Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Meta Platforms dikabarkan tengah menguji fitur premium berbasis langganan di sejumlah platform miliknya, termasuk WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Kebijakan ini berpotensi mengubah model layanan yang selama ini dinikmati pengguna secara gratis.

Mengutip laporan TechCrunch yang dilansir CNBC, paket berlangganan tersebut dirancang untuk memberikan akses ke fitur produktivitas dan kreativitas lanjutan, termasuk kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang lebih luas bagi pengguna berbayar.

Melalui skema ini, Meta juga berupaya memaksimalkan investasi besar yang telah digelontorkan perusahaan untuk pengembangan dan akuisisi teknologi AI dalam setahun terakhir.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Meta disebut telah mengakuisisi Manus, perusahaan pengembang agen AI berbasis di Singapura yang didirikan di China pada Desember 2025. Nilai akuisisi ini dilaporkan mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp33,5 triliun.

Saat ini, Meta memang telah memiliki model bahasa besar Llama yang bersifat open source, sehingga masih dapat diakses secara gratis oleh publik. Namun, berbeda dengan pendekatan tersebut, model langganan baru ini akan memberikan fitur eksklusif yang hanya tersedia bagi pengguna berbayar, mengikuti jejak perusahaan AI lain seperti OpenAI dan Google.

Salah satu fitur yang berpotensi masuk dalam paket berlangganan adalah Vibes, layanan video pendek berbasis AI yang memungkinkan pengguna membuat dan me-remix konten hasil generasi AI. Meski Vibes telah tersedia gratis sejak 2025, versi premium disebut akan menawarkan fitur tambahan di luar versi dasar.

Meta menegaskan bahwa skema langganan ini akan terpisah dari Meta Verified, layanan berbayar yang diluncurkan pada 2023 dan berfokus pada verifikasi akun kreator dan bisnis, dukungan pelanggan, serta perlindungan dari peniruan identitas.

Meta menyatakan akan mengumpulkan masukan dari komunitas pengguna sebelum meluncurkan layanan langganan ini secara lebih luas dalam beberapa bulan ke depan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025). Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja […]

  • Kepulauan Seribu Diserbu 5.865 Wisatawan Selama Libur Natal 2025

    Kepulauan Seribu Diserbu 5.865 Wisatawan Selama Libur Natal 2025

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu mengalami peningkatan signifikan selama libur Natal 2025. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat sebanyak 5.865 wisatawan berlibur ke sejumlah pulau wisata pada periode 25–27 Desember 2025. Data tersebut disampaikan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu. Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, mengatakan wisatawan datang melalui […]

  • Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

    Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Microsleep bisa menyerang siapa saja saat mengemudi, khususnya saat perjalanan jauh di musim Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Apa itu Microsleep? Berbahayakah. Dilansir kompas.com, Microsleep merupakan fenomena kelelahan yang terjadi pada manusia karena aktivitas monoton seperti mengemudi dalam waktu lama. Ketika pengemudi kena microsleep dalam tiga detik, sementara mobil melaju dengan kecepatan […]

  • Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), Akbar Djohan, meminta negara hadir secara aktif untuk menjamin persaingan usaha yang adil guna memulihkan fundamental industri baja nasional. Menurut Akbar, keberhasilan industri strategis seperti baja tidak hanya ditentukan oleh efisiensi korporasi, tetapi juga oleh kepastian regulasi serta penegakan hukum yang konsisten. Hal tersebut dinilai […]

  • Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh lebih tinggi, yakni 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp9.891,6 triliun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pertumbuhan M2 pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar […]

  • Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan membantah tegas tuduhan yang menyebutkan dirinya memiliki atau terafiliasi dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi, Luhut memastikan informasi yang beredar di ruang publik dan media sosial tersebut tidak benar. “Informasi tersebut adalah tidak benar,” kata Jodi dalam keterangan tertulis di […]

expand_less