Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Intervensi Bond Market

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Intervensi Bond Market

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Pemerintah merespons pelemahan tersebut dengan menyiapkan langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar obligasi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan mulai masuk ke pasar surat utang melalui skema Bond Stabilization Fund (BSF). Instrumen ini digunakan untuk menjaga stabilitas pasar sekaligus menahan kenaikan imbal hasil obligasi negara.

“Besok kita mulai masuk ke bond market untuk menahan yield agar tidak naik terlalu tinggi,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa.

Melalui BSF, pemerintah dapat melakukan pembelian kembali Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder ketika tekanan jual meningkat. Langkah ini bertujuan menjaga kepercayaan investor, terutama asing, agar tidak menarik dananya dari pasar domestik.

Menurut Purbaya, lonjakan yield obligasi berisiko memicu kerugian investasi atau capital loss bagi investor asing. Kondisi tersebut dapat mempercepat arus keluar modal dan memperburuk tekanan terhadap rupiah.

“Kalau yield naik terlalu tinggi, investor bisa keluar. Itu yang kita jaga supaya stabil,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam batas aman. Pemerintah, kata dia, telah mengantisipasi skenario pelemahan rupiah di atas asumsi dasar yang ditetapkan dalam APBN.

Purbaya juga menegaskan bahwa stabilisasi nilai tukar tetap menjadi kewenangan utama Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Pemerintah, kata dia, hanya memberikan dukungan dari sisi fiskal.

“Bank sentral punya tugas menjaga stabilitas nilai tukar. Kita bantu dari sisi fiskal,” ujarnya.

Pelemahan rupiah belakangan ini dipengaruhi tekanan global, termasuk ketegangan geopolitik dan pergerakan dolar AS. Pemerintah berharap intervensi di pasar obligasi dapat meredam gejolak sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

  • Penulis: say say
  • Editor: Syaiful Amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjalanan Panjang Meiliana K Tansri Menulis Novel

    Perjalanan Panjang Meiliana K Tansri Menulis Novel

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salim Media Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dengan menggelar kegiatan Bincang Penulis bersama Meiliana K. Tansri, penulis novel Bengawan Kekasih. Acara yang berlangsung di Paviliun JBC pada Sabtu (31/01/2026) ini menarik perhatian banyak kalangan. Bukan sekadar bedah buku biasa, pertemuan ini menjadi ruang dengar, refleksi, serta diskusi mendalam mengenai kisah nyata […]

  • Rupiah Tersungkur Pagi Ini! Sentuh Rp17.859 per Dolar AS

    Rupiah Tersungkur Pagi Ini! Sentuh Rp17.859 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali membuka perdagangan dengan tekanan. Pada Selasa (2/6/2026) pagi, rupiah tercatat melemah 54,50 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.859 per dolar AS setelah sehari sebelumnya mencatat penguatan signifikan. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi pada level Rp17.805 per dolar AS. Pelemahan ini memperpanjang tren fluktuasi rupiah di tengah sentimen global yang […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali naik pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Hanya saja, hari ini nilai kenaikannya tipis sebesar Rp6.000. Mengutip laman logammulia, harga emas Antam kini dibanderol Rp3.045.000 per gram. Lebih mahal dari harga sebelumnya sebesar Rp3.039.000 per gram. Sedangkan untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ikut menguat. Harga buyback emas […]

  • BMKG Peringatkan Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Minta Mitigasi Diperkuat

    BMKG Peringatkan Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Minta Mitigasi Diperkuat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi musim kemarau 2026 yang diprakirakan lebih panjang dan kering dibandingkan kondisi normal. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi dampak kemarau yang berpotensi meluas. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Strategi Mitigasi dan Penanggulangan Dampak Musim Kemarau 2026 di Kementerian […]

  • Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam tak bergerak pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Emas Antam masih bertahan di level Rp 2.464.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga stabil di level Rp 2.324.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017 untuk semua […]

  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Stagnan!

    Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Stagnan!

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di Pegadaian terpantau stagnan pada perdagangan Senin (6/7/2026). Tiga jenama logam mulia yang dijual, yakni Emas UBS, Antam, dan Emas Galeri24, kompak tidak bergerak. Harganya sama seperti sehari sebelumnya. Mengutip dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS bertahan di angka Rp2.661.000 per gram. Sementara itu, emas Antam masih di posisi […]

expand_less