Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pertamina Blokir 394 Ribu Kendaraan karena Curangi Pengisian BBM Subsidi

Pertamina Blokir 394 Ribu Kendaraan karena Curangi Pengisian BBM Subsidi

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sebanyak 294 ribu nomor kendaraan oleh Pertamina diblokir. Kendaraan-kendaraan ini kedapatan melakukan kecurangan dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Dari sisi pengawasan sistem subsidi, kami telah melakukan identifikasi fraud terhadap 394 ribu nomor kendaraan yang telah kami blokir untuk mengantisipasi dan memitigasi penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU,” kata Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra dilansir dari Antara, Senin (1

Menurutnya ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan, memastikan ketepatan penyaluran, serta menjaga keadilan bagi masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Sayangnya, Ega tidak menjelaskan secara rinci bentuk kecurangan yang dilakukan ratusan ribu kendaraan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pemblokiran dilakukan agar kendaraan yang terindikasi curang tidak bisa kembali membeli BBM bersubsidi.

Di sisi lain, Pertamina memastikan distribusi energi hingga ke pelosok Indonesia melalui 231 fasilitas yang mencakup terminal BBM, terminal LPG, serta depo pengisian pesawat udara yang beroperasi di berbagai wilayah. Untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, Pertamina mengoperasikan 15.345 titik penyaluran, termasuk program BBM Satu Harga di 573 lokasi untuk memperluas akses energi yang berkeadilan.

“Program strategis yang terus kami dorong selama 2025 antara lain program Subsidi Tepat untuk BBM maupun LPG,” ujarnya. Menurutnya, penyaluran BBM jenis bahan bakar tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite kini sudah menggunakan full QR Code, dan hasilnya mulai terlihat. Hingga Oktober 2025, kuota Solar diperkirakan dapat terkendali di bawah 1,5 persen dari kuota yang dialokasikan.

Sementara untuk Pertalite diperkirakan berada di bawah 10 persen dari kuota 2025. Untuk meningkatkan penggunaan produk nonsubsidi sekaligus mendorong energi yang lebih ramah lingkungan, Pertamina Patra Niaga juga memperluas penjualan Pertamax Green. Saat ini, produk tersebut tersedia di 168 SPBU di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. “Animo masyarakat cukup baik. Pertumbuhan penjualannya hingga saat ini mencapai sekitar 80 persen dibandingkan 2024,” kata Ega.

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

    Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah membahas rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengatakan, hunian vertikal ini akan dikembangkan di 5 kota, yakni Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya, dan Manado. “Jakarta sama Surabaya (dua kota yang paling siap menjadi […]

  • Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali Kapal AS dan Israel

    Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali Kapal AS dan Israel

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi negara-negara dunia. Namun, jalur strategis tersebut tidak diperbolehkan dilintasi kapal milik Amerika Serikat, Israel, serta sekutu keduanya. Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Mesir, Ayman Mohyeldin, seperti dikutip media internasional. “Selat Hormuz sebenarnya terbuka. […]

  • Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengungkapkan angka backlog atau kekurangan kepemilikan rumah di Indonesia mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, backlog perumahan tercatat sekitar 9.637.157 unit. Angka ini turun dibandingkan hasil Susenas 2023 yang mencapai sekitar 9,9 juta unit. Kepala Divisi Riset […]

  • Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan kembali membuka program pembinaan dan sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umum secara gratis untuk masyarakat. Program ini merupakan batch kedua pada 2026 dengan kuota sebanyak 2.100 peserta dari seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 12 April 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program ini bertujuan memperluas akses pekerja dalam […]

  • AHY Pastikan Pemulihan Infrastruktur Vital Usai Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

    AHY Pastikan Pemulihan Infrastruktur Vital Usai Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung kawasan terdampak banjir dan longsor di Aceh Tengah. Dalam kunjungan menggunakan jalur darat tersebut, AHY memastikan pemulihan infrastruktur vital dipercepat, termasuk pembukaan akses jalan yang sempat terputus di sejumlah titik. Didampingi Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara serta Bupati Aceh […]

  • Rupiah Pagi Ini Melemah Jadi Rp16.903 per Dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Melemah Jadi Rp16.903 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Dibuka pagi ini rupiah melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp16.903 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup melemah ke level Rp16.894 per dolar AS. Tekanan eksternal membuat mata uang Asia, termasuk rupiah, kesulitan bangkit di tengah sentimen risiko yang masih rapuh. Sementara itu, […]

expand_less