Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Setelah Aceh, Terungkap 40 Ton Beras Impor Selundupan Masuk ke Batam

Setelah Aceh, Terungkap 40 Ton Beras Impor Selundupan Masuk ke Batam

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Belum lagi terungkap otak di balik impor ilegal beras dari Thailand ke Aceh, kasus serupa kembali terungkap. Kali ini sebanyak 40 ton beras impor ilegal masuk ke Batam.

“Tadi malam ada laporan dari Batam, melalui (aplikasi) lapor Pak Amran menyampaikan bahwasannya ada beras yang sandar. Sandarnya jam 11 malam,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), mengungkapkan penangkapan beras impor ilegal pada Senin (24/11) malam. “Kemudian kami langsung konfirmasi. Kami komunikasi dengan Pak Pangdam Kepri, Kapolda Kepri, Walikota, Pak Gubernur, dan Pak Dandim setempat. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh aparat pemerintah yang bertindak cepat,” ujarnya sebagaimana dilansir CNBCindonesia.com.

Dipastikan tonase beras impor ilegal itu 40,4 ton beras. Selain itu aparat juga menemukan sejumlah kebutuhan pokok lain yang diselundupkan bersama tiga kapal motor tanpa dokumen resmi. Temuan itu meliputi 4,5 ton gula pasir, 2,04 ton minyak goreng, 600 kilogram tepung terigu, 900 liter susu, parfum impor, mi instan impor, hingga frozen food. Total ada tiga kapal yang ditangkap bersama tiga truk pengangkut.

Amran turut menyoroti temuan minyak goreng ilegal tersebut. Ia menyebut hal itu ironis mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen sawit terbesar di dunia.

Lebih lanjut, Amran memuji pihak yang memberikan laporan pertama terkait aktivitas penyelundupan ini. Ia memastikan identitas pelapor dijaga kerahasiaannya.

“Di Pelabuhan Tanjung Sengkuang. Jadi kami dapat, dan yang melapor, yang tahu, pelapornya cuma saya, dengan Tuhan. Itu kami jamin. Seluruh pelapor tentang penyalahgunaan di sektor pertanian kami jaga kerahasiaan. Dia swasta,” jelasnya.

Amran memastikan seluruh barang bukti telah disegel dan kini masuk dalam proses hukum. “Ini disegel dan langsung diproses,” tegas dia.

Berdasarkan catatan penyidikan sementara, lima anak buah kapal (ABK) dari tiga kapal motor saat ini diperiksa aparat. Ketiga kapal tersebut tidak memiliki dokumen resmi seperti izin kapal, daftar manifest barang, maupun surat izin pengiriman barang. Para ABK mengaku barang selundupan itu rencananya akan dikirim ke Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Peduli Latih Warga Bogor Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan

    BRI Peduli Latih Warga Bogor Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli – Yok Kita Gas kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kali ini, BRI menggelar pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah di Bank Sampah Azalea, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini melibatkan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta pengurus […]

  • Rupiah Menguat Rp16.776 per Dolar AS, Naik 10 Poin

    Rupiah Menguat Rp16.776 per Dolar AS, Naik 10 Poin

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) meningkat pada Senin (2/2/2026) pagi. Dikutip dari Antara, rupiah bergerak menguat 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.776 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.786 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,09% ke posisi 97,07. Selain rupiah, penguatan juga dialami oleh dolar Hong […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tiga kali berturut-turut harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Jambi turun. Pada periode kali ini, 14 – 20 November 2025, harga TBS kelapa sawit Jambi untuk usia 10-20 tahun turun Rp 31,39 per kilogram TBS. Memang turunnya harga kali ini lebih kecil dibanding periode sebelumnya. Harga baru ini berlaku untuk 14-20 November […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US3, Ultimatum Trump ke Iran Picu Ketegangan Selat Hormuz

    Harga Minyak Dunia Tembus US$113, Ultimatum Trump ke Iran Picu Ketegangan Selat Hormuz

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melonjak tajam pada Selasa (7/4/2026) di tengah memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan ini dipicu ultimatum keras Presiden AS, Donald Trump, terkait pembukaan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi energi global. Mengutip laporan pasar, minyak mentah Brent naik 0,5 persen ke level US$110,34 per barel. […]

  • Jambi Hujan Deras, BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke depan

    Jambi Hujan Deras, BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke depan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada tetapi tidak perlu panik. Pastikan saluran air berfungsi baik, jaga kebersihan lingkungan, dan pantau pembaruan cuaca melalui InfoBMKG sebelum beraktivitas,” ujar Kepala BMKG […]

  • Operasi SAR Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Selesai, Basarnas: Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi

    Operasi SAR Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Selesai, Basarnas: Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kecelakaan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur dinyatakan selesai pada Selasa pagi, 28 April 2026. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Muhammad Syafii, mengatakan seluruh korban telah berhasil dievakuasi setelah proses penyelamatan berlangsung sekitar 10 jam sejak insiden […]

expand_less