Jumat, 19 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan tidak ada kekeliruan dalam penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di APBN 2026.

Ia menilai, pengalokasian sebagian anggaran pendidikan untuk MBG merupakan strategi kebijakan yang tepat dan justru layak diapresiasi, bukan dipersoalkan.

“Masyarakat harus dibangun pemahamannya bahwa penerima manfaat dari MBG yang ditargetkan mencapai hampir 84 juta yang terbesar adalah anak-anak dan siswa sekolah di seluruh Indonesia,” kata Misbakhun dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

Dalam APBN 2026, total anggaran pendidikan mencapai Rp769 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp223,5 triliun dialokasikan untuk program MBG.

Menurut Misbakhun, mekanisme tersebut merupakan bagian dari strategi cross cutting policy dalam penganggaran. Artinya, alokasi anggaran disesuaikan dengan fungsi dan penerima manfaat program.

“Ini dalam kaitan follow the program yaitu anggaran mengikuti fungsi dan peran programnya karena fungsinya adalah memperkuat gizi anak-anak Indonesia yang sebagian besar mereka adalah anak-anak dalam range umur siswa sekolah,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut murni merupakan strategi alokasi anggaran yang menjadi kewenangan pemerintah sebagai pelaksana mandat pengelolaan APBN.

“Seharusnya strategi anggaran ini justru diberikan pujian sebagai strategi yang cerdas bukan malah dipermasalahkan dan dipolitisasi sebagai miss alokasi anggaran,” ujarnya.

Misbakhun juga menekankan bahwa anggaran pendidikan setiap tahun tetap meningkat sesuai amanat konstitusi, yakni minimal 20% dari total belanja negara dalam APBN.

Karena nilai APBN terus bertambah setiap tahun, maka porsi anggaran pendidikan juga ikut naik. Oleh sebab itu, ia menilai tidak tepat jika strategi pengalokasian dana pendidikan untuk MBG dibenturkan dengan pembangunan infrastruktur pendidikan.

“Karena pemerintah tidak pernah mengurangi alokasi anggaran infrastruktur pendidikan bahkan makin diperkuat dengan mulai dibangunnya sekolah rakyat di banyak daerah pelosok di seluruh wilayah Indonesia dengan penggerak teknisnya Kementerian Sosial,” kata Misbakhun.

Program MBG sendiri dirancang untuk memperkuat gizi anak-anak Indonesia, khususnya siswa sekolah, sehingga dinilai relevan jika sebagian anggarannya bersumber dari pos pendidikan dalam APBN 2026.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan membantah tegas tuduhan yang menyebutkan dirinya memiliki atau terafiliasi dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi, Luhut memastikan informasi yang beredar di ruang publik dan media sosial tersebut tidak benar. “Informasi tersebut adalah tidak benar,” kata Jodi dalam keterangan tertulis di […]

  • Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah melakukan lawatan ke Asia dengan misi strategis: menandatangani sejumlah kesepakatan ekonomi dan mineral penting untuk memperkuat rantai pasokan global dan menekan dominasi China di sektor mineral strategis Lawatan ini akan menjadi pemanasan diplomatik sebelum pertemuan langsung antara Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung usai […]

  • Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia (World Bank) melaporkan bahwa anak muda di kawasan Asia Timur dan Pasifik menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan pekerjaan layak. Meski ekonomi kawasan ini terus tumbuh pesat berkat ekspor dan industri padat karya, perubahan teknologi dan demografi menciptakan ketimpangan di pasar tenaga kerja. Dalam laporannya, Bank Dunia mencatat tingkat pengangguran usia 15–24 […]

  • Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak sering kali membuat orang tua panik, apalagi saat kejang terjadi secara tiba-tiba. Padahal, kondisi ini sebenarnya bisa dipahami dan dikelola dengan baik jika ditangani sejak dini. Epilepsi merupakan gangguan pada sistem saraf yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik abnormal di otak. Kondisi ini tidak hanya dialami orang dewasa, […]

  • Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp2.501.000 Per Gram

    Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp2.501.000 Per Gram

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam tak bergerak pada perdagangan hari ini, Rabu (31/12/2025). Harga emas Antam masih tetap Rp2.501.000 per gram, seperti harga kemarin. Namun, untuk gramasi lebih besar harganya turun. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp2.360.000 per gram. Harga tersebut pun tak bergerak, sama harga buyback pada Selasa (30/12/2025) yang juga […]

  • Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh lebih tinggi, yakni 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp9.891,6 triliun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pertumbuhan M2 pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar […]

expand_less