Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan dana sebesar Rp83 triliun untuk mendukung pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Dana besar ini akan menjadi salah satu pendorong utama kebangkitan ekonomi desa di tahun 2026. Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Subandono, menjelaskan bahwa pendanaan tersebut akan ditempatkan di perbankan nasional agar koperasi desa dapat mengaksesnya secara langsung melalui skema pembiayaan yang sudah dirancang.

“Koperasi bisa mengajukan pinjaman hingga Rp3 miliar dengan tenor maksimal enam tahun, bunga 6 persen, serta masa tenggang antara 6 hingga 8 bulan. Dana ini bisa digunakan untuk kebutuhan operasional (opex) maupun belanja modal (capex),” ujar Subandono dikutip dari Antara, Jumat (24/10/2025).

Subandono menambahkan, pemerintah telah menyusun Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. SKB tersebut bertujuan mempercepat pelaksanaan program Kopdes Merah Putih agar bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

Selain pembiayaan, pemerintah juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur pendukung seperti gudang, gerai, dan sarana distribusi desa, yang selama ini menjadi hambatan utama operasional koperasi.

“Kami ingin koperasi tidak hanya berdiri secara legal, tetapi juga memiliki fasilitas fisik yang memadai agar mampu berproduksi dan berdagang secara optimal,” tegas Subandono.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menargetkan 80.000 unit Kopdes/Kel Merah Putih yang sudah memiliki legalitas dapat beroperasi penuh pada Maret 2026.

Fokus saat ini adalah pembangunan fisik, termasuk pembangunan gudang dan gerai penjualan, agar setiap koperasi bisa berfungsi sebagai pusat ekonomi desa. Ferry menekankan bahwa peran koperasi tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga menjadi penyangga rantai pasok nasional, terutama di sektor pangan, perdagangan, dan energi desa.

Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam pemerataan ekonomi nasional. Melalui koperasi desa, pemerintah berharap potensi ekonomi daerah dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.

Pemerintah juga menggandeng TNI dan pemerintah daerah dalam pembangunan fisik 800 gudang Kopdes Merah Putih yang ditargetkan rampung pada awal 2026. Dengan dukungan pendanaan Rp83 triliun, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat peran koperasi, dan menjadikan desa sebagai basis pertumbuhan ekonomi nasional yang mandiri dan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Bank Tanah dan Desa Kutuh Kembangkan Kawasan Pariwisata Berbasis UMKM di Bali

    Badan Bank Tanah dan Desa Kutuh Kembangkan Kawasan Pariwisata Berbasis UMKM di Bali

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Bank Tanah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali, untuk mengembangkan kawasan penunjang pariwisata berbasis UMKM lokal. Kerja sama ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Tanah seluas 5.000 meter persegi yang berada di bawah Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala […]

  • Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) melaporkan posisi utang pemerintah hingga akhir Kuartal III-2025 mencapai Rp 9.408,64 triliun. Mayoritas utang tersebut berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 8.187,55 triliun atau 87,02 persen dari total portofolio. Sementara itu, porsi utang dari pinjaman tercatat Rp 1.221,09 triliun […]

  • Aduh! Harga Emas Antam Merosot Rp16.0000 Hari Ini

    Aduh! Harga Emas Antam Merosot Rp16.0000 Hari Ini

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini merosot. Nilai harga jatuhnya lumayan besar yakni Rp 16.000 hingga menjadi Rp 2.348.000 per gram. Sementara, harga emas Antam termahal kini mencapai Rp2,28 miliar. Sedangkan harga beli kembali atau buyback emas Antam juga terpangkas sebesar Rp 16.000 ke level Rp 2.209.000 per gram. […]

  • IHSG Dibuka Menghijau ke Posisi 8.187 Pagi Ini

    IHSG Dibuka Menghijau ke Posisi 8.187 Pagi Ini

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan hari ini, Kamis (9/9/2025). IHSG menguat ke posisi 8.187. IHSG sempat bergerak di rentang 8.187-8.204 sesaat setelah pembukaan. Tercatat, 321 saham menguat, 73 saham melemah, dan 206 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp15.452 triliun. Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. […]

  • LPDP Siapkan Skema Baru agar Lulusan Luar Negeri Cepat Terserap Industri Nasional

    LPDP Siapkan Skema Baru agar Lulusan Luar Negeri Cepat Terserap Industri Nasional

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – embaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah menggodok skema agar para penerima beasiswa LPDP di luar negeri bisa kembali ke Tanah Air dan cepat terserap di industri nasional. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran sejumlah pihak bahwa lulusan LPDP berpotensi lebih banyak dimanfaatkan industri luar negeri ketimbang berkontribusi di dalam negeri. Plt Direktur Utama LPDP […]

  • Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

    Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan PT Wijaya Karya (WIKA) memasuki babak baru restrukturisasi jumbo senilai Rp44 triliun, setelah upaya sebelumnya dinilai belum menyentuh persoalan fundamental. Rencana ini mempertegas bahwa langkah penyelamatan tahap pertama belum mampu memulihkan kondisi keuangan dua BUMN tersebut. Manajemen WIKA menetapkan restrukturisasi lanjutan sebagai pilar transformasi pada 2026, selain program asset […]

expand_less