tetap berada di kisaran tinggi dalam jangka menengah, mengingat permintaan energi global masih stabil di tengah pemulihan ekonomi dunia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Terbitkan PMK 27/2026, Anggaran OJK Kini Masuk APBN Tanpa Ganggu Independensi

    Purbaya Terbitkan PMK 27/2026, Anggaran OJK Kini Masuk APBN Tanpa Ganggu Independensi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur tata kelola anggaran Otoritas Jasa Keuangan. Aturan ini mulai berlaku sejak 24 April 2026. Regulasi tersebut menempatkan anggaran OJK sebagai bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tepatnya dalam pos Bendahara Umum Negara. Meski demikian, pemerintah […]

  • Prabowo Subianto Wajibkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Lewat BUMN

    Prabowo Subianto Wajibkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Lewat BUMN

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mewajibkan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN). Kebijakan ini menyasar komoditas utama seperti kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloy. Dalam pidatonya di DPR, Prabowo menyinggung praktik lama yang merugikan penerimaan negara mulai dari underinvoicing, transfer pricing, hingga pelarian devisa hasil ekspor […]

  • Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

    Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) menghadapi penurunan signifikan pada produksi tembaga dan emas sepanjang 2025 akibat dua insiden besar di fasilitas smelter Gresik dan tambang Grasberg Block Cave. Meski demikian, setoran kepada negara diperkirakan tetap meningkat seiring lonjakan harga emas dan tembaga di pasar global. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan volume penjualan tembaga […]

  • DPRD Jambi dan PTPN IV Regional 4 Perkuat Sinergi untuk Pengembangan Kebun Rakyat

    DPRD Jambi dan PTPN IV Regional 4 Perkuat Sinergi untuk Pengembangan Kebun Rakyat

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi I DPRD Provinsi Jambi dan PTPN IV Regional 4 Jambi memperkuat kolaborasi dalam program pengembangan kebun rakyat guna mendukung agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kerja sama ini ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat di Ruang Sawit, lantai 3 Region Office PTPN, Senin (24/11/2025). Salah satu fokus pembahasan adalah Fasilitasi Pembangunan […]

  • Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam ambles lagi. Sekarang ini harga emas Antam dibanderol Rp3.021.000 per gram.‎ Lebih murah dari sebelumnya. Mengutip dari laman Logam Mulia, Jumat (13/3/2026), emas Antam turun snigfikan sebesar Rp21.000 dari semula Rp3.042.000 menjadi Rp3.021.000 per gram.‎ Begitu pula harga beli kembali (buyback) emas Antam juga anjlok Rp21.000 menjadi Rp 2.783.000 per […]

  • Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

    Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergeseran perilaku konsumsi masyarakat pada akhir 2025 dinilai menjadi sinyal awal tantangan perekonomian Indonesia pada 2026. Tekanan biaya hidup dan ketidakpastian pendapatan mendorong rumah tangga lebih memilih menabung dibandingkan meningkatkan belanja. Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan porsi pendapatan masyarakat yang dialokasikan untuk konsumsi atau average propensity to consume pada Desember 2025 turun […]

expand_less