RI dan Australia Perkuat Kerja Sama Keselamatan Transportasi 2026–2027
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 50 menit yang lalu
- print Cetak

Suasana Indonesia-Australia Transport Safety Forum di Canberra dan Sydney yang membahas penguatan kerja sama keselamatan transportasi kedua negara.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia dan Australia kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di sektor keselamatan transportasi melalui forum bilateral yang digelar pada awal Mei 2026.
Forum bertajuk Indonesia-Australia Transport Safety Forum itu berlangsung di Canberra dan Sydney pada 4–8 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama Indonesian Transport Safety Assistance Package (ITSAP) antara kedua negara.
Pelaksana Tugas Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran Kementerian Perhubungan, Triono, mengatakan forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkelanjutan.
“Forum ini menjadi wadah penguatan kolaborasi bilateral guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan,” kata Triono dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Dalam forum tersebut, kedua negara mengevaluasi kerja sama yang telah berjalan sekaligus menyusun rencana aksi untuk periode 2026–2027. Sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, hingga peningkatan koordinasi pencarian dan pertolongan.
Selain itu, kerja sama juga mencakup investigasi insiden transportasi, penguatan regulasi keselamatan, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di sektor transportasi.
Pertemuan turut diisi dengan Subworking Group Meeting antara Direktorat KPLP dan Australian Maritime Safety Authority. Kedua pihak membahas sejumlah program lanjutan, khususnya terkait perlindungan lingkungan maritim.
Program yang akan dijalankan meliputi pelatihan operasional peralatan dasar, pemetaan tumpahan minyak, hingga latihan regional terkait penanggulangan pencemaran laut.
Delegasi Indonesia dalam forum ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Arif Toha, bersama perwakilan dari sejumlah lembaga seperti Basarnas, KNKT, dan Airnav. Sementara delegasi Australia dipimpin oleh Jimm Betts.
- Penulis: darmanto zebua
