Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara.

Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga 701 dolar AS per ton, meningkat tajam dibandingkan kisaran 350–380 dolar AS per ton pada awal Januari 2026.

Situasi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen utama yang mampu menjaga stabilitas pasokan global. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyatakan bahwa sejumlah negara seperti India, Australia, dan Filipina mulai melirik Indonesia sebagai sumber pasokan pupuk urea.

“Kondisi ini membuat banyak negara membutuhkan pasokan urea dari Indonesia. Kita merupakan salah satu produsen terbesar di dunia,” ujarnya.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan kapasitas produksi pupuk nasional mencapai 14,8 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi urea mencapai 9,4 juta ton.

Menurut dia, kapasitas tersebut memberikan ruang bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memanfaatkan peluang ekspor.

“Dari total kapasitas produksi urea, Indonesia dapat mengekspor sekitar 1,5 juta hingga 2 juta ton, tergantung pada kebutuhan dalam negeri,” kata Rahmad.

Ia menegaskan, kebijakan ekspor tetap mengacu pada arahan pemerintah dengan prioritas utama menjaga ketersediaan pupuk bagi petani dalam negeri.

Kenaikan harga dan terbatasnya pasokan global membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas pangsa pasar ekspor. Selain memberikan tambahan devisa, ekspor pupuk juga memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Di sisi lain, pemerintah tetap menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan ekspor.

Dengan kapasitas produksi yang besar serta dukungan efisiensi industri, Indonesia dinilai berpotensi menjadi salah satu penopang utama pasokan pupuk dunia di tengah ketidakpastian global.

Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara.

Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga 701 dolar AS per ton, meningkat tajam dibandingkan kisaran 350–380 dolar AS per ton pada awal Januari 2026.

Situasi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen utama yang mampu menjaga stabilitas pasokan global.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyatakan bahwa sejumlah negara seperti India, Australia, dan Filipina mulai melirik Indonesia sebagai sumber pasokan pupuk urea.

“Kondisi ini membuat banyak negara membutuhkan pasokan urea dari Indonesia. Kita merupakan salah satu produsen terbesar di dunia,” ujarnya.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan kapasitas produksi pupuk nasional mencapai 14,8 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi urea mencapai 9,4 juta ton.

Menurut dia, kapasitas tersebut memberikan ruang bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memanfaatkan peluang ekspor.

“Dari total kapasitas produksi urea, Indonesia dapat mengekspor sekitar 1,5 juta hingga 2 juta ton, tergantung pada kebutuhan dalam negeri,” kata Rahmad.

Ia menegaskan, kebijakan ekspor tetap mengacu pada arahan pemerintah dengan prioritas utama menjaga ketersediaan pupuk bagi petani dalam negeri.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

  • Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia 2025

    Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) memperkuat perannya di sektor ekonomi rakyat dengan membawa 45 pelaku UMKM binaan unggulan berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Tangerang, Banten, pada 15–19 Oktober 2025. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menuturkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses […]

  • Manchester United Incar Pierre Kalulu, Siapkan Opsi Baru Lini Belakang

    Manchester United Incar Pierre Kalulu, Siapkan Opsi Baru Lini Belakang

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United dikabarkan tengah menyusun rencana untuk memperkuat lini pertahanan mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Salah satu nama yang masuk radar klub berjuluk Setan Merah itu adalah bek tengah Juventus, Pierre Kalulu. Kebutuhan Manchester United akan pemain bertahan baru tak lepas dari situasi skuad saat ini. Klub disebut berencana merekrut setidaknya […]

  • Juara ASEAN Cup Capaian Terbaik Karier Herdman

    Juara ASEAN Cup Capaian Terbaik Karier Herdman

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – John Herdman mengaku pencapaiannya bersama Timnas Indonesia memiliki tempat istimewa dalam perjalanan kariernya. Keberhasilan membawa Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 disebut sebagai pencapaian terbaik yang pernah diraihnya di dunia sepak bola. Herdman menyampaikan hal tersebut setelah mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Bagi pelatih asal […]

  • Wali Kota Jambi Maulana Terima Medali Semangat Rimba Silver dari Pengakap Malaysia di Melaka

    Wali Kota Jambi Maulana Terima Medali Semangat Rimba Silver dari Pengakap Malaysia di Melaka

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Maulana menerima penghargaan internasional berupa Medali Semangat Rimba Silver dari Persekutuan Pengakap Malaysia (PPM) atas dukungan dan kebijakannya dalam mengembangkan gerakan kepramukaan di Kota Jambi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mohd Ali Rustam dalam kegiatan Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat Persekutuan Pengakap Malaysia yang berlangsung di Dewan Seri Utama, […]

  • Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi. Pernyataan ini disampaikan Shinta menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas porsi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp707 triliun per 21 Oktober […]

expand_less