Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025).

“Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp Lestari, Anwar Lawden, dikutip Selasa (2/12/2025).

Anwar menegaskan, seluruh operasional perusahaan dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Pemantauan lingkungan, lanjutnya, dilakukan secara berkala oleh lembaga independen yang tersertifikasi untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan.

Menurut dia, kegiatan Hutan Tanaman Industri (HTI) perusahaan juga telah melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) oleh pihak ketiga.

Dari total konsesi 167.912 hektar, Anwar menyebut hanya sekitar 46.000 hektar yang dikembangkan untuk tanaman eucalyptus. Sisanya dipertahankan sebagai kawasan lindung dan konservasi.

Selama tiga dekade beroperasi, ujar dia, perusahaan berkomitmen menjaga komunikasi terbuka dengan pemerintah, masyarakat hukum adat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil. “Perseroan menghormati penyampaian aspirasi publik, namun mengharapkan informasi yang disampaikan didasarkan pada data yang akurat dan dapat diverifikasi,” kata Anwar.

Ia menambahkan, audit menyeluruh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2022–2023 menyatakan perusahaan taat mematuhi seluruh regulasi, dan tidak ditemukan pelanggaran lingkungan maupun sosial.

Terkait tudingan deforestasi, Anwar menegaskan kegiatan pemanenan dan penanaman kembali dilakukan sesuai tata ruang, serta mengacu pada Rencana Kerja Umum (RKU) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang ditetapkan pemerintah.

Perusahaan juga menyoroti peningkatan teknologi ramah lingkungan sejak peremajaan pabrik pada 2018 yang disebut mampu menekan dampak ekologis.

Toba Pulp Lestari menyatakan tetap membuka ruang dialog konstruktif untuk memastikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di area konsesinya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Tipis, Cek Rinciannya di Sini!

    Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Tipis, Cek Rinciannya di Sini!

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian kompak naik pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Namun kenaikannya bervariasi. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, emas UBS naik Rp1000 sehingga menjadi Rp3.083.000 per gram hari ini. Sebelumnya, emas UBS dipatok sebesar Rp3,082 juta per gram. Sementara itu, emas Galeri24 lebih tinggi kenaikannya, yakni Rp8.000. […]

  • Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

    Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat suara terkait status ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal viral dan menuai kritik. Cucun sebelumnya menyebut MBG tidak memerlukan ahli gizi, melainkan cukup pengawas gizi yang bisa direkrut dari lulusan SMA dan diberi pelatihan selama tiga […]

  • Bank Negara Indonesia Tutup Internet Banking 21 April 2026, Nasabah Dialihkan ke Aplikasi Digital Terbaru

    Bank Negara Indonesia Tutup Internet Banking 21 April 2026, Nasabah Dialihkan ke Aplikasi Digital Terbaru

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Negara Indonesia (BNI) resmi mengumumkan penghentian layanan internet banking berbasis browser yang akan dimulai secara bertahap pada 21 April 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital BNI untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menyesuaikan dengan perubahan perilaku nasabah yang kini lebih mengandalkan perangkat mobile. Langkah ini diambil setelah BNI melihat tren penggunaan […]

  • Susanto Megaranto Segel Gelar Grand Master JAPFA Chess Festival

    Susanto Megaranto Segel Gelar Grand Master JAPFA Chess Festival

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecatur Indonesia Susanto Megaranto menyegel gelar Dwi Tarung Grand Master JAPFA Chess Festival 2025. Kepastian tersebut diraih setelah Susanto Megaranto memetik kemenangan di babak ketiga dan keempat kategori rapid menghadapi GM Daniel Quizon yang berlangsung di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta. “Ia memang jagonya main di Middle Game. Ia piawai dalam memainkan taktikalnya. Apalagi […]

  • Prabowo Lantik Abdul Kadir Karding Jadi Kepala Badan Karantina, Gantikan Sahat Panggabean

    Prabowo Lantik Abdul Kadir Karding Jadi Kepala Badan Karantina, Gantikan Sahat Panggabean

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Senin (27/4/2026). Karding menggantikan Sahat Manaor Panggabean dalam jabatan pimpinan tinggi utama lembaga tersebut. Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50 TPA Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat tinggi di lingkungan Barantin. Dalam prosesi […]

  • Harga Cabe dan Bawang di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Cabe dan Bawang di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (22/1/2026). Data terbaru menunjukkan hanya beberapa komoditas hortikultura yang mengalami penurunan harga, sementara sebagian besar bahan pangan strategis tidak mengalami perubahan signifikan. Komoditas cabe menjadi salah satu penyumbang utama penurunan harga. Cabe merah besar dan cabe merah kecil […]

expand_less