Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Buyback Terkoreksi Tajam

Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Buyback Terkoreksi Tajam

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali mengalami penurunan setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya. Koreksi ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama investor yang memanfaatkan momentum harga emas harian.

Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, Kamis (9/4/2026), harga emas Antam turun Rp50.000 dari sebelumnya Rp2.900.000 per gram menjadi Rp2.850.000 per gram.

Tak hanya harga jual, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga mengalami penurunan cukup signifikan. Pada hari ini, harga buyback tercatat turun Rp59.000 menjadi Rp2.605.000 per gram. Angka ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya ke Antam.

Pergerakan harga buyback yang searah dengan harga jual menunjukkan adanya tekanan di pasar emas dalam jangka pendek. Pergerakan harga emas ini diketahui bisa berubah sewaktu waktu mengikuti kondisi pasar.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas Antam dan belum termasuk pajak yang terbaru:

– 0,5 gram: Rp 1.475.000
– 1 gram: Rp 2.850.000
– 2 gram: Rp 5.640.000
– 3 gram: Rp 8.435.000
– 5 gram: Rp 14.025.000
– 10 gram: Rp 27.995.000
– 25 gram: Rp 69.862.000
– 50 gram: Rp 139.645.000
– 100 gram: Rp 279.212.000
– 250 gram: Rp 697.765.000
– 500 gram: Rp 1.395.320.000
– 1.000 gram: Rp 2.790.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Maulana Sambangi Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Penanganan TBC di Kota Jambi

    Wali Kota Maulana Sambangi Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Penanganan TBC di Kota Jambi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkot Jambi juga aktif menjalin sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperluas sumber pembiayaan dan dukungan program kesehatan. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, […]

  • 10 Rahasia Ekonomi Jambi yang Jarang Diungkap BPS, Nomor 6 Jadi Penopang Utama Daerah

    10 Rahasia Ekonomi Jambi yang Jarang Diungkap BPS, Nomor 6 Jadi Penopang Utama Daerah

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit, karet, batu bara, dan minyak bumi di Indonesia. Namun di balik kekayaan sumber daya alam tersebut, terdapat sejumlah fakta ekonomi yang belum banyak diketahui masyarakat. Berdasarkan penelusuran dari berbagai publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, BKPM, Kementerian […]

  • Rupiah Perkasa! Menguat ke Rp17.866, Menjauh dari Level Rp18.000

    Rupiah Perkasa! Menguat ke Rp17.866, Menjauh dari Level Rp18.000

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah tampil perkasa. Mata uang Indonesia berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.866 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 33 poin atau 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.899 per dolar AS. Penguatan tersebut sekaligus membuat […]

  • Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Miami Heat mencatat kemenangan gemilang atas Memphis Grizzlies dengan skor telak 146–114 pada lanjutan kompetisi NBA musim 2025–2026 di FedExForum, Memphis, Amerika Serikat, Sabtu (25/10) waktu setempat.Berdasarkan data resmi NBA yang dikutip di Jakarta, Bam Adebayo tampil impresif dengan torehan 24 poin, menjadi pemain paling produktif bagi Heat sekaligus mengantarkan kemenangan perdana tim […]

  • MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT MRT Jakarta berencana menyulap kawasan Blok M Hub menjadi kawasan modern berkelas internasional. Proyek ambisius ini disebut akan menjadi Markas Besar ASEAN yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal ibu kota. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Blok M. […]

  • 7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti Indonesia memasuki babak baru pada awal tahun 2026. Kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang resmi diperpanjang melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 menjadi katalisator utama yang menghidupkan kembali gairah sektor real estat nasional. Kebijakan ini secara nyata telah mengubah perilaku konsumen menjadi lebih agresif namun tetap kalkulatif. Berdasarkan […]

expand_less