Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam hingga lebih dari 5 persen pada perdagangan Kamis (23/10/2025) waktu setempat. Lonjakan ini dipicu oleh keputusan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap dua perusahaan minyak terbesar asal Rusia, yakni Rosneft dan Lukoil.

Langkah ini diambil karena Washington menilai Moskow belum menunjukkan komitmen serius terhadap proses perdamaian untuk mengakhiri perang di Ukraina. Mengutip laporan CNBC, pada Jumat (24/10/2025), harga minyak Brent naik USD 3,4 atau 5,43 persen menjadi USD 65,99 per barel. Sementara harga minyak mentah AS (WTI) juga melonjak USD 3,29 atau 5,62 persen ke level USD 61,79 per barel.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa sanksi baru ini merupakan bentuk tekanan agar Rusia segera menghentikan agresinya di Ukraina.

“Sekaranglah saatnya untuk menghentikan pembunuhan dan untuk gencatan senjata. Departemen Keuangan siap mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan untuk mendukung upaya Presiden Trump mengakhiri perang ini,” ujar Bessent.

Ia juga menyerukan kepada sekutu Amerika Serikat untuk ikut mematuhi sanksi ini agar dampaknya terhadap perekonomian Rusia semakin kuat. Departemen Keuangan AS menyebut, pembatasan baru tersebut akan menghambat kemampuan Kremlin dalam mengumpulkan pendapatan untuk membiayai operasi militer di Ukraina. Selain terhadap Rusia, Trump juga dikabarkan menekan India agar menghentikan impor minyak dari Moskow. Saat ini, India menjadi salah satu pembeli terbesar minyak mentah Rusia, terutama setelah konflik Ukraina meletus.

Kebijakan sanksi terbaru AS ini langsung mengguncang pasar energi global. Pasalnya, Rusia merupakan salah satu eksportir minyak terbesar dunia, dan setiap gangguan terhadap pasokan mereka bisa memicu lonjakan harga secara signifikan. Sebelum pengumuman sanksi, harga minyak mentah dunia sempat melemah sepanjang tahun 2025. Harga minyak mentah AS turun sekitar 16 persen, sedangkan Brent turun hampir 14 persen.

Namun, kebijakan baru ini membalikkan tren tersebut. Investor kini mencermati dampak jangka panjang sanksi terhadap pasokan minyak global, terutama karena OPEC+ yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia telah meningkatkan produksi dalam beberapa bulan terakhir. Selain konflik geopolitik, ketegangan dagang antara AS dan beberapa negara juga turut menekan sentimen pasar. Tarif perdagangan yang diberlakukan Presiden Trump menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan pelaku pasar energi.

Beberapa analis menilai, kenaikan harga minyak kali ini bisa bersifat sementara jika OPEC+ merespons dengan meningkatkan produksi. Namun, jika konflik Rusia–AS berlanjut dan pasokan terganggu lebih lama, harga minyak dunia bisa menembus USD 70 per barel dalam waktu dekat. Kenaikan harga minyak dunia memberi sinyal kuat bahwa pasar energi global sangat sensitif terhadap ketegangan geopolitik. Investor kini menunggu langkah lanjutan dari AS dan sekutunya, serta potensi reaksi balasan dari Rusia.

Beberapa pengamat memperkirakan harga minyak akan tetap berada di kisaran tinggi dalam jangka menengah, mengingat permintaan energi global masih stabil di tengah pemulihan ekonomi dunia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Oktober 2025 meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan September 2025. “Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,7 […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi pada Rabu (29/10/2025) terpantau relatif stabil, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Jambi, perubahan harga terjadi pada beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, sedangkan bahan pokok utama seperti beras, […]

  • ESDM Ungkap Alasan RKAB 2026 Perusahaan Tambang Belum Terbit

    ESDM Ungkap Alasan RKAB 2026 Perusahaan Tambang Belum Terbit

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga kini masih memproses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 bagi perusahaan mineral dan batu bara (minerba). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan bahwa sambil menunggu proses persetujuan rampung, pemerintah telah menerbitkan surat edaran sebagai dasar operasional sementara bagi […]

  • Dukung Asta Cita, PTPN IV Regional 4 Mulai Tanam Perdana Sawit Program PSR

    Dukung Asta Cita, PTPN IV Regional 4 Mulai Tanam Perdana Sawit Program PSR

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 terus menunjukkan komitmen dalam mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Implementasi program ini kini memasuki tahap penting dengan dilakukannya penanaman perdana kelapa sawit hasil PSR bersama Gapoktan Jaya Makmur. Penanaman perdana bibit kelapa sawit tersebut dilakukan […]

  • Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasang label batas waktu aman konsumsi pada hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diterapkan untuk menekan risiko keracunan makanan yang belakangan terjadi di sejumlah daerah. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menegaskan setiap kepala SPPG […]

  • Naik Rp2000, Harga Emas Antam Yang Terbaru Segini

    Naik Rp2000, Harga Emas Antam Yang Terbaru Segini

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik lagi pada Jumat (14/11/2025) ini. Meski naiknya hanya sebesar Rp 2.000, kini harga Emas Antam sudah mencapai Rp 2.398.000 per gram. Sementara harga beli kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp 2.263.000 per gram. Harga tersebut naik Rp 2.000. Transaksi harga jual dikenakan […]

expand_less