Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Rosatom State Corporation, Alexey Likhachev, bertemu Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertemuan itu membahas peluang kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah agenda strategis, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), pengembangan reaktor modular kecil (small modular reactor/SMR), hingga pembangunan infrastruktur pendukung sektor nuklir.

Likhachev menyatakan Rusia dan Indonesia tengah membangun dialog jangka panjang yang diarahkan pada kemitraan strategis. Ia menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada penguatan kapasitas nasional.

“Kerja sama ini mencakup pengembangan industri baru, pelatihan sumber daya manusia, serta peningkatan kompetensi teknologi,” ujar Likhachev dalam keterangan resminya.

Selain sektor energi, pembahasan juga mencakup pemanfaatan teknologi nuklir untuk kebutuhan non-energi, termasuk riset dan pengembangan. Rosatom menawarkan pendekatan terpadu, dari pembangunan PLTN skala besar hingga solusi pembangkit listrik terapung yang dinilai relevan bagi negara kepulauan seperti Indonesia.

Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya integrasi energi nuklir dalam sistem kelistrikan nasional, dengan mempertimbangkan kondisi geografis Indonesia yang tersebar.

Dalam rangkaian kunjungannya, delegasi Rosatom turut bertemu sejumlah pejabat Indonesia, antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pimpinan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo.

Kerja sama Indonesia dan Rusia di bidang nuklir sendiri telah berlangsung selama dua dekade. Perjanjian penggunaan energi atom untuk tujuan damai yang diteken pada 2006 menjadi landasan hubungan bilateral kedua negara di sektor ini.

Pemerintah Indonesia hingga kini masih mengkaji pengembangan energi nuklir sebagai bagian dari strategi diversifikasi energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan tantangan transisi energi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengelola Jambi Business Center menunjukkan kepeduliannya kepada warga sekitar kawasan. Ini ditunjukkan dengan kegiatan buka puasa bersama warga sekitar di Paviliun JBC, Jumat (6/3/2026). Buka bersama ini dihadiri oleh manajemen JBC antara lain, Komisaris PT PKP Syahrasaddin. Dalam buka bersama ini JBC juga membagikan hampers Lebaran kepada 200 warga sekitar. “Ini sebagai bentuk […]

  • Dulu Mewah, Kini Terjangkau! Mobil Listrik Rp200 Jutaan Mengaspal

    Dulu Mewah, Kini Terjangkau! Mobil Listrik Rp200 Jutaan Mengaspal

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki akhir semester I/2026, pasar otomotif nasional makin panas. Pilihan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) kini semakin beragam, harganya kian ramah di kantong. Di kisaran Rp200 jutaan. Disitat dari laman resmi masing-masing pabrikan, sedikitnya ada delapan merek yang memasarkan produk dimaksud, mulai dari BYD, Changan, Geely, Jaecoo, Neta, Seres, […]

  • LHKPN Terbaru: Harta Hasan Basri Agus Turun Drastis dari Rp 19 M Jadi Rp 4,9 Miliar

    LHKPN Terbaru: Harta Hasan Basri Agus Turun Drastis dari Rp 19 M Jadi Rp 4,9 Miliar

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Hasan Basri Agus kembali menjadi sorotan. Dalam laporan periodik 2025 yang disampaikan pada 29 Maret 2026, total kekayaan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu tercatat sebesar Rp 4,9 miliar. Angka tersebut menunjukkan penurunan tajam dibandingkan laporan tahun sebelumnya. Pada periode 2024, kekayaan Hasan Basri […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 25 Mei 2026: Cabai Merah Naik, Cabai Rawit Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 25 Mei 2026: Cabai Merah Naik, Cabai Rawit Turun

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Senin (25/5/2026). Namun, komoditas cabai mengalami fluktuasi cukup signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, kenaikan harga terjadi pada cabai merah. Cabe merah besar dan cabe merah kecil kini dijual Rp55.000 per kilogram atau naik sekitar […]

  • Dwita Ria Gunadi: Apresiasi Respons Cepat Kementan Jaga Stabilitas Harga Daging Sapi

    Dwita Ria Gunadi: Apresiasi Respons Cepat Kementan Jaga Stabilitas Harga Daging Sapi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi IV DPR RI Dwita Ria Gunadi menyatakan dukungannya terhadap langkah cepat Kementerian Pertanian dalam menjaga stabilitas harga daging sapi di pasaran, menyusul sempat terjadinya gejolak akibat aksi mogok pedagang. Menurut Dwita, kehadiran pemerintah melalui kebijakan yang responsif berhasil meredam potensi gangguan distribusi sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan […]

  • Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

    Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kembalinya investor asing ke pasar saham domestik sebagai sinyal positif, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin (2/2/2026). Penjabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp […]

expand_less