Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Sari Murni Group Akuisisi Perusahaan Vietnam untuk Perluas Pasar Makanan Ringan ke Dunia

Sari Murni Group Akuisisi Perusahaan Vietnam untuk Perluas Pasar Makanan Ringan ke Dunia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Sari Murni Abadi (Sari Murni Group) resmi mengakuisisi Bibica Corporation, salah satu perusahaan confectionery terbesar asal Vietnam. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya Sari Murni Group memperkuat ekspansi ke pasar internasional dan memperluas portofolio produk di sektor makanan ringan global.

Direktur Keuangan Sari Murni Group, Servin, menjelaskan bahwa investasi terhadap Bibica merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai produsen dan distributor produk konsumer di tingkat global.

“Melalui kolaborasi dengan Bibica Vietnam, kami yakin sinergi ini akan meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi lintas negara,” ujar Servin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (6/11).

Kerja sama tersebut akan memperluas portofolio Sari Murni Group, tidak hanya di segmen snack, tetapi juga pada kategori biskuit, kue, dan permen, yang selama ini menjadi kekuatan utama Bibica. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat kemampuan riset dan pengembangan (R&D) perusahaan, mendorong inovasi produk baru yang sesuai dengan selera pasar regional dan global.

Servin menambahkan, sinergi dengan Bibica Vietnam menegaskan komitmen Sari Murni Group untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi dan meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan industri makanan ringan di kawasan Asia Tenggara.

Sari Murni Group dikenal luas melalui berbagai merek populer seperti Momogi, Criscito, Yale-Yale, dan Migi-Migi, dengan dua fasilitas produksi utama di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sementara itu, Bibica Corporation, bagian dari PAN Group, memiliki jaringan distribusi lebih dari 100 ribu outlet di Vietnam dan fasilitas manufaktur modern di Long An serta Hanoi. Perusahaan ini juga telah menembus pasar ekspor ke Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Melalui integrasi rantai pasok dan inovasi bersama, akuisisi ini diharapkan memperkuat posisi Sari Murni Group sebagai pemain utama di industri makanan ringan Asia, sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih luas ke berbagai negara.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Manufaktur Indonesia Melambat ke 50,1 pada Maret 2026, Tertekan Ekspor dan Biaya Produksi

    PMI Manufaktur Indonesia Melambat ke 50,1 pada Maret 2026, Tertekan Ekspor dan Biaya Produksi

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    Kinerja sektor industri nasional menunjukkan perlambatan setelah Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia turun ke level 50,1 pada Maret 2026, dari sebelumnya 53,8 pada Februari. Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, menilai penurunan ini menjadi sinyal meningkatnya tekanan pada sektor manufaktur, meskipun masih berada di zona ekspansi. “Ini bukan sinyal […]

  • Wall Street Meroket! Saham Teknologi Pimpin Penguatan, Nasdaq Naik 1,16%

    Wall Street Meroket! Saham Teknologi Pimpin Penguatan, Nasdaq Naik 1,16%

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (1/4/2026), didorong oleh lonjakan saham-saham teknologi dan meredanya kekhawatiran geopolitik global. Indeks S&P 500 naik 0,72% ke level 6.575,32. Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 1,16% menjadi 21.840,95, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,48% ke 46.565,74. Penguatan Wall Street didorong oleh […]

  • Prabowo Klaim Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun ke Level Terendah

    Prabowo Klaim Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun ke Level Terendah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mencapai level terendah dalam sejarah Republik Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Dalam pidatonya, Presiden ke-8 RI itu menyebut bahwa angka kemiskinan nasional kini berada di […]

  • Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan terakhir Oktober dengan penguatan di zona hijau pada Senin (27/10/2025). Penguatan yang terjadi ini seiring sentimen positif dari bursa global dan regional. Mengutip data RTI dari Kontan, IHSG naik 0,49% atau 40,57 poin menjadi 8.312,29. Sebanyak 304 saham menguat, 192 saham melemah, dan 176 saham […]

  • Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara. Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga […]

  • Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025). “Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp […]

expand_less