Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Regional » Digaji Rp65 Ribu per Hari, Petugas Kebersihan Jambi Nilai Slogan Kota Bahagia Hanya Retorika

Digaji Rp65 Ribu per Hari, Petugas Kebersihan Jambi Nilai Slogan Kota Bahagia Hanya Retorika

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aksi mogok kerja yang dilakukan petugas kebersihan Kota Jambi berdampak langsung pada kondisi lingkungan. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah jalan protokol hingga lorong-lorong permukiman warga, menimbulkan aroma busuk yang menyengat dan dikeluhkan masyarakat. Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan kesejahteraan. Para petugas kebersihan menilai upah yang mereka terima selama ini jauh dari kata layak, terlebih dengan risiko kesehatan yang setiap hari mereka hadapi.

Selama ini, petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan kota. Namun, memasuki awal tahun 2026, mereka menuntut adanya perbaikan kesejahteraan. Saat ini, kru pengangkut sampah hanya menerima upah sekitar Rp65.000 per hari.

Berdasarkan data DLH Kota Jambi, jumlah petugas kebersihan mencapai sekitar 1.100 orang. Dengan jumlah tersebut, beban kerja dinilai cukup berat untuk menjaga kebersihan kota yang terus berkembang.

Kepala DLH Kota Jambi, Mahruzar, membenarkan jumlah tersebut. Ia merinci, gaji sopir armada kebersihan saat ini sebesar Rp85.750 per hari, kru pengangkut sampah Rp65.750 per hari, dan petugas penyapu jalan Rp65.250 per hari.

“Dengan jumlah petugas sekitar 1.100 orang, beban kerja untuk menjaga kebersihan kota cukup berat,” kata Mahruzar.

Salah satu petugas kebersihan yang ikut dalam aksi unjuk rasa mengatakan, upah yang mereka terima tidak sebanding dengan risiko pekerjaan yang dihadapi setiap hari.

“Gaji yang kami terima jauh dari kelayakan. Kami setiap hari bergelut dengan sampah, aroma busuk menyelimuti tubuh kami dan kami bawa pulang. Tentunya ini sangat bahaya untuk kesehatan saya dan keluarga,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Jambi dapat menyamakan gaji petugas kebersihan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) agar kehidupan mereka lebih layak.

“Kita meminta pemerintah kota untuk bisa menyamakan gaji kami setara dengan UMP, dengan demikian kehidupan kami bisa mendekati cukup untuk berkeluarga,” katanya di sela-sela aksi di depan Kantor Wali Kota Jambi.

Dampak mogok kerja ini juga dirasakan warga. Rido, salah satu warga yang membuang sampah di kawasan depan Lembaga Pemasyarakatan, mengaku khawatir tumpukan sampah akan memicu masalah kesehatan.

“Sampah ini kalau tidak diangkut akan mendatangkan penyakit. Udara yang berhembus kita hirup, lalu terjadilah penyakit. Kita berharap ada perhatian pemerintah terkait penanganan sampah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Jambi akibat saluran air tersumbat sampah.

“Gara-gara sampah rumah warga bisa banjir, banyak selokan tersumbat. Wajar saja Kota Jambi setiap hujan pasti terjadi banjir,” kata Rido.

Menurut Rido, slogan “Kota Jambi Bahagia” yang selama ini digaungkan pemerintah kota dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

“Pemerintahan saat ini kurang empati dengan penderitaan rakyat. Slogan bahagia untuk mereka, tapi masyarakat tidak merasakan dampak kebijakan itu. Yang dirasakan justru penderitaan dan ketakutan, apalagi jika hujan lebat melanda Kota Jambi,” ujarnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Wali Kota Jambi Maulana disebut menyampaikan janji akan melakukan perubahan sistem pengelolaan sampah, termasuk pengalihan armada angkutan dari kendaraan lama ke kendaraan listrik.

Namun, langkah tersebut dinilai belum menjawab persoalan utama, yakni kesejahteraan petugas kebersihan. Apalagi, Maulana sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi, sehingga dianggap sudah mengetahui persoalan klasik terkait upah dan beban kerja petugas kebersihan.

Hingga kini, petugas kebersihan masih menunggu realisasi kebijakan konkret dari Pemerintah Kota Jambi terkait perbaikan upah dan jaminan kesejahteraan mereka.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga elpiji subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melonjak hingga Rp 80.000 per tabung di tingkat pengecer. Lonjakan harga tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar Rp 30.000 per tabung di tingkat pangkalan. Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa terbebani dengan harga […]

  • BRI Ungkap Modus Penipuan Kartu Kredit, Nasabah Diminta Waspada Saat Transaksi

    BRI Ungkap Modus Penipuan Kartu Kredit, Nasabah Diminta Waspada Saat Transaksi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan kartu kredit seiring meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai di Indonesia. Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, kemudahan transaksi menggunakan kartu kredit perlu diimbangi dengan kesadaran nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi dan informasi perbankan. Pasalnya, kejahatan perbankan seperti […]

  • Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

    Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data pribadi pelanggan menyusul mencuatnya isu dugaan penyebaran dan penyalahgunaan data konsumen oleh oknum pegawai internal perusahaan. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama KAI Group dalam mendukung layanan transportasi publik yang aman, […]

  • Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam terpantau melemah pada Senin (6/4/2026). Kini harga perak Antam dipatok sebesar Rp46.200 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar dan investor. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam terkoreksi sebesar Rp350 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, harga perak Antam […]

  • Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

    Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan dana sebesar Rp83 triliun untuk mendukung pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Dana besar ini akan menjadi salah satu pendorong utama kebangkitan ekonomi desa di tahun 2026. Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Subandono, menjelaskan bahwa pendanaan tersebut akan ditempatkan di perbankan nasional […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

expand_less