Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan dana sebesar Rp83 triliun untuk mendukung pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Dana besar ini akan menjadi salah satu pendorong utama kebangkitan ekonomi desa di tahun 2026. Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Subandono, menjelaskan bahwa pendanaan tersebut akan ditempatkan di perbankan nasional agar koperasi desa dapat mengaksesnya secara langsung melalui skema pembiayaan yang sudah dirancang.

“Koperasi bisa mengajukan pinjaman hingga Rp3 miliar dengan tenor maksimal enam tahun, bunga 6 persen, serta masa tenggang antara 6 hingga 8 bulan. Dana ini bisa digunakan untuk kebutuhan operasional (opex) maupun belanja modal (capex),” ujar Subandono dikutip dari Antara, Jumat (24/10/2025).

Subandono menambahkan, pemerintah telah menyusun Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. SKB tersebut bertujuan mempercepat pelaksanaan program Kopdes Merah Putih agar bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

Selain pembiayaan, pemerintah juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur pendukung seperti gudang, gerai, dan sarana distribusi desa, yang selama ini menjadi hambatan utama operasional koperasi.

“Kami ingin koperasi tidak hanya berdiri secara legal, tetapi juga memiliki fasilitas fisik yang memadai agar mampu berproduksi dan berdagang secara optimal,” tegas Subandono.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menargetkan 80.000 unit Kopdes/Kel Merah Putih yang sudah memiliki legalitas dapat beroperasi penuh pada Maret 2026.

Fokus saat ini adalah pembangunan fisik, termasuk pembangunan gudang dan gerai penjualan, agar setiap koperasi bisa berfungsi sebagai pusat ekonomi desa. Ferry menekankan bahwa peran koperasi tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga menjadi penyangga rantai pasok nasional, terutama di sektor pangan, perdagangan, dan energi desa.

Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam pemerataan ekonomi nasional. Melalui koperasi desa, pemerintah berharap potensi ekonomi daerah dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.

Pemerintah juga menggandeng TNI dan pemerintah daerah dalam pembangunan fisik 800 gudang Kopdes Merah Putih yang ditargetkan rampung pada awal 2026. Dengan dukungan pendanaan Rp83 triliun, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat peran koperasi, dan menjadikan desa sebagai basis pertumbuhan ekonomi nasional yang mandiri dan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 7,46 juta orang Indonesia masih berstatus pengangguran per Agustus 2025. Jumlah ini menurun tipis sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja di Tanah Air. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan, temuan tersebut berdasarkan hasil Survei […]

  • Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

    Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meta Platforms dikabarkan tengah menguji fitur premium berbasis langganan di sejumlah platform miliknya, termasuk WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Kebijakan ini berpotensi mengubah model layanan yang selama ini dinikmati pengguna secara gratis. Mengutip laporan TechCrunch yang dilansir CNBC, paket berlangganan tersebut dirancang untuk memberikan akses ke fitur produktivitas dan kreativitas lanjutan, termasuk kemampuan kecerdasan […]

  • Honda Siapkan Dua Mobil Listrik untuk Pasar Asia, Desainnya Futuristik

    Honda Siapkan Dua Mobil Listrik untuk Pasar Asia, Desainnya Futuristik

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobil listrik Super One dan SUV 0 Alpha yang disiapkan Honda untuk pasar Asia. Kedua model ini merupakan bagian dari rencana Honda untuk menjawab kebutuhan mobil listrik di kawasan dengan pasar yang berkembang, termasuk Indonesia. Meski tampil dengan desain futuristis, rupanya nama “Super One” belum tentu dipakai untuk versi produksi. Presiden Direktur PT […]

  • Harga Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Cek Rinciannya di Sini

    Harga Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Cek Rinciannya di Sini

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Sempat turun sehari sebelumnya, kini harga emas Antam terpantau naik lagi. Dikutip dari laman Logam Mulia, Kamis (26/2/2p026), emas Antam melesat Rp16.000 ke level Rp3.039.000 per gram dari sebelumnya Rp3.023.000. Selain itu, harga buyback emas Antam juga ikut melesat. Hari ini harga buyback emas Antam bertambah Rp 16.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam […]

  • Simpang Bata Play Button

    Rapat Pemegang Saham Putuskan Bata Tak Lagi Produksi Sepatu dan Sandal

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jenama alas kaki lawas Bata, resmi tidak lagi memproduksi alas kaki. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Sepatu Bata Tbk (BATA) yang digelar 25 September 2025. Meski diputuskan akhir September lalu, namun sesungguhnya pada April 2024 lalu hal itu sudah dilakukan. Setidaknya diterapkan di pabrik sepatu Bata di […]

  • Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US0 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 sebesar US$950 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencatat surplus US$2,51 miliar. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut memperpanjang tren positif neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei […]

expand_less