Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan pada Minggu (22/2/2026) terpantau relatif stabil. Sejumlah gerai emas ritel, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, belum melakukan penyesuaian harga yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Stabilnya harga emas perhiasan terjadi di tengah pergerakan harga emas batangan yang cenderung menguat. Kondisi ini membuat pelaku usaha perhiasan memilih menahan harga jual agar tetap kompetitif di tengah daya beli masyarakat yang masih selektif.

Berdasarkan pantauan harga, emas perhiasan kadar tertinggi di Raja Emas berada di kisaran Rp 2.665.000 per gram untuk emas 24 karat. Sementara itu, emas perhiasan dengan kadar 21 karat dipatok sekitar Rp 2.050.000 per gram. Harga kemudian menurun seiring penurunan kadar emas, hingga emas 5 karat yang berada di level Rp 480.000 per gram.

Sementara itu, harga emas perhiasan di Laku Emas juga tercatat stabil. Emas perhiasan kadar 24 karat (99 persen) dijual seharga Rp 2.586.000 per gram. Untuk kadar 22 karat, harga berada di kisaran Rp 2.148.000 per gram, sedangkan emas 18 karat dipatok sekitar Rp 1.756.000 per gram.

Pergerakan harga emas perhiasan yang relatif datar ini sejalan dengan tren konsolidasi harga emas global. Di sisi lain, pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan ekonomi global serta kebijakan suku bunga yang memengaruhi minat investasi emas.

Bagi konsumen, kondisi harga yang stabil ini dinilai memberikan ruang untuk membeli perhiasan tanpa khawatir lonjakan harga dalam waktu dekat. Namun, pelaku usaha mengingatkan bahwa harga emas perhiasan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.

Sebagai catatan, harga emas perhiasan berbeda dengan emas batangan karena telah memperhitungkan biaya pembuatan dan desain. Oleh karena itu, emas perhiasan lebih cocok untuk kebutuhan fesyen dan penyimpanan nilai jangka menengah, sementara emas batangan lebih diminati untuk tujuan investasi jangka panjang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia masih berupaya menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meski tekanan dari lonjakan harga minyak dunia terus menguat. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan besar: sampai kapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu bertahan? Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meredam […]

  • Ini Daftar Makanan Penyebab Pengapuran Tulang yang Perlu Dihindari

    Ini Daftar Makanan Penyebab Pengapuran Tulang yang Perlu Dihindari

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengapuran tulang atau Osteoarthritis tidak hanya dipengaruhi faktor usia dan genetik, tetapi juga pola makan sehari-hari. Tanpa disadari, sejumlah makanan yang sering dikonsumsi justru dapat memperparah kerusakan sendi dan memicu peradangan. Kondisi ini terjadi ketika tulang rawan yang melindungi sendi mengalami kerusakan secara bertahap. Akibatnya, tulang saling bergesekan dan menimbulkan nyeri, kekakuan, hingga […]

  • Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US$98,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia anjlok tajam pada perdagangan Senin (25/5/2026), dipicu meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent turun sebesar US$4,71 atau 4,55 persen menjadi US$98,83 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga merosot US$4,57 atau 4,73 persen […]

  • Polemik KDM vs Purbaya: Ini Untung Rugi Pemda Simpan Dana di Bank

    Polemik KDM vs Purbaya: Ini Untung Rugi Pemda Simpan Dana di Bank

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali memunculkan sorotan terhadap kebiasaan pemerintah daerah (Pemda) menempatkan dananya di perbankan. Isu ini muncul setelah pemerintah pusat menyebut terdapat dana Pemda yang “mengendap” hingga triliunan rupiah di bank, termasuk di Jawa Barat.  Dana Pemda di Bank: Aman tapi […]

  • Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (14/11/2025). Rupiah ditutup di level Rp 16.707 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 0,13 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.728 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Mayoritas mata […]

  • Sanae Takaichi Belum Ada Saingan, Jabatan Perdana Menteri Jepang

    Sanae Takaichi Belum Ada Saingan, Jabatan Perdana Menteri Jepang

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya pemimpin Partai Liberal Demokratik (LDP), Sanae Takaichi, untuk menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang kembali mendapatkan momentum pekan ini. Hal ini terjadi seiring dengan kemajuan pembicaraan aliansi dengan partai politik lain. Setelah Partai Komeito mengakhiri kerja sama mereka selama 26 tahun pekan lalu, LDP yang hampir selalu memimpin Jepang sejak era pasca-perang […]

expand_less