Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

  • account_circle -
  • calendar_month 48 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Rabu (13/5/2026) pagi. Mata uang Garuda naik tipis seiring pelemahan indeks dolar AS di pasar global.

Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah menguat 14 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp17.515 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.529 per dolar AS.

Di saat yang sama, indeks dolar AS juga tercatat melemah 0,02 persen ke level 98.275. Pelemahan dolar memberi ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk bergerak di zona hijau.

Penguatan rupiah dinilai menjadi sinyal positif di tengah dinamika pasar keuangan global yang masih dibayangi ketidakpastian arah suku bunga Amerika Serikat serta tensi geopolitik dunia.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova memperkirakan rupiah pada perdagangan hari ini, berpeluang melemah seiring risiko geopolitik dan tren kenaikan inflasi global.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah dengan kisaran di Rp17.525 – Rp17.575, dipengaruhi oleh global kembali naiknya harga minyak, index dollar dan yield obligasi pemerintah AS akibat risiko geopolitik dan tren kenaikan inflasi,” ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (13/5/2026).

Mengutip Sputnik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan secara serius untuk melanjutkan aksi militer di Timur Tengah.

Fox News melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan Operation Project Freedom guna memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz, dengan peran militer yang diperluas.

Trump semakin frustrasi terhadap sikap Iran dalam negosiasi untuk menyelesaikan konflik, dan kini lebih serius mempertimbangkan dimulainya kembali operasi militer skala besar dibanding beberapa pekan terakhir. Sumber-sumber mengatakan bahwa Trump mulai kehilangan kesabaran karena Selat Hormuz masih ditutup.

Menurut sumber tersebut, kini terdapat beberapa kelompok di dalam pemerintahan AS. Sebagian mendukung pendekatan keras dengan mengusulkan pengeboman terarah secara berkelanjutan terhadap Iran untuk melemahkan posisi Teheran. Sementara kelompok lain tetap mendorong cara diplomatik untuk menyelesaikan konflik.

Adapun terkait inflasi, International Monetary Fund (IMF) telah memperkirakan pertumbuhan global pada 2026 akan melambat menjadi 2,5 persen, sementara inflasi meningkat menjadi 5,4 persen, dengan asumsi konflik yang terjadi akan berlangsung panjang.

Melihat sentimen domestik, semakin sempitnya ruang fiskal menciptakan bagi pemerintah untuk memutuskan apakah menurunkan skala prioritas atau melonggarkan defisit lebih dari 3 persen.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyorot ketahanan Iran. Di tengah konflik terbuka melawan Amerika Serikat dan Israel, negara itu dinilai tetap mampu memberikan perlawanan kuat meski telah menghadapi embargo internasional hampir setengah abad. Sejak Revolusi Iran 1979, Iran menjadi salah satu negara yang paling lama menghadapi sanksi ekonomi dari Barat, terutama dari […]

  • Danantara Siapkan Rp16 triliun Bangun Hunian di Lahan Hibah Lippo

    Danantara Siapkan Rp16 triliun Bangun Hunian di Lahan Hibah Lippo

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara atau Danantara Indonesia menyiapkan anggaran hingga mencapai Rp16 triliun untuk mendukung pembangunan hunian vertikal pada lahan hibah Lippo Group. Pendiri Yayasan Pelita Harapan James Riady menghibahkan tiga bidang lahan sekitar 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang direncanakan untuk pembangunan 140 ribu unit hunian vertikal bagi […]

  • Wamen Helvi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Industri Berkelanjutan

    Wamen Helvi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Industri Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan dukungan penuh terhadap pelaku UMKM yang berfokus pada pengembangan industri berkelanjutan agar dapat bertransformasi dan naik kelas. Pernyataan itu disampaikan Helvi saat meninjau program Help Me Grow di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025). Program ini merupakan inisiatif […]

  • Kawasan JBC

    JBC Tawarkan ROI 8% per Tahun, Jadi Alternatif Investasi Paling Menarik di Kota Jambi

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jambi Business Center (JBC) kembali memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi properti paling prospektif di Kota Jambi melalui penawaran skema Return on Investment (ROI) hingga 8% per tahun untuk produk propertinya. Di tengah tren bunga deposito bank yang saat ini berada di kisaran ±1% per tahun, investasi properti di kawasan superblok JBC memberikan potensi imbal […]

  • Demo Iran Memanas, Amerika Serikat Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Iran

    Demo Iran Memanas, Amerika Serikat Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Iran

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendesak seluruh warga negaranya untuk segera meninggalkan Iran di tengah aksi demonstrasi besar yang terus memanas dan mengguncang berbagai wilayah negara tersebut. Melalui Kedutaan Besar Virtual AS di Iran, pemerintah AS meminta warganya pergi secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan pemerintah. Warga AS diarahkan untuk keluar melalui jalur perbatasan darat […]

  • Emas UBS-Galeri24 Stabil di Rp2,9 Juta

    Emas UBS-Galeri24 Stabil di Rp2,9 Juta

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan pada Jumat, 6 Februari 2026, tercatat stabil di Sahabat Pegadaian. Emas UBS dipatok Rp2.988.000 per gram, sedangkan Galeri24 berada di Rp2.974.000 per gram. Harga ini sama dengan catatan kemarin sore dan dapat berubah sewaktu-waktu. Emas Galeri24 dijual mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram, sementara emas UBS tersedia dari 0,5 gram […]

expand_less