Minggu, 10 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Hashim Ungkap Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Terkait Banjir Sumatra

Hashim Ungkap Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Terkait Banjir Sumatra

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM -Hashim Djojohadikusumo sebut ada 4 dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut pemerintah mengajukan keberatan kepada Presiden Prabowo Subianto. Keberatan itu disampaikan lantaran perusahaan menilai pencabutan izin tidak tepat sasaran.

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan keempat perusahaan tersebut menilai aktivitas usaha mereka tidak berada di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, maupun Sumatra Barat.

“Saya sudah dengar, dari 28 perusahaan itu ada kurang lebih empat yang keberatan karena mereka jauh dari Sumatra Utara, jauh dari Sumatra Barat, dan sama sekali tidak ada di Aceh,” kata Hashim dalam ESG Sustainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Menurut Hashim, para pemilik perusahaan itu meminta agar Presiden Prabowo meninjau ulang keputusan pencabutan izin usaha, karena merasa tidak terlibat dalam kerusakan lingkungan yang memicu bencana banjir.

Hashim menegaskan, Presiden Prabowo secara konsisten menyampaikan tidak ingin terjadi kesalahan putusan hukum (miscarriage of justice). Oleh karena itu, perusahaan yang merasa dirugikan dipersilakan mengajukan keberatan secara resmi.

“Presiden sudah katakan beberapa kali, termasuk ke saya, beliau tidak mau lagi miscarriage of justice. Jadi kalau memang ada keberatan, silakan diajukan. Itu langkah yang tepat,” ujar Hashim.

Meski demikian, Hashim menekankan bahwa pemerintah memiliki bukti kuat atas pencabutan izin terhadap 28 perusahaan tersebut. Bukti itu antara lain berupa temuan kayu-kayu gelondongan yang hanyut terbawa banjir dan diduga berasal dari aktivitas pembalakan liar berskala besar.

“Kayu gelondongan itu bukan akibat kejadian alami. Itu hasil penebangan besar-besaran, bukan penebangan rakyat. Terlihat jelas menggunakan alat berat seperti ekskavator dan bulldozer,” ucapnya.

Pemerintah sebelumnya mencabut izin pemanfaatan hutan (PBPH) milik 28 perusahaan yang dinilai terbukti melakukan pelanggaran dan berkontribusi terhadap banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Keputusan tersebut diambil Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas pada 19 Januari 2026, sebagaimana disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dari total perusahaan itu, 22 bergerak di sektor kehutanan, sementara enam lainnya berasal dari sektor tambang, perkebunan, dan energi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (2/2). Tekanan di pasar saham domestik masih berlanjut seiring belum meredanya dampak kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap saham-saham Indonesia. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG turun 33,45 poin atau 0,40 persen ke level 8.306. Sepanjang awal sesi, indeks saham […]

  • Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

    Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan antara pemimpin Gereja Katolik Pope Leo XIV dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kian memanas di tengah konflik geopolitik global yang terus bereskalasi. Paus Leo XIV menegaskan bahwa Gereja memiliki “kewajiban moral” untuk menentang perang dan menyerukan perdamaian. Pernyataan tersebut disampaikan dalam perjalanan menuju Aljazair, saat konflik di Timur Tengah masih berlangsung […]

  • MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United terus memperkuat sektor penjaga gawang menjelang musim 2026. Setelah performa gemilang Senne Lammens membuat klub menghentikan pengejaran terhadap Mike Maignan, kini Setan Merah mengalihkan radar mereka pada kiper muda penuh potensi, Melker Ellborg dari klub raksasa Swedia, Malmo FF. Langkah MU membidik Ellborg menandai strategi baru yang lebih fokus pada regenerasi […]

  • BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

    BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) sepakat melanjutkan skema debt switching guna membantu pembiayaan APBN 2026. Nilai pertukaran surat utang yang direncanakan mencapai Rp173,4 triliun. Kebijakan ini diambil di tengah ruang fiskal yang semakin sempit serta tantangan pembiayaan anggaran tahun depan. Skema debt switching dilakukan dengan menukar surat utang negara (SBN) yang jatuh tempo […]

  • Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

    Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Serikat pekerja sektor industri hasil tembakau (IHT) menyatakan penolakan terhadap wacana penyeragaman kemasan rokok polos (plain packaging) yang tengah dibahas Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kelompok buruh menilai kebijakan tersebut berpotensi menekan industri rokok legal serta mengancam keberlanjutan lapangan kerja. Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Sudarto AS, mengungkapkan bahwa penerapan kemasan polos dapat berdampak langsung […]

  • BPS: Pengangguran di Jambi Turun Jadi 4,08 Persen per November 2025

    BPS: Pengangguran di Jambi Turun Jadi 4,08 Persen per November 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,08 persen, atau menurun 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025, jumlah angkatan kerja di Jambi mencapai 1,94 juta orang, meningkat 5,26 ribu […]

expand_less