Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Kopdes Merah Putih Kini Bisa Akses Kredit Himbara Rp240 Triliun, Dijamin Pemerintah

Kopdes Merah Putih Kini Bisa Akses Kredit Himbara Rp240 Triliun, Dijamin Pemerintah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kini bisa mengakses pembiayaan dari himpunan bank milik negara (Himbara) dengan total dana mencapai Rp240 triliun. Dana jumbo ini disiapkan untuk memperkuat permodalan koperasi dan pembangunan fisik di desa-desa.

Purbaya mengatakan, besaran dana yang bisa diserap bergantung pada kesiapan masing-masing koperasi di daerah.

“Kalau semuanya disiapkan Rp240 triliun untuk beberapa tahun, tetapi tergantung seberapa siapnya koperasi. Jadi uangnya cukup,” ujarnya di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp16 triliun ke Himbara melalui PMK No.63/2025, yang diteken saat Sri Mulyani Indrawati masih menjabat sebagai Menkeu. Kemudian, pada September 2025, Purbaya kembali menempatkan Rp200 triliun di sejumlah bank Himbara — yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI.

Dana tersebut bisa digunakan untuk pembiayaan program Koperasi Desa Merah Putih, dengan bunga pinjaman rendah hanya 2%, turun dari sebelumnya 4%.

“Langsung bisa dicairkan kalau digunakan untuk program koperasi, bunganya langsung tinggal 2%,” kata Purbaya.

Pemerintah menjamin kredit Kopdes melalui APBN, sehingga bank lebih leluasa menyalurkan pinjaman dengan plafon hingga Rp3 miliar per koperasi. Pembiayaan ini tidak hanya untuk modal kerja, tetapi juga untuk pembangunan infrastruktur koperasi di desa dan kelurahan.

Pemerintah juga menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan fisik Kopdes, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No.17/2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Koperasi Desa Merah Putih.

Menteri Desa Yandri Susanto menambahkan, aturan teknis mengenai pembiayaan akan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) baru.

“Kita tunggu detailnya. Kalau ada yang menyangkut Kemendes, tentu kami akan tindak lanjuti dengan Peraturan Menteri Desa,” jelasnya.

Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari agenda nasional untuk memperkuat ekonomi desa, memperluas akses permodalan, dan mendorong pemerataan pembangunan berbasis koperasi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Mandiri Pacu Inovasi Digital, Transaksi Livin’ dan Kopra Tembus Rp 11.700 Triliun

    Bank Mandiri Pacu Inovasi Digital, Transaksi Livin’ dan Kopra Tembus Rp 11.700 Triliun

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital lewat tiga solusi unggulan: Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant. Ketiganya menjadi pendorong utama pertumbuhan transaksi dan inklusi keuangan nasional. Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri BD Budi Prasetyo mengatakan inovasi digital menjadi strategi kunci perseroan dalam menghadirkan ekosistem […]

  • BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengumumkan kabar penting terkait proyeknya di wilayah Pantai Timur, Nongsa, Batam. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) telah resmi membatalkan alokasi lahan untuk entitas anak perusahaan, PT Warga Tri Manunggal. Melalui keterbukaan informasi, Direktur HOME, Ardi Syofyan, menjelaskan hal tersebut. Pembatalan itu […]

  • Maro Sebo Muaro Jambi Disorot Sensus Ekonomi 2026, Dari Kopi hingga Wisata Candi

    Maro Sebo Muaro Jambi Disorot Sensus Ekonomi 2026, Dari Kopi hingga Wisata Candi

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas ekonomi Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, ikut menjadi perhatian dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pada 2 Juli 2026, BPS Provinsi Jambi melakukan supervisi pendataan di wilayah tersebut dan mengunjungi salah satu pelaku usaha, Pojok Kopi Dusun. Supervisi dilakukan untuk memastikan wawancara, penggunaan aplikasi dan proses pendataan berjalan sesuai standar. Kunjungan tersebut […]

  • Impor Gula Tak Terkendali, Sugar Co BUMN Catat Kerugian Rp680 M

    Impor Gula Tak Terkendali, Sugar Co BUMN Catat Kerugian Rp680 M

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Danantara Indonesia mengungkapkan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co mengalami kerugian hingga Rp680 miliar sepanjang tahun lalu. Kerugian tersebut dipicu oleh tekanan harga akibat impor gula yang dinilai tidak terkontrol. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa kondisi pasar gula domestik mengalami tekanan serius karena membanjirnya gula impor. […]

  • Balas Serangan AS, Iran Klaim Gempur Dua Pangkalan Militer di Yordania

    Balas Serangan AS, Iran Klaim Gempur Dua Pangkalan Militer di Yordania

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim melancarkan serangan terhadap dua pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania pada Senin, 31 Agustus 2026. Serangan disebut sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat ke Pulau Larak, Iran, sehari sebelumnya. IRGC menyatakan dua fasilitas militer AS yang menjadi sasaran adalah Pangkalan King Hussein dan Al Azraq. […]

  • Hyundai Tawarkan Mobil Desain Penumpang untuk Proyek Mobnas

    Hyundai Tawarkan Mobil Desain Penumpang untuk Proyek Mobnas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) ingin turut berkontribusi dalam proyek mobil nasional (Mobnas). Proposal sudah diajukan dan kabarnya sedang dalam tahap peninjauan. Pemerintah telah mengusulkan program mobil nasional untuk ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN). Langkah ini sejalan dengan keinginan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut bahwa Indonesia mampu memproduksi mobil buatan sendiri […]

expand_less