Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Plastik Melonjak 80%, Pemerintah Cari Solusi Selamatkan UMKM

Harga Plastik Melonjak 80%, Pemerintah Cari Solusi Selamatkan UMKM

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan langkah mitigasi menyusul lonjakan harga plastik di dalam negeri yang mencapai 30 hingga 80 persen. Kenaikan ini dinilai berdampak langsung terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang bergantung pada plastik sebagai bahan kemasan.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maman Abdurrahman, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai keluhan dari pelaku usaha terkait meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga plastik.

“Sudah ada aspirasi yang masuk. Kebutuhan plastik untuk bungkus produk memang naik, tetapi kami akan siapkan langkah mitigasinya,” ujar Maman, Selasa (7/4/2026).

Menurut dia, Kementerian UMKM akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna meredam dampak kenaikan harga tersebut. Namun, rincian langkah yang akan diambil masih dalam tahap pembahasan.

Lonjakan harga plastik dipicu oleh kenaikan biaya bahan baku di pasar global. Ketidakpastian pasokan, terutama akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, turut memperburuk kondisi.

Selain itu, gangguan distribusi nafta turunan minyak bumi yang menjadi bahan utama plastik serta naiknya harga minyak dunia menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga di pasar domestik.

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku UMKM. Pasalnya, plastik masih menjadi pilihan utama sebagai kemasan produk karena harganya yang relatif murah dan mudah didapat.

Pemerintah pun dituntut bergerak cepat agar kenaikan biaya produksi tidak berujung pada penurunan daya saing produk UMKM di pasar.

Di tengah situasi ini, sejumlah pelaku usaha mulai mencari alternatif bahan kemasan lain yang lebih terjangkau. Namun, peralihan tersebut dinilai tidak mudah karena mempertimbangkan faktor biaya, ketersediaan, dan preferensi konsumen.

Pemerintah berharap, melalui langkah mitigasi yang sedang disusun, tekanan terhadap pelaku UMKM dapat ditekan sekaligus menjaga stabilitas sektor usaha kecil di tengah gejolak ekonomi global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Melonjak 27,78 Persen, Ayam Broiler Naik 3,03 Persen, Komoditas Lain Stabil

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Melonjak 27,78 Persen, Ayam Broiler Naik 3,03 Persen, Komoditas Lain Stabil

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo pada 20 April 2026 terpantau relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan daging ayam broiler mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Berdasarkan data terbaru, harga daging ayam broiler naik 3,03 persen menjadi Rp33.000 per kilogram. Sementara itu, kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. […]

  • HUT ke-58 BPJS Kesehatan, Momentum Dorong Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

    HUT ke-58 BPJS Kesehatan, Momentum Dorong Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 BPJS Kesehatan menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Health Fun Run yang melibatkan berbagai komunitas lari sebagai bagian dari komitmen mendukung upaya promotif dan preventif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan […]

  • Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dibuka, 361 Pelajar Ikut Ambil Bagian

    Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dibuka, 361 Pelajar Ikut Ambil Bagian

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Sebanyak 361 pelajar tingkat SMA/SMK sederajat dari seluruh wilayah Kota Jambi mengikuti tahapan seleksi tersebut. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, Senin (13/4/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah […]

  • Rupiah Tetap Diposisi Rp16.583 per Dolar AS

    Rupiah Tetap Diposisi Rp16.583 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Nilai tukar rupiah dibuka datar pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10/2025). Rupiah tetap diposisi Rp16.583 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.583 per dolar AS. Sementara itu, sejumlah mata uang kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi. Mata uang yen Jepang dibuka melemah 0,09%, lalu dolar Hong Kong stagnan, dolar Singapura melemah 0,01%, dolar […]

  • PPATK Bongkar Modus Kredit Fiktif: Libatkan Orang Dalam hingga Aliran Dana ke Luar Negeri

    PPATK Bongkar Modus Kredit Fiktif: Libatkan Orang Dalam hingga Aliran Dana ke Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mengungkap praktik kredit fiktif di sektor perbankan masih menjadi ancaman serius bagi sistem keuangan nasional. Modus yang digunakan tidak hanya melibatkan manipulasi data, tetapi juga peran orang dalam hingga aliran dana ke luar negeri. Dalam talkshow edukasi publik, PPATK menegaskan bahwa kasus kredit fiktif umumnya baru terdeteksi […]

  • Bea Cukai Jambi Musnahkan 4,7 Juta Batang Rokok Ilegal dan Barang Impor Ilegal Senilai Rp3,6 Miliar

    Bea Cukai Jambi Musnahkan 4,7 Juta Batang Rokok Ilegal dan Barang Impor Ilegal Senilai Rp3,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM  – Bea Cukai Jambi memusnahkan sebanyak 4,7 juta batang rokok ilegal berbagai merek serta sejumlah minuman beralkohol dan barang impor ilegal lainnya. Total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp3,6 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp3,4 miliar. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) […]

expand_less