Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah mengalami penguatan pada awal perdagangan hari ini, Kamis (6/11/2025). Meski kenaikannya tipis, penguatan rupiah sebesar  18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.699 per dolar Amerika Serikat (AS) sangat berarti. Pada saat yang sama, indeks dolar AS bertahan di kisaran 100.

Pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah 9 poin dan parkir di posisi Rp16.717 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar Amerika Serikat atau DXY terpantau melemah 0,17 poin atau 0,17% ke level 100,034.

Selain rupiah, dolar AS juga melemah terhadap yen Jepang 0,19%, baht Thailand 0,07%, ringgit Malaysia 0,16%, dolar Taiwan 0,02% dan dolar Singapura 0,1%. Di sisi lain, dolar AS menguat terhadap won Korea 0,29%, peso Filipina 0,01%, dolar Hong Kong 0,01%.

Pada perdagangan hari ini, rupiah diproyeksi bergerak fluktuatif dengan risiko melemah di kisaran Rp16.710–Rp16.760 per dolar AS. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas dari PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen eksternal yang didominasi penguatan dolar AS, serta faktor internal terkait kinerja ekonomi nasional yang masih solid.

“Dolar AS terus menguat sejak pekan lalu, setelah The Fed mengatakan pemotongan suku bunga Desember belum pasti,” ujar Ibrahim dikutip Kamis, (6/11/2025).

Dia menjelaskan, meskipun bank sentral AS The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober, langkah itu sudah diantisipasi pasar sehingga tidak mampu menahan penguatan dolar. Berdasarkan data CME FedWatch, para pelaku pasar memperkirakan peluang 69,8% The Fed akan kembali memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, sedangkan 30,2% memperkirakan suku bunga akan dipertahankan.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari data pertumbuhan ekonomi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Ekonomi Indonesia tumbuh 5,04 persen year on year (YoY) pada kuartal III-2025, menandakan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Secara quarter to quarter (QtQ), ekonomi Indonesia tumbuh 1,43% dibandingkan dengan kuartal II/2025. Adapun secara kumulatif sepanjang Januari–September 2025, ekonomi nasional mencatat pertumbuhan 5,01% YoY.

Berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB), ekonomi Indonesia pada kuartal III/2025 tercatat sebesar Rp6.060 triliun atas dasar harga berlaku dan Rp3.444,8 triliun atas dasar harga konstan. Jessica Tasijawa, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyampaikan dengan mempertimbangkan indikator ekonomi domestik yang solid, tekanan terhadap rupiah bersifat eksternal, terutama akibat penguatan bertahap dolar AS.

“Kami masih memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuannya pada November 25, seiring dengan pertumbuhan kuartal III/2025 yang tetap positif,” ungkapnya dalam riset.

Menurut Jessica, Bank Indonesia kemungkinan akan memprioritaskan stabilitas rupiah dan memperkuat transmisi kebijakan moneter untuk mendukung permintaan domestik dan pertumbuhan sektor riil. Sejalan dengan itu, obligasi tenor menengah diperkirakan tetap menarik, didukung oleh imbal hasil yang kompetitif, ekspektasi suku bunga yang stabil, serta fundamental domestik yang kuat.

Di pasar obligasi, imbal hasil SUN tenor 10 tahun tercatat stabil di 6,18% seiring rendahnya partisipasi asing dalam lelang SBN di level 13,58%. Namun demikian, CDS 5 tahun Indonesia menurun ke 76,8, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental domestik yang solid. Imbal hasil US Treasury 10 tahun juga relatif stabil di 4,08%, menjaga spread INDOGB–UST di atas 200 bps.

Sementara itu, indeks DXY tetap tinggi di kisaran 100 seiring dengan meredanya ketegangan dagang AS–China, di mana China menangguhkan hingga 15% tarif balasan atas produk pertanian AS mulai 10 November 2025, meski tetap mempertahankan tarif 10% untuk seluruh impor dan 13% untuk kedelai.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Terpuruk, DPR Desak BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar

    Rupiah Terpuruk, DPR Desak BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus kisaran Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini memicu sorotan dari parlemen yang mempertanyakan efektivitas berbagai langkah stabilisasi yang telah ditempuh Bank Indonesia (BI), mulai dari intervensi pasar hingga penyesuaian instrumen moneter. Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Harris Turino menilai, BI sudah […]

  • Turnamen Catur Non Master Bulanan Pengprov Percasi Jambi Digelar di Batanghari 20–21 Juni 2026

    Turnamen Catur Non Master Bulanan Pengprov Percasi Jambi Digelar di Batanghari 20–21 Juni 2026

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi kembali menggelar turnamen catur bulanan non master untuk kelima kalinya. Kali ini, ajang tersebut akan berlangsung di Kabupaten Batanghari pada 20–21 Juni 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di ruang pola kantor bupati dan akan mempertemukan pecatur dari berbagai daerah di Jambi. Percasi Kabupaten Batanghari ditunjuk […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Berfluktuasi

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Berfluktuasi

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi tercatat relatif stabil pada Kamis, 12 Desember 2025. Pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi di tiga pasar utama Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Kasang, dan Pasar Angso Duo menunjukkan sebagian besar komoditas berada pada level harga sebelumnya. Namun, beberapa komoditas, terutama kelompok cabai, masih mengalami […]

  • Wali Kota Jambi Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Kurang Mampu

    Wali Kota Jambi Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Kurang Mampu

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Maulana bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menyalurkan santunan kepada anak-anak kurang mampu dan yatim piatu di Rumah Singgah binaan Gerakan Muda Relawan Bina Demokrasi (REBIDSI) Jambi, Jumat (3/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi […]

  • HUT ke-27, Bank Mandiri Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Lokal

    HUT ke-27, Bank Mandiri Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperingati HUT ke-27, Bank Mandiri menggelar Program Pasar Murah Mandiri di Nawasena Mandiri Corporate University, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini diikuti ribuan masyarakat serta pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari tema besar perayaan tahun ini, yaitu “Sinergi Majukan Negeri.” Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, program ini menjadi wujud komitmen perusahaan […]

  • Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu sentimen negatif dari data ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya ketidakpastian global. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik […]

expand_less