Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi pada UMKM perempuan.

Di antara peserta, Yuli Supadama (37) tampak serius mengikuti materi selama hampir enam jam pelatihan. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terkait pengelolaan usaha kecil, terutama terkait pemisahan laba usaha dan keuangan keluarga.

“Saya selama ini jualan ya jualan saja, niatnya buat tambahan pemasukan. Ternyata banyak hal yang harus diperhatikan supaya usaha bisa berkembang,” ujar Yuli usai mengikuti pelatihan.

Yuli merintis usaha rumahan berupa hiasan dinding, aksesori fesyen, hingga tanaman hias buatan dari bahan kawat bulu. Setelah membuka toko daring di Shopee sejak Agustus lalu, penjualannya perlahan meningkat. Ia pun aktif mempromosikan produknya melalui WhatsApp dan memanfaatkan fitur pembayaran digital.

Menurutnya, pelatihan literasi finansial sangat penting karena membantu memahami pencatatan modal, laba, hingga arus kas secara lebih rapi. “Pembayaran digital juga membantu pencatatan setiap transaksi. Lebih mudah buat usaha kecil kayak saya,” ujar Yuli yang mengelola toko daring bernama Orlinshop_id.

Manfaat pelatihan tidak hanya dirasakan peserta perempuan. Anton Subroto (31), peserta lainnya, mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai strategi berjualan online dan manajemen keuangan. Ia menilai materi pelatihan kali ini jauh lebih lengkap karena mencakup digital marketing, pengelolaan toko online, hingga cara meningkatkan traffic.

“Bukan cuma buka aplikasi. Ternyata masih banyak strategi lain, dari ikut promo sampai pencatatan keuangan. Ini membantu banget,” kata Anton.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian Kabupaten Pacitan, Prayitno, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, pelatihan ini dapat meningkatkan profesionalisme UMKM serta membuka peluang usaha yang lebih besar.

Ia berharap UMKM tidak lagi mengelola usaha seorang diri dan bisa mulai menambah tenaga kerja, baik untuk produksi maupun pemasaran. “Ke depan minimal ada dua karyawan. Sementara soal keuangan cukup dipegang pemilik usaha, khususnya ibu-ibu,” ujarnya.

Prayitno optimistis pelatihan ini dapat memperkuat fondasi UMKM perempuan di Pacitan dan membantu mereka memisahkan keuangan usaha dari kebutuhan keluarga tantangan klasik yang sering menghambat perkembangan UMKM.

“Wajah peserta hari ini terlihat berseri dan semangat. Ini tanda-tanda calon juragan UMKM,” tambahnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 20 Persen

    Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil menjelang bulan Ramadhan 2026. Namun, komoditas cabai mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data SIHARKO pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per 12 Februari 2026, harga cabai merah besar naik 20 persen menjadi Rp 40.000 […]

  • Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menilai keputusan negara-negara anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) terkait reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sangat penting untuk menciptakan sistem perdagangan multilateral yang lebih adil dan berkeadilan. “Menurut saya, WTO masih belum fair. Seharusnya WTO tidak hanya melihat dari kepentingan […]

  • Prabowo Subianto Targetkan Kemiskinan Turun 6,5% dan Pengangguran 4,87% di 2027

    Prabowo Subianto Targetkan Kemiskinan Turun 6,5% dan Pengangguran 4,87% di 2027

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan penurunan angka kemiskinan nasional menjadi 6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,87 persen pada 2027. Target tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPR saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027. Prabowo menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen pada […]

  • Pasar Asia Menguat di Tengah Ketegangan Dagang Baru AS-China

    Pasar Asia Menguat di Tengah Ketegangan Dagang Baru AS-China

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Asia dibuka menguat pada Rabu (15/10/2025), setelah Amerika Serikat (AS) dan China kembali terlibat dalam ketegangan perdagangan. Kenaikan ini berlawanan dengan pelemahan di Wall Street. Presiden AS Donald Trump pada Selasa menuding China tidak membeli kedelai dari negaranya, yang disebutnya sebagai “tindakan bermusuhan secara ekonomi”. Ia juga mengancam akan menerapkan sanksi […]

  • Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

    Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kapal tanker minyak milik Indonesia hingga kini masih tertahan di kawasan Selat Hormuz di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui proses evakuasi kapal kargo minyak Indonesia dari jalur strategis tersebut tidak mudah. “Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa […]

  • Ekonomi China Melambat, Bank Sentral Kembali Tahan Suku Bunga Acuan

    Ekonomi China Melambat, Bank Sentral Kembali Tahan Suku Bunga Acuan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank sentral China kembali mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya di tengah melemahnya sejumlah data ekonomi China. Keputusan ini menandai bulan ketujuh berturut-turut tanpa perubahan kebijakan moneter, meski tekanan perlambatan ekonomi dan krisis sektor properti masih berlanjut. Mengutip CNBC, Senin (22/12/2025), People’s Bank of China (PBOC) menahan Loan Prime Rate (LPR) tenor 1 tahun […]

expand_less