Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Titik Bisnis Paling Ramai di Bungo, UMKM Sebaiknya Pilih Kawasan Mana?

Titik Bisnis Paling Ramai di Bungo, UMKM Sebaiknya Pilih Kawasan Mana?

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bagi pelaku UMKM, lokasi usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan potensi pasar. Di Kabupaten Bungo, aktivitas perdagangan paling terkonsentrasi di kawasan perkotaan Muara Bungo, terutama Kecamatan Pasar Muara Bungo.

Data Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bungo mencatat terdapat 1.643 UMKM di Kecamatan Pasar Muara Bungo. Jumlah tersebut menjadi salah satu indikator kuat bahwa kawasan ini memiliki konsentrasi aktivitas usaha yang tinggi.

Salah satu titik penting berada di Pasar Bungur atau Pasar Atas, yang terletak di Kelurahan Batang Bungo, Kecamatan Pasar Muara Bungo. Pasar ini menjadi salah satu pusat perdagangan masyarakat sekaligus lokasi pemantauan harga oleh BPS.

BPS menggunakan Pasar Bungur dan Pasar Seroja sebagai lokasi pemantauan karena kedua pasar tersebut dinilai relatif besar, menjadi rujukan harga, memiliki banyak komoditas dan ramai dikunjungi masyarakat.

Aktivitas perdagangan di kawasan ini juga tidak hanya berlangsung di dalam pasar. Koridor Jalan Lintas Sumatera yang melintasi kawasan Muara Bungo berkembang sebagai jalur komersial dengan berbagai aktivitas retail, kuliner, jasa dan perdagangan.

Bagi UMKM yang menyasar konsumen harian, kawasan sekitar Pasar Bungur dan Jalan Lintas Sumatera memiliki karakter yang berbeda. Pasar lebih cocok untuk kebutuhan sehari-hari, makanan, sembako, pakaian dan produk rumah tangga. Sementara koridor jalan utama lebih potensial untuk bisnis yang membutuhkan visibilitas kendaraan dan akses yang mudah, seperti kuliner, minimarket, coffee shop, bengkel, retail dan jasa.

Selain kawasan pasar, pemerintah Kabupaten Bungo juga tengah melakukan penataan sejumlah titik pusat kota seperti Jalan Sultan Thaha, Jalan Sri Soedewi, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Kesuma dan Kompleks Jengki. Kompleks Jengki bahkan diarahkan sebagai salah satu kawasan pusat kuliner dalam penataan Kota Muara Bungo.

Dengan demikian, jika membahas “Location Matters: Di Mana Titik Bisnis Paling Ramai di Bungo?”, kawasan Pasar Bungur, Jalan Lintas Sumatera, hingga pusat kota Muara Bungo menjadi area yang layak diperhatikan pelaku UMKM. Bukan berarti setiap titik otomatis ramai sepanjang hari, karena manusia tetap punya kebiasaan aneh bernama jam makan dan jam pulang kerja, tetapi konsentrasi perdagangan dan aksesibilitas membuat kawasan tersebut memiliki basis aktivitas ekonomi yang kuat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dolar AS Mulai Tertekan, Rupiah Menguat ke Rp17.860

    Dolar AS Mulai Tertekan, Rupiah Menguat ke Rp17.860

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (19/8/2026). Setelah sempat melemah pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp17.860 per dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut membawa rupiah sedikit menjauh dari level […]

  • Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

    Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meta Platforms dikabarkan tengah menguji fitur premium berbasis langganan di sejumlah platform miliknya, termasuk WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Kebijakan ini berpotensi mengubah model layanan yang selama ini dinikmati pengguna secara gratis. Mengutip laporan TechCrunch yang dilansir CNBC, paket berlangganan tersebut dirancang untuk memberikan akses ke fitur produktivitas dan kreativitas lanjutan, termasuk kemampuan kecerdasan […]

  • Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 1,23 Triliun di 5 Kabupaten Sulsel

    Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 1,23 Triliun di 5 Kabupaten Sulsel

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapat kepercayaan untuk mengerjakan proyek Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Nilai proyek tersebut mencapai Rp 1,23 triliun. Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko, menjelaskan proyek ini akan dibangun di lima kabupaten, yakni Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng, dan Barru. Seluruh bangunan ditargetkan […]

  • Didesak Gunakan Hak Angket, DPRD Kota Jambi Pilih Dorong Evaluasi Sistem Sampah

    Didesak Gunakan Hak Angket, DPRD Kota Jambi Pilih Dorong Evaluasi Sistem Sampah

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik pengelolaan sampah di Kota Jambi terus bergulir. Persoalan yang semula berkaitan dengan kebersihan lingkungan kini meluas menjadi isu pelayanan publik, aktivitas ekonomi, hingga kenyamanan kawasan perdagangan. Di tengah perdebatan penerapan sistem Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), sejumlah aliansi masyarakat mendatangi DPRD Kota Jambi dan mendesak lembaga legislatif menggunakan hak angket untuk […]

  • Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

    Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan pada awal Juni 2026 diperkirakan memberi dorongan terhadap konsumsi rumah tangga, terutama menjelang tahun ajaran baru. Namun, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dinilai terbatas dan bersifat sementara. Sejumlah ekonom menilai tambahan pendapatan tersebut akan langsung mengalir ke sektor riil, terutama untuk memenuhi kebutuhan […]

  • Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Nasional (Munas) XXX Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menetapkan Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam rapat paripurna yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4/2026), sekaligus mengakhiri kepemimpinan Grand Master (GM) Utut Adianto yang menjabat sejak 2018. Munas yang berlangsung pada 10–12 April 2026 ini […]

expand_less