Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Sari Murni Group Akuisisi Perusahaan Vietnam untuk Perluas Pasar Makanan Ringan ke Dunia

Sari Murni Group Akuisisi Perusahaan Vietnam untuk Perluas Pasar Makanan Ringan ke Dunia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Sari Murni Abadi (Sari Murni Group) resmi mengakuisisi Bibica Corporation, salah satu perusahaan confectionery terbesar asal Vietnam. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya Sari Murni Group memperkuat ekspansi ke pasar internasional dan memperluas portofolio produk di sektor makanan ringan global.

Direktur Keuangan Sari Murni Group, Servin, menjelaskan bahwa investasi terhadap Bibica merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai produsen dan distributor produk konsumer di tingkat global.

“Melalui kolaborasi dengan Bibica Vietnam, kami yakin sinergi ini akan meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi lintas negara,” ujar Servin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (6/11).

Kerja sama tersebut akan memperluas portofolio Sari Murni Group, tidak hanya di segmen snack, tetapi juga pada kategori biskuit, kue, dan permen, yang selama ini menjadi kekuatan utama Bibica. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat kemampuan riset dan pengembangan (R&D) perusahaan, mendorong inovasi produk baru yang sesuai dengan selera pasar regional dan global.

Servin menambahkan, sinergi dengan Bibica Vietnam menegaskan komitmen Sari Murni Group untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi dan meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan industri makanan ringan di kawasan Asia Tenggara.

Sari Murni Group dikenal luas melalui berbagai merek populer seperti Momogi, Criscito, Yale-Yale, dan Migi-Migi, dengan dua fasilitas produksi utama di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sementara itu, Bibica Corporation, bagian dari PAN Group, memiliki jaringan distribusi lebih dari 100 ribu outlet di Vietnam dan fasilitas manufaktur modern di Long An serta Hanoi. Perusahaan ini juga telah menembus pasar ekspor ke Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Melalui integrasi rantai pasok dan inovasi bersama, akuisisi ini diharapkan memperkuat posisi Sari Murni Group sebagai pemain utama di industri makanan ringan Asia, sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih luas ke berbagai negara.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai memperketat pengawasan terhadap para wajib pajak berpenghasilan tinggi atau high wealth individual (HWI), setelah menemukan banyak ketidaksesuaian dalam laporan Surat Pemberitahuan (SPT). Langkah pengetatan ini dilakukan DJP untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan, khususnya di segmen wajib pajak kaya yang selama ini memiliki kemampuan ekonomi besar, namun kontribusi […]

  • Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

    Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia dalam 20 tahun terakhir berjalan tidak seimbang. Dalam pandangannya, baik di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Joko Widodo (Jokowi), pertumbuhan ekonomi nasional terlalu bergantung pada satu mesin saja. Menurut Purbaya, pada masa pemerintahan SBY, fokus utama diarahkan pada pengembangan sektor swasta, sementara […]

  • Prabowo Jamin Nelayan Dapat Kelonggaran Kredit 10-12 Tahun dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih

    Prabowo Jamin Nelayan Dapat Kelonggaran Kredit 10-12 Tahun dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menjamin nelayan akan memperoleh kelonggaran tenor kredit lebih dari 10 tahun dalam program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). Ia menegaskan, kebijakan itu diberikan agar beban pengembalian investasi tidak memberatkan nelayan yang tergabung dalam koperasi pengelola program. […]

  • Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US,26 dan WTI US,67

    Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US$63,26 dan WTI US$59,67

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2025) waktu AS, didorong ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga acuannya. Sementara itu, mandeknya pembicaraan damai Ukraina turut menahan harapan pemulihan aliran minyak Rusia ke pasar global. Brent ditutup naik 59 sen atau 0,94% menjadi US$ 63,26 per barel. Adapun West […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terjun Bebas! Kini Rp2,645 Juta

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terjun Bebas! Kini Rp2,645 Juta

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren penguatan harga emas Antam berakhir. Harga logam mulia produksi Antam kembali merososot tajam pada perdagangan Rabu (19/8/2026). Penurunan kali ini cukup dalam. Harga emas Antam anjlok Rp50.000 per gram, sekaligus membuat harganya semakin menjauh dari level psikologis Rp2,7 juta per gram. Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dipatok […]

  • Rupiah Tersungkur Lagi! Tembus Rp18.107 per Dolar AS

    Rupiah Tersungkur Lagi! Tembus Rp18.107 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar (kurs) rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/6/2026). Mata uang Indonesia melemah cukup tajam seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah tercatat menyusut 71 poin atau 0,39 persen menjadi Rp18.107 per dolar AS. Posisi tersebut turun dibandingkan penutupan sebelumnya yang […]

expand_less