Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketahanan Energi Naik, Tapi Impor BBM dan LPG Masih Jadi Titik Lemah

Ketahanan Energi Naik, Tapi Impor BBM dan LPG Masih Jadi Titik Lemah

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks ketahanan energi Indonesia pada 2025 tercatat meningkat dan masuk kategori tangguh. Namun, capaian itu belum sepenuhnya mencerminkan kemandirian energi nasional.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, menyebut indeks ketahanan energi Indonesia berada di angka 7,13 atau naik 0,39 dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produksi dan cadangan gas bumi serta pemanfaatan energi domestik.

“Cadangan dan produksi gas meningkat, dan pemanfaatannya untuk kebutuhan dalam negeri juga semakin baik,” ujar Satya dalam forum energi, Selasa, 12 Mei 2026.

Meski begitu, persoalan mendasar masih membayangi. Indonesia masih sangat bergantung pada impor energi, terutama LPG dan bahan bakar minyak (BBM).

Data menunjukkan impor minyak mentah mencapai sekitar 38 persen, impor BBM 34 persen, dan impor LPG bahkan menembus 80 persen. Angka ini mencerminkan lemahnya kemandirian energi nasional.

Tak hanya itu, cadangan energi nasional juga dinilai belum memadai. Saat ini, cadangan operasional energi hanya cukup untuk sekitar 21 hingga 23 hari. Padahal, standar ideal minimal mencapai 31 hari.

“Kalau impor satu juta barel per hari, maka cadangan harus setara 31 juta barel. Ini tantangan besar,” kata Satya.

Di sisi lain, target bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada 2025 dipastikan meleset. Hingga kini, realisasinya baru mencapai sekitar 15,6 persen.

Pemerintah pun merevisi target tersebut menjadi 17 hingga 19 persen pada 2030.

Untuk memperkuat ketahanan energi, DEN menyiapkan enam langkah strategis. Di antaranya pembangunan dan modernisasi kilang, peningkatan produksi minyak, penguatan cadangan energi, serta percepatan transisi ke energi baru terbarukan.

Selain itu, pemerintah juga mendorong substitusi LPG, pengurangan disparitas harga energi, hingga percepatan elektrifikasi transportasi.

Satya menegaskan, ketahanan energi bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga kemandirian. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, ketergantungan impor justru menjadi titik rawan.

“Negara yang berdaulat energinya adalah negara yang mampu mengendalikan masa depannya sendiri,” ujarnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Mayoritas Wilayah Provinsi Jambi Diguyur Hujan Ringan

    BMKG: Mayoritas Wilayah Provinsi Jambi Diguyur Hujan Ringan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Jambi pada Senin, 1 Desember, dengan gambaran umum dominan hujan ringan, kabut, serta tingkat kelembapan yang relatif tinggi di hampir seluruh kabupaten dan kota. Kondisi atmosfer yang labil disertai angin permukaan dengan kecepatan rendah hingga sedang membuat potensi hujan terjadi mulai pagi hingga malam hari. […]

  • Masih Perkasa, Harga Emas Antam Sudah Diposisi Rp2.351.000 per Gram

    Masih Perkasa, Harga Emas Antam Sudah Diposisi Rp2.351.000 per Gram

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih dalam trek positif. Itu dibuktikan pada hari ini, Senin (17/11/2025), harga emas Antam kembali naik sebesar Rp 3.000 menjadi Rp 2.351.000 per gram. Adanya kenaikan yang terjadi ini membuat harga beli kembali atau buyback emas Antam juga ikut naik. Mengutip situs Logam Mulia, kenaikannya […]

  • Dirjen Migas: BBM Shell Ternyata Dipasok Pertamina, Ini Fakta di Baliknya

    Dirjen Migas: BBM Shell Ternyata Dipasok Pertamina, Ini Fakta di Baliknya

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Fakta mengejutkan terungkap dari bisnis bahan bakar minyak (BBM) nasional. Pemerintah memastikan pasokan BBM jenis diesel yang dijual di SPBU Shell saat ini berasal dari PT Pertamina (Persero). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut kerja sama ini merupakan hasil fasilitasi pemerintah yang mulai dirintis sejak tahun lalu. “Itu […]

  • Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis (13/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS. Selain rupiah, mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS pagi ini. Seperti dolar Taiwan melemah 0,09%, baht Thailand melemah 0,07%, […]

  • Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap empat modus utama yang selama ini digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar atas sejumlah komoditas. Praktik tersebut dinilai dapat merugikan negara karena berpotensi mengurangi penerimaan dari sektor kepabeanan. Purbaya menjelaskan, modus pertama adalah kesalahan administratif dalam penyampaian dokumen ekspor. Kesalahan tersebut ditemukan pada jenis […]

  • Warga Kota Jambi Masih Bingung Cari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Ini Informasi yang Perlu Diketahui

    Warga Kota Jambi Masih Bingung Cari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Ini Informasi yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Meski layanan BPJS Ketenagakerjaan semakin mudah diakses, masih banyak masyarakat yang mengaku bingung saat mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. Mulai dari klaim Jaminan Hari Tua (JHT), pembaruan data peserta, hingga konsultasi program perlindungan tenaga kerja, semuanya membutuhkan informasi lokasi layanan yang tepat agar proses berjalan lebih cepat […]

expand_less