Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah mengalami penguatan pada awal perdagangan hari ini, Kamis (6/11/2025). Meski kenaikannya tipis, penguatan rupiah sebesar  18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.699 per dolar Amerika Serikat (AS) sangat berarti. Pada saat yang sama, indeks dolar AS bertahan di kisaran 100.

Pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah 9 poin dan parkir di posisi Rp16.717 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar Amerika Serikat atau DXY terpantau melemah 0,17 poin atau 0,17% ke level 100,034.

Selain rupiah, dolar AS juga melemah terhadap yen Jepang 0,19%, baht Thailand 0,07%, ringgit Malaysia 0,16%, dolar Taiwan 0,02% dan dolar Singapura 0,1%. Di sisi lain, dolar AS menguat terhadap won Korea 0,29%, peso Filipina 0,01%, dolar Hong Kong 0,01%.

Pada perdagangan hari ini, rupiah diproyeksi bergerak fluktuatif dengan risiko melemah di kisaran Rp16.710–Rp16.760 per dolar AS. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas dari PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen eksternal yang didominasi penguatan dolar AS, serta faktor internal terkait kinerja ekonomi nasional yang masih solid.

“Dolar AS terus menguat sejak pekan lalu, setelah The Fed mengatakan pemotongan suku bunga Desember belum pasti,” ujar Ibrahim dikutip Kamis, (6/11/2025).

Dia menjelaskan, meskipun bank sentral AS The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober, langkah itu sudah diantisipasi pasar sehingga tidak mampu menahan penguatan dolar. Berdasarkan data CME FedWatch, para pelaku pasar memperkirakan peluang 69,8% The Fed akan kembali memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, sedangkan 30,2% memperkirakan suku bunga akan dipertahankan.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari data pertumbuhan ekonomi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Ekonomi Indonesia tumbuh 5,04 persen year on year (YoY) pada kuartal III-2025, menandakan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Secara quarter to quarter (QtQ), ekonomi Indonesia tumbuh 1,43% dibandingkan dengan kuartal II/2025. Adapun secara kumulatif sepanjang Januari–September 2025, ekonomi nasional mencatat pertumbuhan 5,01% YoY.

Berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB), ekonomi Indonesia pada kuartal III/2025 tercatat sebesar Rp6.060 triliun atas dasar harga berlaku dan Rp3.444,8 triliun atas dasar harga konstan. Jessica Tasijawa, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyampaikan dengan mempertimbangkan indikator ekonomi domestik yang solid, tekanan terhadap rupiah bersifat eksternal, terutama akibat penguatan bertahap dolar AS.

“Kami masih memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuannya pada November 25, seiring dengan pertumbuhan kuartal III/2025 yang tetap positif,” ungkapnya dalam riset.

Menurut Jessica, Bank Indonesia kemungkinan akan memprioritaskan stabilitas rupiah dan memperkuat transmisi kebijakan moneter untuk mendukung permintaan domestik dan pertumbuhan sektor riil. Sejalan dengan itu, obligasi tenor menengah diperkirakan tetap menarik, didukung oleh imbal hasil yang kompetitif, ekspektasi suku bunga yang stabil, serta fundamental domestik yang kuat.

Di pasar obligasi, imbal hasil SUN tenor 10 tahun tercatat stabil di 6,18% seiring rendahnya partisipasi asing dalam lelang SBN di level 13,58%. Namun demikian, CDS 5 tahun Indonesia menurun ke 76,8, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental domestik yang solid. Imbal hasil US Treasury 10 tahun juga relatif stabil di 4,08%, menjaga spread INDOGB–UST di atas 200 bps.

Sementara itu, indeks DXY tetap tinggi di kisaran 100 seiring dengan meredanya ketegangan dagang AS–China, di mana China menangguhkan hingga 15% tarif balasan atas produk pertanian AS mulai 10 November 2025, meski tetap mempertahankan tarif 10% untuk seluruh impor dan 13% untuk kedelai.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Iran vs AS-Israel Kian Memanas: 1.300 Tewas, Selat Hormuz Bergejolak

    Perang Iran vs AS-Israel Kian Memanas: 1.300 Tewas, Selat Hormuz Bergejolak

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel semakin meluas setelah memasuki hari ke-13 sejak serangan pertama pada akhir Februari lalu. Serangan udara, rudal, hingga drone dilaporkan terus terjadi di berbagai titik di Timur Tengah, memicu ketegangan baru di kawasan strategis dunia. Laporan terbaru menyebutkan korban tewas akibat perang telah melampaui 1.300 […]

  • Indonesia Perkuat Kolaborasi Ketenagakerjaan ASEAN untuk Tingkatkan Kompetensi dan Perlindungan Pekerja

    Indonesia Perkuat Kolaborasi Ketenagakerjaan ASEAN untuk Tingkatkan Kompetensi dan Perlindungan Pekerja

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kerja sama strategis di sektor ketenagakerjaan dengan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Langkah ini dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, dan memperkuat sistem perlindungan sosial bagi pekerja di kawasan. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen aktif dalam […]

  • SEA Games 2025: Indonesia Diperkuat 1.021 Atlet, Targetkan 80 Emas!

    SEA Games 2025: Indonesia Diperkuat 1.021 Atlet, Targetkan 80 Emas!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengukuhkan Tim Indonesia untuk SEA Games 2025. Pengukuhan Tim Indonesia buat SEA Games 2025 itu digelar di Auditorium Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/12/2025) siang WIB. Di […]

  • Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

    Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Epilepsi pada anak tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga psikologis, baik bagi anak maupun orang tua. Kekhawatiran kerap muncul ketika kejang terjadi secara tiba-tiba, terutama saat anak sedang beraktivitas atau bermain. Dalam upaya mencegah kekambuhan, sebagian orang tua mulai memperhatikan pola makan anak. Salah satu yang sering disorot adalah konsumsi makanan […]

  • Harga Emas UBS, Antam, hingga Galeri24 Tumbang Bersamaan

    Harga Emas UBS, Antam, hingga Galeri24 Tumbang Bersamaan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan UBS, Antam, dan Galeri24 yang dijual di Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS kini dibanderol Rp2.831.000 per gram. Logam mulia tersebut mengalami penurunan Rp13.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya di angka Rp2.831.000. Sementara itu, emas Antam kini dipatok […]

  • Jasa Marga Perbaiki Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi

    Jasa Marga Perbaiki Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jasa Marga kembali melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan di sejumlah titik pada ruas Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi selama sepekan ke depan. Pekerjaan berlangsung mulai Minggu (16/11) hingga Sabtu (22/11) sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan jalan tol. Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa pekerjaan […]

expand_less